<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga: Bansos di Indonesia Lebih Kecil Dibanding Malaysia hingga India</title><description>Airlangga Hartarto membandingkan bansos di Indonesia dengan negara lain.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/05/320/2992890/menko-airlangga-bansos-di-indonesia-lebih-kecil-dibanding-malaysia-hingga-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/05/320/2992890/menko-airlangga-bansos-di-indonesia-lebih-kecil-dibanding-malaysia-hingga-india"/><item><title>Menko Airlangga: Bansos di Indonesia Lebih Kecil Dibanding Malaysia hingga India</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/05/320/2992890/menko-airlangga-bansos-di-indonesia-lebih-kecil-dibanding-malaysia-hingga-india</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/05/320/2992890/menko-airlangga-bansos-di-indonesia-lebih-kecil-dibanding-malaysia-hingga-india</guid><pubDate>Jum'at 05 April 2024 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/05/320/2992890/menko-airlangga-bansos-di-indonesia-lebih-kecil-dibanding-malaysia-hingga-india-wFne1iASgj.png" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga Bandingkan Bansos di Indonesia Lebih Kecil (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/05/320/2992890/menko-airlangga-bansos-di-indonesia-lebih-kecil-dibanding-malaysia-hingga-india-wFne1iASgj.png</image><title>Menko Airlangga Bandingkan Bansos di Indonesia Lebih Kecil (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membandingkan bansos di Indonesia dengan negara lain.
Sejumlah negara juga menyalurkan bansos untuk memberantas kemiskinan di negaranya pada kurun waktu akhir 2023.
&quot;Beberapa negara, Malaysia juga memberikan bantuan keluarga 8,7 juta penerima keluarga, atau 25,4% dari total penduduk dengan anggaran setara dengan Rp25 triliun periode Januari-September 2023 dan dilanjutkan 2024 sampai dengan September,&quot; ucap Airlangga ketika memberikan keterangan dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pilpres, di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (5/4/2024).

BACA JUGA:Sri Mulyani: Tak Ada Perbedaan Pola Realisasi Anggaran Bansos-BLT pada 2019 hingga 2024&amp;nbsp;


Airlangga menambahkan, negara lainnya yaitu Filipina yang juga memberikan bantuan tunai akibat El Nino dengan nilai Rp3,47 triliun di bulan September 2023
&quot;Bantuan pangan di India itu 800 juta orang Rp372 triliun dan subsidi pupuk sebesar Rp25,5 miliar,&quot; kata Airlangga.
&quot;Singapura memberikan paket dukungan hidup untuk hampir separuh penduduk 2,5 juta (orang) mulai September 2024, Amerika serikat memberikan bantuan dalam bentuk food stamp untuk 41 juta orang dengan paket bantuan inflasi, dan juga perlindungan perlindungan dampak perubahan iklim ekstrem dengan nilai sera Rp835 triliun.tambahnya,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:Bansos-BLT Cair Jelang Pemilu 2024, Menko Airlangga: Bantu Masyarakat Hadapi Tekanan


Sementara itu, untuk bansos di Indonesia sendiri diberikan pada 22 juta orang, atau 7,9% dari penduduk, yang mana data tersebut lebih rendah dari sejumlah negara yang juga memberikan bansos.
&quot;Bansos di Indonesia misal bantuan pangan diberikan kepada 22 juta orang, atau 7,9% dari penduduk, ini lebih rendah dari Malaysia 25%, Singapura 41%, dan India 55,6% dan Amerika 12,1%,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membandingkan bansos di Indonesia dengan negara lain.
Sejumlah negara juga menyalurkan bansos untuk memberantas kemiskinan di negaranya pada kurun waktu akhir 2023.
&quot;Beberapa negara, Malaysia juga memberikan bantuan keluarga 8,7 juta penerima keluarga, atau 25,4% dari total penduduk dengan anggaran setara dengan Rp25 triliun periode Januari-September 2023 dan dilanjutkan 2024 sampai dengan September,&quot; ucap Airlangga ketika memberikan keterangan dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pilpres, di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (5/4/2024).

BACA JUGA:Sri Mulyani: Tak Ada Perbedaan Pola Realisasi Anggaran Bansos-BLT pada 2019 hingga 2024&amp;nbsp;


Airlangga menambahkan, negara lainnya yaitu Filipina yang juga memberikan bantuan tunai akibat El Nino dengan nilai Rp3,47 triliun di bulan September 2023
&quot;Bantuan pangan di India itu 800 juta orang Rp372 triliun dan subsidi pupuk sebesar Rp25,5 miliar,&quot; kata Airlangga.
&quot;Singapura memberikan paket dukungan hidup untuk hampir separuh penduduk 2,5 juta (orang) mulai September 2024, Amerika serikat memberikan bantuan dalam bentuk food stamp untuk 41 juta orang dengan paket bantuan inflasi, dan juga perlindungan perlindungan dampak perubahan iklim ekstrem dengan nilai sera Rp835 triliun.tambahnya,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:Bansos-BLT Cair Jelang Pemilu 2024, Menko Airlangga: Bantu Masyarakat Hadapi Tekanan


Sementara itu, untuk bansos di Indonesia sendiri diberikan pada 22 juta orang, atau 7,9% dari penduduk, yang mana data tersebut lebih rendah dari sejumlah negara yang juga memberikan bansos.
&quot;Bansos di Indonesia misal bantuan pangan diberikan kepada 22 juta orang, atau 7,9% dari penduduk, ini lebih rendah dari Malaysia 25%, Singapura 41%, dan India 55,6% dan Amerika 12,1%,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
