<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BLT BBM Dirapel 4 Bulan, Hakim MK: Pertimbangannya Apa?</title><description>MK mempertanyakan alasan pemerintah merapel atau menggabungan Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga empat bulan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/05/320/2993074/blt-bbm-dirapel-4-bulan-hakim-mk-pertimbangannya-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/05/320/2993074/blt-bbm-dirapel-4-bulan-hakim-mk-pertimbangannya-apa"/><item><title>BLT BBM Dirapel 4 Bulan, Hakim MK: Pertimbangannya Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/05/320/2993074/blt-bbm-dirapel-4-bulan-hakim-mk-pertimbangannya-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/05/320/2993074/blt-bbm-dirapel-4-bulan-hakim-mk-pertimbangannya-apa</guid><pubDate>Jum'at 05 April 2024 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/05/320/2993074/blt-bbm-dirapel-4-bulan-hakim-mk-pertimbangannya-apa-v5thQpxuRJ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">MK Pertanyakan Alasan BLT BBM Dirapel 4 Bulan? (Foto: Okezone.com/Kemensos)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/05/320/2993074/blt-bbm-dirapel-4-bulan-hakim-mk-pertimbangannya-apa-v5thQpxuRJ.jpeg</image><title>MK Pertanyakan Alasan BLT BBM Dirapel 4 Bulan? (Foto: Okezone.com/Kemensos)</title></images><description>JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mempertanyakan alasan pemerintah merapel atau menggabungan Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga empat bulan. Hal ini dibahas bersama menteri Jokowi dalam sidang sengketa hasil pilpres 2024.
&quot;Menurut hemat saya ini perlu clear, apa pertimbangan (BLT dirapel 4 bulan) sehingga dilakukan. Meski Pak Menko (Airlangga Hartarto) sudah sampaikan dasar hukum yang sudah jelas untuk rapel. Tapi kenapa mesti rapel 4 bulan, kenapa tidak 2 bulan atau 3 bulan,&quot; tanya Hakim Konstitusi M Guntur Hamzah, Jumat (5/4/2024).

BACA JUGA:
Hakim MK Tanya Bagi-Bagi Bansos Tugasnya Siapa?

Dirinya pun berharap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan tersebut. Di mana BLT BBM Rp150 ribu dirapel langsung 4 bulan.

BACA JUGA:
MK Sentil Putusan Ketua DKPP: Peringatan Keras Terakhir tapi Enggak Selesai-Selesai!

&quot;Itu pertimbangan apa. Karena kalau dalam kondisi seperti ini dan dirapel 4 bulan ini kan bisa jadi dugaan yang bisa membuat rencana keinginan pemerintah karena kondisi dalam keadaan darurat atau antisipasi kondisi memburuk sehingga diperlukan rapel itu,&quot; ujarnya.Momentum rapel ini mesti ada penjelasan. Oleh karena itu, pemerintah mesti menjelaskan secara rinci hal tersebut.
&quot;Kenapa juga rapel itu mesti Januari, Febuari, Maret. Ini mesti kami ketahui supaya kita jelas dapat gambaran terkait rapel ini,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mempertanyakan alasan pemerintah merapel atau menggabungan Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga empat bulan. Hal ini dibahas bersama menteri Jokowi dalam sidang sengketa hasil pilpres 2024.
&quot;Menurut hemat saya ini perlu clear, apa pertimbangan (BLT dirapel 4 bulan) sehingga dilakukan. Meski Pak Menko (Airlangga Hartarto) sudah sampaikan dasar hukum yang sudah jelas untuk rapel. Tapi kenapa mesti rapel 4 bulan, kenapa tidak 2 bulan atau 3 bulan,&quot; tanya Hakim Konstitusi M Guntur Hamzah, Jumat (5/4/2024).

BACA JUGA:
Hakim MK Tanya Bagi-Bagi Bansos Tugasnya Siapa?

Dirinya pun berharap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan tersebut. Di mana BLT BBM Rp150 ribu dirapel langsung 4 bulan.

BACA JUGA:
MK Sentil Putusan Ketua DKPP: Peringatan Keras Terakhir tapi Enggak Selesai-Selesai!

&quot;Itu pertimbangan apa. Karena kalau dalam kondisi seperti ini dan dirapel 4 bulan ini kan bisa jadi dugaan yang bisa membuat rencana keinginan pemerintah karena kondisi dalam keadaan darurat atau antisipasi kondisi memburuk sehingga diperlukan rapel itu,&quot; ujarnya.Momentum rapel ini mesti ada penjelasan. Oleh karena itu, pemerintah mesti menjelaskan secara rinci hal tersebut.
&quot;Kenapa juga rapel itu mesti Januari, Febuari, Maret. Ini mesti kami ketahui supaya kita jelas dapat gambaran terkait rapel ini,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
