<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Cara Budidaya Buah di Rumah Cukup Pakai Lahan Kecil</title><description>Menanam buah dapat dilakukan di pot jika Anda memiliki lahan terbatas dan tidak harus dilakukan di lahan yang luas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/06/470/2992528/begini-cara-budidaya-buah-di-rumah-cukup-pakai-lahan-kecil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/06/470/2992528/begini-cara-budidaya-buah-di-rumah-cukup-pakai-lahan-kecil"/><item><title>Begini Cara Budidaya Buah di Rumah Cukup Pakai Lahan Kecil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/06/470/2992528/begini-cara-budidaya-buah-di-rumah-cukup-pakai-lahan-kecil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/06/470/2992528/begini-cara-budidaya-buah-di-rumah-cukup-pakai-lahan-kecil</guid><pubDate>Sabtu 06 April 2024 19:04 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/470/2992528/begini-cara-budidaya-buah-di-rumah-cukup-pakai-lahan-kecil-sMxcT0ayXX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cara budidaya buah di lahan sempit (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/470/2992528/begini-cara-budidaya-buah-di-rumah-cukup-pakai-lahan-kecil-sMxcT0ayXX.jpg</image><title>Cara budidaya buah di lahan sempit (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wOS8yMC8xNzcwNzUvNS94OHNlaW0w&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menanam buah dapat dilakukan di pot jika Anda memiliki lahan terbatas dan tidak harus dilakukan di lahan yang luas. Bisa dengan menanam buah di pot dan dilakukan di pekarangan rumah. Ada istilah tabulampot atau yang merujuk pada &amp;ldquo;Tanam Buah Dalam Pot&amp;rdquo; untuk memanfaatkan lahan yang terbatas.
Namun sekarang sudah tak perlu khawatir. Saat ini ada metode budidaya tanaman buah dengan menggunakan pot atau lebih dikenal sebagai metode tabulampot, tabulampot merupakan singkatan dari &amp;lsquo;tanaman buah dalam pot.

BACA JUGA:
7 Tips Menanam Cabai di Rumah, Solusi Darurat ketika Ingin Mi Instan Pedas


Dikutip dari postingan Instagram @kementerianpertanian, Sabtu (6/4/2024), ada cara untuk menanam buah didalam pot dengan metode tabulampot.
Tabulampot adalah singkatan dari Tanam Buah dalam Pot, tujuan dari menanam buah dalam pot untuk meminimalisir penggunaan lahan luas. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan tabulampot, antara lain pemilihan bibitnya, media tanam yang digunakan dan yang tidak kalah penting adalah proses perawatan tanaman tersebut.

BACA JUGA:
Ini Keunggulan dari Program BRI Menanam


Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin mencoba metode tanam yang satu ini, Sering kali penanaman tabulampot tak kunjung menunjukkan pertumbuhan buah meski telah ditanam dalam waktu yang cukup lama. Bisa diperhatikan, dalam membuat tabulampot bisa menggunakan dua jenis bibit, yaitu generatif dan vegetatif. Generatif adalah bibit yang diperbanyak dari biji buahnya sedangkan Vegetatif adalah bibit yang diperbanyak dari metode cangkok, okulasi dan penyambungan.
Selain itu media tanam yang digunakan dalam tabulampot juga harus  diperhatikan. Biasanya tabulampot menggunakan media tanam campuran  tanah, kompos dan arang sekam. Bisa juga menggunakan media tanam  campuran tanah, kotoran kambing dan sekam pagi.
Bahkan, di metode tabulampot sudah banyak jenis buah yang bisa  dibudidayakan saat ini. Seperti durian, delima, jambu air, jambu biji,  nangka, jeruk, duku, srikaya, manggis, sawo, rambutan, lengkeng, mangga,  kelapa pandan dan lain-lain.
Apalagi dengan banyaknya keluhan tentang terbatasnya lahan hijau yang  ada di Jakarta, lahan yang sempit dan harga yang mahal membuat banyak  orang lebih memilih untuk digunakan sebagai ruang tempat tinggal  dibandingkan dengan taman. Metode tabulampot ini salah satu metode  bercocok tanam yang cocok untuk dilakukan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wOS8yMC8xNzcwNzUvNS94OHNlaW0w&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menanam buah dapat dilakukan di pot jika Anda memiliki lahan terbatas dan tidak harus dilakukan di lahan yang luas. Bisa dengan menanam buah di pot dan dilakukan di pekarangan rumah. Ada istilah tabulampot atau yang merujuk pada &amp;ldquo;Tanam Buah Dalam Pot&amp;rdquo; untuk memanfaatkan lahan yang terbatas.
Namun sekarang sudah tak perlu khawatir. Saat ini ada metode budidaya tanaman buah dengan menggunakan pot atau lebih dikenal sebagai metode tabulampot, tabulampot merupakan singkatan dari &amp;lsquo;tanaman buah dalam pot.

BACA JUGA:
7 Tips Menanam Cabai di Rumah, Solusi Darurat ketika Ingin Mi Instan Pedas


Dikutip dari postingan Instagram @kementerianpertanian, Sabtu (6/4/2024), ada cara untuk menanam buah didalam pot dengan metode tabulampot.
Tabulampot adalah singkatan dari Tanam Buah dalam Pot, tujuan dari menanam buah dalam pot untuk meminimalisir penggunaan lahan luas. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan tabulampot, antara lain pemilihan bibitnya, media tanam yang digunakan dan yang tidak kalah penting adalah proses perawatan tanaman tersebut.

BACA JUGA:
Ini Keunggulan dari Program BRI Menanam


Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin mencoba metode tanam yang satu ini, Sering kali penanaman tabulampot tak kunjung menunjukkan pertumbuhan buah meski telah ditanam dalam waktu yang cukup lama. Bisa diperhatikan, dalam membuat tabulampot bisa menggunakan dua jenis bibit, yaitu generatif dan vegetatif. Generatif adalah bibit yang diperbanyak dari biji buahnya sedangkan Vegetatif adalah bibit yang diperbanyak dari metode cangkok, okulasi dan penyambungan.
Selain itu media tanam yang digunakan dalam tabulampot juga harus  diperhatikan. Biasanya tabulampot menggunakan media tanam campuran  tanah, kompos dan arang sekam. Bisa juga menggunakan media tanam  campuran tanah, kotoran kambing dan sekam pagi.
Bahkan, di metode tabulampot sudah banyak jenis buah yang bisa  dibudidayakan saat ini. Seperti durian, delima, jambu air, jambu biji,  nangka, jeruk, duku, srikaya, manggis, sawo, rambutan, lengkeng, mangga,  kelapa pandan dan lain-lain.
Apalagi dengan banyaknya keluhan tentang terbatasnya lahan hijau yang  ada di Jakarta, lahan yang sempit dan harga yang mahal membuat banyak  orang lebih memilih untuk digunakan sebagai ruang tempat tinggal  dibandingkan dengan taman. Metode tabulampot ini salah satu metode  bercocok tanam yang cocok untuk dilakukan.</content:encoded></item></channel></rss>
