<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vale Indonesia (INCO) Habiskan Biaya Eksplorasi Rp26,4 Miliar di Kuartal I-2024</title><description>PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menghabiskan dana sebesar USD1,67 juta atau Rp26,47 miliar untuk eksplorasi di kuartal I-2024.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/09/278/2994415/vale-indonesia-inco-habiskan-biaya-eksplorasi-rp26-4-miliar-di-kuartal-i-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/09/278/2994415/vale-indonesia-inco-habiskan-biaya-eksplorasi-rp26-4-miliar-di-kuartal-i-2024"/><item><title>Vale Indonesia (INCO) Habiskan Biaya Eksplorasi Rp26,4 Miliar di Kuartal I-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/09/278/2994415/vale-indonesia-inco-habiskan-biaya-eksplorasi-rp26-4-miliar-di-kuartal-i-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/09/278/2994415/vale-indonesia-inco-habiskan-biaya-eksplorasi-rp26-4-miliar-di-kuartal-i-2024</guid><pubDate>Selasa 09 April 2024 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/09/278/2994415/vale-indonesia-inco-habiskan-biaya-eksplorasi-rp26-4-miliar-di-kuartal-i-2024-gHOZTrRv1l.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Vale Indonesia lakukan eksplorasi tambang (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/09/278/2994415/vale-indonesia-inco-habiskan-biaya-eksplorasi-rp26-4-miliar-di-kuartal-i-2024-gHOZTrRv1l.jpeg</image><title>Vale Indonesia lakukan eksplorasi tambang (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menghabiskan dana sebesar USD1,67 juta atau Rp26,47 miliar untuk eksplorasi di kuartal I-2024.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (9/4/2024), pada Januari 2024 lalu perseroan melakukan kegiatan eksplorasi di dalam daerah Kontrak Karya yakni, Blok Sorowako dan Sorowako Outer Area di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dan Blok Bahodopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah serta Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA:
5 Fakta IHSG Sepekan Turun Tipis ke Level 7.286

Sekretaris Perusahaan INCO, Filia Alanda mengungkapkan bahwa kegiatan eksplorasi perseroan pada Januari lalu menelan biaya USD518,528 atau Rp8,21 miliar. Di mana, kegiatan eksplorasi dilakukan perseroan bersama dengan pihak ketiga (kontraktor pengeboran dan geofisika).
Adapun, metode eksplorasi yang digunakan yaitu pengeboran core drilling HQ-3 untuk program pengeboran yang bertujuan untuk peningkatan level sumber daya dengan jarak 100 meter dan 50 meter yang dilakukan di area Blok 1 Pomalaa.

BACA JUGA:
IHSG Sepekan Turun Tipis ke Level 7.286

Kemudian, perseroan melakukan program pengeboran untuk menunjang kegiatan penambangan dengan jarak 50 meter dan 25 meter yang dilakukan di Bukit Liliane (Blok Timur Sorowako). &amp;ldquo;Pengeboran juga dilakukan dengan jarak acak di Bukit Konde dan Harapan (Blok Barat Sorowako),&amp;rdquo; kata Filia.
Perseroan juga melakukan survei geofisika dengan menggunakan metode geolistrik (ERT) dilakukan di Bukit Konde South (Blok Barat Sorowako). Adapun, hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metode ordinary kriging di Sorowako.Selanjutnya, pada Februari 2024 perseroan melakukan kegiatan eksplorasi pada daerah yang sama dan mengeluarkan biaya sebesar USD557.519 atau setara Rp8,83 miliar.
Pada periode ini, metode eksplorasi yang digunakan yakni metode pengeboran core drilling HQ-3 untuk program pengeboran yang bertujuan untuk menunjang kegiatan penambangan dengan jarak 50 meter dan 25 meter yang dilakukan di Bukit Liliane (Blok Timur Sorowako).
Perseroan juga melakukan survei geofisika dengan menggunakan metode geolistrik (ERT) dilakukan di Bukit Konde South dan Pakalangkai (Blok Barat Sorowako). Filia menjelaskan bahwa hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metode ordinary kriging di Sorowako.
Terakhir, biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan eksplorasi pada Maret 2024 sebesar USD594.231 atau setara Rp9,41 miliar. Perseroan menggunakan dua metode eksplorasi yakni, pengeboran core drilling HQ-3 untuk program pengeboran yang bertujuan untuk menunjang kegiatan penambangan dengan jarak 25m yang dilakukan di Bukit Liliane (Blok Timur Sorowako).
&amp;ldquo;Serta, survei geofisika dengan menggunakan metode geolistrik (ERT) dilakukan di Bukit Wawono Bonsora, Harapan East dan Pakalangkai (Blok Barat Sorowako),&amp;rdquo; imbuh Filia.&amp;nbsp;</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menghabiskan dana sebesar USD1,67 juta atau Rp26,47 miliar untuk eksplorasi di kuartal I-2024.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (9/4/2024), pada Januari 2024 lalu perseroan melakukan kegiatan eksplorasi di dalam daerah Kontrak Karya yakni, Blok Sorowako dan Sorowako Outer Area di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dan Blok Bahodopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah serta Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA:
5 Fakta IHSG Sepekan Turun Tipis ke Level 7.286

Sekretaris Perusahaan INCO, Filia Alanda mengungkapkan bahwa kegiatan eksplorasi perseroan pada Januari lalu menelan biaya USD518,528 atau Rp8,21 miliar. Di mana, kegiatan eksplorasi dilakukan perseroan bersama dengan pihak ketiga (kontraktor pengeboran dan geofisika).
Adapun, metode eksplorasi yang digunakan yaitu pengeboran core drilling HQ-3 untuk program pengeboran yang bertujuan untuk peningkatan level sumber daya dengan jarak 100 meter dan 50 meter yang dilakukan di area Blok 1 Pomalaa.

BACA JUGA:
IHSG Sepekan Turun Tipis ke Level 7.286

Kemudian, perseroan melakukan program pengeboran untuk menunjang kegiatan penambangan dengan jarak 50 meter dan 25 meter yang dilakukan di Bukit Liliane (Blok Timur Sorowako). &amp;ldquo;Pengeboran juga dilakukan dengan jarak acak di Bukit Konde dan Harapan (Blok Barat Sorowako),&amp;rdquo; kata Filia.
Perseroan juga melakukan survei geofisika dengan menggunakan metode geolistrik (ERT) dilakukan di Bukit Konde South (Blok Barat Sorowako). Adapun, hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metode ordinary kriging di Sorowako.Selanjutnya, pada Februari 2024 perseroan melakukan kegiatan eksplorasi pada daerah yang sama dan mengeluarkan biaya sebesar USD557.519 atau setara Rp8,83 miliar.
Pada periode ini, metode eksplorasi yang digunakan yakni metode pengeboran core drilling HQ-3 untuk program pengeboran yang bertujuan untuk menunjang kegiatan penambangan dengan jarak 50 meter dan 25 meter yang dilakukan di Bukit Liliane (Blok Timur Sorowako).
Perseroan juga melakukan survei geofisika dengan menggunakan metode geolistrik (ERT) dilakukan di Bukit Konde South dan Pakalangkai (Blok Barat Sorowako). Filia menjelaskan bahwa hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metode ordinary kriging di Sorowako.
Terakhir, biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan eksplorasi pada Maret 2024 sebesar USD594.231 atau setara Rp9,41 miliar. Perseroan menggunakan dua metode eksplorasi yakni, pengeboran core drilling HQ-3 untuk program pengeboran yang bertujuan untuk menunjang kegiatan penambangan dengan jarak 25m yang dilakukan di Bukit Liliane (Blok Timur Sorowako).
&amp;ldquo;Serta, survei geofisika dengan menggunakan metode geolistrik (ERT) dilakukan di Bukit Wawono Bonsora, Harapan East dan Pakalangkai (Blok Barat Sorowako),&amp;rdquo; imbuh Filia.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
