<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Usulkan WFH, Antisipasi Dampak Buruk Arus Balik Lebaran</title><description>Budi Karya Sumadi mengatakan, usulan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk mengantisipasi arus balik Lebaran.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/12/320/2995268/menhub-usulkan-wfh-antisipasi-dampak-buruk-arus-balik-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/12/320/2995268/menhub-usulkan-wfh-antisipasi-dampak-buruk-arus-balik-lebaran"/><item><title>Menhub Usulkan WFH, Antisipasi Dampak Buruk Arus Balik Lebaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/12/320/2995268/menhub-usulkan-wfh-antisipasi-dampak-buruk-arus-balik-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/12/320/2995268/menhub-usulkan-wfh-antisipasi-dampak-buruk-arus-balik-lebaran</guid><pubDate>Jum'at 12 April 2024 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/12/320/2995268/menhub-usulkan-wfh-antisipasi-dampak-buruk-arus-balik-lebaran-IkCTWXmmzL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub usul WFH antisipasi arus balik (Foto: Kemenhub)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/12/320/2995268/menhub-usulkan-wfh-antisipasi-dampak-buruk-arus-balik-lebaran-IkCTWXmmzL.jpg</image><title>Menhub usul WFH antisipasi arus balik (Foto: Kemenhub)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMi8xLzE3OTUzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, usulan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk mengantisipasi arus balik Lebaran.
&quot;Saya kemarin sudah rapat bersama Jasamarga, memang pulangnya (arus balik lebaran) akan naik dibandingkan keberangkatan. Tapi saya bilang itu, perlu diantisipasi sebagai mencegah dampak buruknya,&quot; ucap Budi dilansir dari Antara, Jumat (12/4/2024).

BACA JUGA:
Jalur Mudik Gentong Padat Merayap Usai Diguyur Hujan

Menurutnya, kebijakan WFH tersebut perlu diberlakukan sebagai mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas (lalin) kendaraan arus balik di momen yang bersamaan.
&quot;Kalau selama ini kita liburnya sudah banyak, kalau libur melulu Indonesia gak produktif, tapi ini hak prerogatif pak Presiden untuk meluruskan rekomendasi WFH ini,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Mudik Bikin Cuan! Omzet Pedagang Tahu Sumedang di Rest Area Kantongi Rp8 Juta/Hari

Dia mengaku, bahwa rekomendasi WFH ini telah didiskusikan olah pihaknya untuk disampaikan kepada Presiden Jokowi. Budi berharap usulan itu bisa disetujui presiden.
&quot;Saya kemarin sudah memutuskan rekomendasi (WFH) bersama Pak Menko dan Kakorlantas,&quot; ucapnya.
Budi menambahkan, untuk puncak arus balik Lebaran 2024 diprediksi bakal terjadi pada H+3 atau Minggu (14/4) dan H+4 atau Senin (15/4).Kendati demikian, pihaknya pun meminta kepada masyarakat yang telah melaksanakan pulang kampung agar kembali ke Jakarta lebih awal sebelum puncak arus balik Lebaran.
&quot;Kalau lusa atau Senin tidak janji, karena ini kemungkinan akan padat terutama di jalur darat. Saya anjurkan mudik balik itu harus besok jangan Minggu atau Senin,&quot; ungkapnya.
Budi juga memastikan telah melakukan berbagai langkah dan upaya secara maksimal untuk melayani masyarakat selama angkutan arus mudik maupun balik Lebaran di semua lintas moda transportasi.
&quot;Secara detail bagaimana mengatasi arus balik itu sudah kita siapkan dengan baik. Kalau di jalur udara atau laut praktis bisa dikendalikan,&quot; kata dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMi8xLzE3OTUzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, usulan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk mengantisipasi arus balik Lebaran.
&quot;Saya kemarin sudah rapat bersama Jasamarga, memang pulangnya (arus balik lebaran) akan naik dibandingkan keberangkatan. Tapi saya bilang itu, perlu diantisipasi sebagai mencegah dampak buruknya,&quot; ucap Budi dilansir dari Antara, Jumat (12/4/2024).

BACA JUGA:
Jalur Mudik Gentong Padat Merayap Usai Diguyur Hujan

Menurutnya, kebijakan WFH tersebut perlu diberlakukan sebagai mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas (lalin) kendaraan arus balik di momen yang bersamaan.
&quot;Kalau selama ini kita liburnya sudah banyak, kalau libur melulu Indonesia gak produktif, tapi ini hak prerogatif pak Presiden untuk meluruskan rekomendasi WFH ini,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Mudik Bikin Cuan! Omzet Pedagang Tahu Sumedang di Rest Area Kantongi Rp8 Juta/Hari

Dia mengaku, bahwa rekomendasi WFH ini telah didiskusikan olah pihaknya untuk disampaikan kepada Presiden Jokowi. Budi berharap usulan itu bisa disetujui presiden.
&quot;Saya kemarin sudah memutuskan rekomendasi (WFH) bersama Pak Menko dan Kakorlantas,&quot; ucapnya.
Budi menambahkan, untuk puncak arus balik Lebaran 2024 diprediksi bakal terjadi pada H+3 atau Minggu (14/4) dan H+4 atau Senin (15/4).Kendati demikian, pihaknya pun meminta kepada masyarakat yang telah melaksanakan pulang kampung agar kembali ke Jakarta lebih awal sebelum puncak arus balik Lebaran.
&quot;Kalau lusa atau Senin tidak janji, karena ini kemungkinan akan padat terutama di jalur darat. Saya anjurkan mudik balik itu harus besok jangan Minggu atau Senin,&quot; ungkapnya.
Budi juga memastikan telah melakukan berbagai langkah dan upaya secara maksimal untuk melayani masyarakat selama angkutan arus mudik maupun balik Lebaran di semua lintas moda transportasi.
&quot;Secara detail bagaimana mengatasi arus balik itu sudah kita siapkan dengan baik. Kalau di jalur udara atau laut praktis bisa dikendalikan,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
