<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Pedagang di Pasar Tanah Abang Ngeluh Omzet Turun di Lebaran 2024</title><description>Pasar Tanah Abang selalu dipadati pengunjung saat menjelang Lebaran hari raya Idul Fitri.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/13/320/2995207/3-fakta-pedagang-di-pasar-tanah-abang-ngeluh-omzet-turun-di-lebaran-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/13/320/2995207/3-fakta-pedagang-di-pasar-tanah-abang-ngeluh-omzet-turun-di-lebaran-2024"/><item><title>3 Fakta Pedagang di Pasar Tanah Abang Ngeluh Omzet Turun di Lebaran 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/13/320/2995207/3-fakta-pedagang-di-pasar-tanah-abang-ngeluh-omzet-turun-di-lebaran-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/13/320/2995207/3-fakta-pedagang-di-pasar-tanah-abang-ngeluh-omzet-turun-di-lebaran-2024</guid><pubDate>Sabtu 13 April 2024 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/12/320/2995207/3-fakta-pedagang-di-pasar-tanah-abang-ngeluh-omzet-turun-di-lebaran-2024-MCcQqDmVO5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasar tanah abang sepi pembeli (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/12/320/2995207/3-fakta-pedagang-di-pasar-tanah-abang-ngeluh-omzet-turun-di-lebaran-2024-MCcQqDmVO5.jpg</image><title>Pasar tanah abang sepi pembeli (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNy80LzE3OTM0Ny81L3g4d2dneW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pasar Tanah Abang selalu dipadati pengunjung saat menjelang Lebaran hari raya Idul Fitri. Namun tak disangka Pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengeluhkan omzet penjualan Lebaran tahun 2024 menurun dibandingkan tahun 2023.

BACA JUGA:
Pengumuman! Pasar Tanah Abang Blok A Tutup hingga 21 April 2024

Padatnya pengunjung yang hadir tidak berbanding dengan omzet yang didapatkan. Dugaannya, penurunan nilai belanja ini dipicu daya beli masyarakat yang belum pulih dari pandemi, khususnya masyarakat yang ada di daerah.
Dikutip Okezone, Sabtu (13/4/2024) Berikut, fakta keluhan pedangan pasar tanah abang.

BACA JUGA:
Pedagang Pasar Tanah Abang Ngeluh Omzet Lebaran 2024 Turun Drastis

1.    Mendapatkan omzet yang lebih sedikit
Dia bilang, apabila tahun lalu dirinya mampu mendapatkan omzet puluhan juta perminggu, namun di tahun 2024 ini omzet kotor rata-rata per hari hanya Rp3 sampai Rp10 juta.
&quot;Jujur enakan tahun kemarin sih kak, tapi Alhamdulillah bersyukur aja saya. omzet kotor rata-rata itu Rp3 juta sampai Rp10 juta per hari, kalau dulu kan bisa puluhan juta per minggu. Tahun lalu wow rame banget,&quot; tuturnya.2. Kondisi Pasar yang tidak terlalu ramai
Menurut Fahril, kondisi Pasar Tanah Abang Blok A ini hari ini juga tidak seramai minggu lalu saat ada tanggal merah.
&quot;Kayaknya sekarang puncak terakhir deh kak, yang ramai itu minggu kemarin pas tanggal merah tuh. Kalau sekarang mungkin karena orang-orang sudah banyak yang mudik,&quot; imbuhnya.
3. Banyak barang yang dijual murah dan di obral
Pemilik Toko FATIR Mukenah ini pun mengungkapkan, harga mukenah yang dijualnya berkisar antara Rp65 ribu sampai Rp400 ribu.
&quot;Kalau sekarang yang banyak dibeli yang kita lagi obral nih harganya Rp100 ribuan dan Rp150 ribu yang Armani. Sama harga yang murah Rp64 ribu yang putih polos. Beli banyak lebih murah lagi kalau misal buat ngasih-ngasih,&quot; paparnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNy80LzE3OTM0Ny81L3g4d2dneW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pasar Tanah Abang selalu dipadati pengunjung saat menjelang Lebaran hari raya Idul Fitri. Namun tak disangka Pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengeluhkan omzet penjualan Lebaran tahun 2024 menurun dibandingkan tahun 2023.

BACA JUGA:
Pengumuman! Pasar Tanah Abang Blok A Tutup hingga 21 April 2024

Padatnya pengunjung yang hadir tidak berbanding dengan omzet yang didapatkan. Dugaannya, penurunan nilai belanja ini dipicu daya beli masyarakat yang belum pulih dari pandemi, khususnya masyarakat yang ada di daerah.
Dikutip Okezone, Sabtu (13/4/2024) Berikut, fakta keluhan pedangan pasar tanah abang.

BACA JUGA:
Pedagang Pasar Tanah Abang Ngeluh Omzet Lebaran 2024 Turun Drastis

1.    Mendapatkan omzet yang lebih sedikit
Dia bilang, apabila tahun lalu dirinya mampu mendapatkan omzet puluhan juta perminggu, namun di tahun 2024 ini omzet kotor rata-rata per hari hanya Rp3 sampai Rp10 juta.
&quot;Jujur enakan tahun kemarin sih kak, tapi Alhamdulillah bersyukur aja saya. omzet kotor rata-rata itu Rp3 juta sampai Rp10 juta per hari, kalau dulu kan bisa puluhan juta per minggu. Tahun lalu wow rame banget,&quot; tuturnya.2. Kondisi Pasar yang tidak terlalu ramai
Menurut Fahril, kondisi Pasar Tanah Abang Blok A ini hari ini juga tidak seramai minggu lalu saat ada tanggal merah.
&quot;Kayaknya sekarang puncak terakhir deh kak, yang ramai itu minggu kemarin pas tanggal merah tuh. Kalau sekarang mungkin karena orang-orang sudah banyak yang mudik,&quot; imbuhnya.
3. Banyak barang yang dijual murah dan di obral
Pemilik Toko FATIR Mukenah ini pun mengungkapkan, harga mukenah yang dijualnya berkisar antara Rp65 ribu sampai Rp400 ribu.
&quot;Kalau sekarang yang banyak dibeli yang kita lagi obral nih harganya Rp100 ribuan dan Rp150 ribu yang Armani. Sama harga yang murah Rp64 ribu yang putih polos. Beli banyak lebih murah lagi kalau misal buat ngasih-ngasih,&quot; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
