<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Kedatangan 2 Emiten Baru Usai Libur Lebaran 2024</title><description>BEI akan kedatangan dua emiten baru usai libur panjang Lebaran 2024</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/14/278/2995758/bei-kedatangan-2-emiten-baru-usai-libur-lebaran-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/14/278/2995758/bei-kedatangan-2-emiten-baru-usai-libur-lebaran-2024"/><item><title>BEI Kedatangan 2 Emiten Baru Usai Libur Lebaran 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/14/278/2995758/bei-kedatangan-2-emiten-baru-usai-libur-lebaran-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/14/278/2995758/bei-kedatangan-2-emiten-baru-usai-libur-lebaran-2024</guid><pubDate>Minggu 14 April 2024 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/14/278/2995758/bei-kedatangan-2-emiten-baru-usai-libur-lebaran-2024-HwC4xakaQC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI Kedatangan 2 Emiten Baru Usai Lebaran. (Foto; okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/14/278/2995758/bei-kedatangan-2-emiten-baru-usai-libur-lebaran-2024-HwC4xakaQC.jpg</image><title>BEI Kedatangan 2 Emiten Baru Usai Lebaran. (Foto; okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan dua emiten baru usai libur panjang Lebaran 2024. Dua perusahaan tersebut berasal dari sektor industri dan energi.
PT Multi Hanna Kreasindo merupakan salah satu perusahaan yang akan mencatatkan sahamnya di bursa usai libur panjang lebaran. Perseroan bergerak di bidang pengolahan limbah yang meliputi pengangkutan (transporter), pengumpul, dan pemanfaat limbah B3 dan non B3.
Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 750 juta saham atau 20% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

BACA JUGA:
Antisipasi Harga Tak Wajar, OJK-BEI Rancang Batas Auto Rejection Waran

Perseroan akan menggunakan 78,33% dana hasil IPO untuk belanja modal yang tergolong dalam capital expenditure. Secara rinci, sebesar 60,32% digunakan untuk capex pengembangan pabrik baru perseroan di Lamongan, Jawa Timur. Di mana, perseroan akan membangun kantor dan pabrik yang rencananya akan dibangun oleh pihak ketiga.
Kemudian, perseroan juga akan membeli kendaraan sebanyak sembilan unit di antaranya, lima unit Fuso, dua unit avanza dan dua unit dump truck yang akan dibeli dari pihak ketiga. Di samping itu, perseroan berencana membeli peralatan kantor dan pabrik, serta mesin dan penunjang yang akan dibeli dari pihak ketiga.

BACA JUGA:
Mumbai Jadi Kota Miliarder Terbanyak di Asia, Kalahkan Beijing

Selanjutnya, sebesar 39,68% akan digunakan untuk capex head office, yang dialokasikan untuk pembelian kendaraan sebanyak 15 unit truck di antaranya, enam unit truk wing box, lima unit dump truck, dua unit Fuso, satu unit tangki dan satu unit arm roll. Selain itu, perseroan juga akan membeli peralatan mesin yang akan dibeli dari pihak ketiga. Transaksi ini dilakukan 1 bulan sejak dana IPO diterima.Kemudian, PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk menjadi perusahaan yang juga akan mencatatkan sahamnya di bursa pasca libur lebaran. Perseroan bergerak di bidang survei spesialis multi-disiplin global, dan memberikan solusi untuk sektor minyak dan gas, energi dan energi terbarukan, dan infrastruktur kelautan.
Dalam aksi korporasi ini, perseroan menawarkan sebanyak 1,20 miliar saham atau 19,36% dari modal ditempatkan dan disetor. Bersamaan dengan IPO, perseroan juga akan menerbitkan 1,74 miliar Waran Seri I atau sebanyak 34,80% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga pelaksanaan Rp300.
Sebesar 36,74% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk pembelian peralatan guna menunjang kegiatan operasional perseroan. Perseroan akan membeli peralatan tersebut dari PT Geosat Survei Indonesia.
Sedangkan sisanya akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja seperti biaya instalasi peralatan, biaya sewa peralatan, biaya dukungan teknis, pekerjaan pengawasan dan supervisi teknis, biaya tenaga ahli, biaya penelitian dan survei, biaya perlengkapan survei, biaya transportasi dan akomodasi, biaya pemeliharaan, biaya sewa, gaji karyawan dan lain-lain.
Kedua perusahaan tersebut dijadwalkan melantai di BEI pada 16 April 2024 mendatang. PT Multi Hanna Kreasindo Tbk akan tercatat dengan kode MHKI dan PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk akan tercatat dengan kode ATLA.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan dua emiten baru usai libur panjang Lebaran 2024. Dua perusahaan tersebut berasal dari sektor industri dan energi.
PT Multi Hanna Kreasindo merupakan salah satu perusahaan yang akan mencatatkan sahamnya di bursa usai libur panjang lebaran. Perseroan bergerak di bidang pengolahan limbah yang meliputi pengangkutan (transporter), pengumpul, dan pemanfaat limbah B3 dan non B3.
Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 750 juta saham atau 20% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

BACA JUGA:
Antisipasi Harga Tak Wajar, OJK-BEI Rancang Batas Auto Rejection Waran

Perseroan akan menggunakan 78,33% dana hasil IPO untuk belanja modal yang tergolong dalam capital expenditure. Secara rinci, sebesar 60,32% digunakan untuk capex pengembangan pabrik baru perseroan di Lamongan, Jawa Timur. Di mana, perseroan akan membangun kantor dan pabrik yang rencananya akan dibangun oleh pihak ketiga.
Kemudian, perseroan juga akan membeli kendaraan sebanyak sembilan unit di antaranya, lima unit Fuso, dua unit avanza dan dua unit dump truck yang akan dibeli dari pihak ketiga. Di samping itu, perseroan berencana membeli peralatan kantor dan pabrik, serta mesin dan penunjang yang akan dibeli dari pihak ketiga.

BACA JUGA:
Mumbai Jadi Kota Miliarder Terbanyak di Asia, Kalahkan Beijing

Selanjutnya, sebesar 39,68% akan digunakan untuk capex head office, yang dialokasikan untuk pembelian kendaraan sebanyak 15 unit truck di antaranya, enam unit truk wing box, lima unit dump truck, dua unit Fuso, satu unit tangki dan satu unit arm roll. Selain itu, perseroan juga akan membeli peralatan mesin yang akan dibeli dari pihak ketiga. Transaksi ini dilakukan 1 bulan sejak dana IPO diterima.Kemudian, PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk menjadi perusahaan yang juga akan mencatatkan sahamnya di bursa pasca libur lebaran. Perseroan bergerak di bidang survei spesialis multi-disiplin global, dan memberikan solusi untuk sektor minyak dan gas, energi dan energi terbarukan, dan infrastruktur kelautan.
Dalam aksi korporasi ini, perseroan menawarkan sebanyak 1,20 miliar saham atau 19,36% dari modal ditempatkan dan disetor. Bersamaan dengan IPO, perseroan juga akan menerbitkan 1,74 miliar Waran Seri I atau sebanyak 34,80% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga pelaksanaan Rp300.
Sebesar 36,74% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk pembelian peralatan guna menunjang kegiatan operasional perseroan. Perseroan akan membeli peralatan tersebut dari PT Geosat Survei Indonesia.
Sedangkan sisanya akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja seperti biaya instalasi peralatan, biaya sewa peralatan, biaya dukungan teknis, pekerjaan pengawasan dan supervisi teknis, biaya tenaga ahli, biaya penelitian dan survei, biaya perlengkapan survei, biaya transportasi dan akomodasi, biaya pemeliharaan, biaya sewa, gaji karyawan dan lain-lain.
Kedua perusahaan tersebut dijadwalkan melantai di BEI pada 16 April 2024 mendatang. PT Multi Hanna Kreasindo Tbk akan tercatat dengan kode MHKI dan PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk akan tercatat dengan kode ATLA.</content:encoded></item></channel></rss>
