<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Perang Iran-Israel, Lonjakan Harga Minyak hingga Rupiah Rp17.000</title><description>Ekonomi Indonesia bakal terkena dampak serangan Iran ke Israel.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/16/320/2996099/dampak-perang-iran-israel-lonjakan-harga-minyak-hingga-rupiah-rp17-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/16/320/2996099/dampak-perang-iran-israel-lonjakan-harga-minyak-hingga-rupiah-rp17-000"/><item><title>Dampak Perang Iran-Israel, Lonjakan Harga Minyak hingga Rupiah Rp17.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/16/320/2996099/dampak-perang-iran-israel-lonjakan-harga-minyak-hingga-rupiah-rp17-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/16/320/2996099/dampak-perang-iran-israel-lonjakan-harga-minyak-hingga-rupiah-rp17-000</guid><pubDate>Selasa 16 April 2024 03:25 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/15/320/2996099/dampak-perang-iran-israel-lonjakan-harga-minyak-hingga-rupiah-rp17-000-Hms1dYdxbM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak perang Iran-Israel ke ekonomi Indonesia (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/15/320/2996099/dampak-perang-iran-israel-lonjakan-harga-minyak-hingga-rupiah-rp17-000-Hms1dYdxbM.jpg</image><title>Dampak perang Iran-Israel ke ekonomi Indonesia (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNC8xLzE3OTU5OS81L3g4d3Nhank=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ekonomi Indonesia bakal terkena dampak serangan Iran ke Israel. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengungkapkan bahwa serangan Iran ke Israel mempunyai dampak yang serius bagi ekonomi Indonesia, terutama lonjakan harga minyak mentah hingga rupiah bisa melemah ke Rp17.000 per dolar AS.
Serangan Iran ke Israel tidak hanya meningkatkan ketegangan kedua negara dan juga kawasan Timur Tengah. Lebih dari itu, perekonomian Indonesia juga bisa ikut terdampak.

BACA JUGA:
Konflik Iran-Israel, Paus Fransiskus Desak Hentikan Kekerasan dan Peringatkan Potensi Konflik Meluas di Timteng

Dampak tersebut menurut Bhima diantaranya adalah lonjakan harga minyak mentah hingga rupiah bisa melemah ke Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS).
&quot;Pertama, memicu lonjakan harga minyak mentah ke 85,6 usd per barrel atau meningkat 4,4% year on year,&quot; kata Bhima saat dikonfirmasi MNC Portal, Senin (15/4/2024).

BACA JUGA:
 Dubes RI: Kondisi Iran Pasca Perang Kembali Normal dan Aman&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Bhima, sebagai negara penghasil minyak ke 7 terbesar di dunia, produksi dan distribusi minyak Iran bisa terpengaruh.
&quot;Harga minyak yang melonjak berimbas ke pelebaran subsidi energi hingga pelemahan kurs rupiah lebih dalam,&quot; ujar dia.Selanjutnya yang kedua, keluarnya aliran investasi asing dari negara berkembang karena meningkatnya risiko geopolitik.
&quot;Investor juga mencari aset yang aman baik emas dan dolar AS sehingga rupiah bisa saja melemah hingga Rp17.000 per dolar,&quot; ungkap Bhima.
Kemudian yang ketiga, kinerja ekspor Indonesia ke timur tengah, afrika dan eropa akan terganggu menyebabkan pertumbuhan ekonomi akan melambat di kisaran 4,6-4,8% tahun ini.
Terakhir yang keempat, konflik tersebut dapat menimbulkan dorongan inflasi karena naiknya harga energi sehingga tekanan daya beli masyarakat bisa semakin besar.
Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;4 Dampak Serius Serangan Iran ke Israel terhadap Ekonomi RI, Rupiah Bisa Tembus Rp17.000!</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNC8xLzE3OTU5OS81L3g4d3Nhank=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ekonomi Indonesia bakal terkena dampak serangan Iran ke Israel. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengungkapkan bahwa serangan Iran ke Israel mempunyai dampak yang serius bagi ekonomi Indonesia, terutama lonjakan harga minyak mentah hingga rupiah bisa melemah ke Rp17.000 per dolar AS.
Serangan Iran ke Israel tidak hanya meningkatkan ketegangan kedua negara dan juga kawasan Timur Tengah. Lebih dari itu, perekonomian Indonesia juga bisa ikut terdampak.

BACA JUGA:
Konflik Iran-Israel, Paus Fransiskus Desak Hentikan Kekerasan dan Peringatkan Potensi Konflik Meluas di Timteng

Dampak tersebut menurut Bhima diantaranya adalah lonjakan harga minyak mentah hingga rupiah bisa melemah ke Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS).
&quot;Pertama, memicu lonjakan harga minyak mentah ke 85,6 usd per barrel atau meningkat 4,4% year on year,&quot; kata Bhima saat dikonfirmasi MNC Portal, Senin (15/4/2024).

BACA JUGA:
 Dubes RI: Kondisi Iran Pasca Perang Kembali Normal dan Aman&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Bhima, sebagai negara penghasil minyak ke 7 terbesar di dunia, produksi dan distribusi minyak Iran bisa terpengaruh.
&quot;Harga minyak yang melonjak berimbas ke pelebaran subsidi energi hingga pelemahan kurs rupiah lebih dalam,&quot; ujar dia.Selanjutnya yang kedua, keluarnya aliran investasi asing dari negara berkembang karena meningkatnya risiko geopolitik.
&quot;Investor juga mencari aset yang aman baik emas dan dolar AS sehingga rupiah bisa saja melemah hingga Rp17.000 per dolar,&quot; ungkap Bhima.
Kemudian yang ketiga, kinerja ekspor Indonesia ke timur tengah, afrika dan eropa akan terganggu menyebabkan pertumbuhan ekonomi akan melambat di kisaran 4,6-4,8% tahun ini.
Terakhir yang keempat, konflik tersebut dapat menimbulkan dorongan inflasi karena naiknya harga energi sehingga tekanan daya beli masyarakat bisa semakin besar.
Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;4 Dampak Serius Serangan Iran ke Israel terhadap Ekonomi RI, Rupiah Bisa Tembus Rp17.000!</content:encoded></item></channel></rss>
