<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tesla PHK 10% Karyawan Imbas Penjualan Anjlok</title><description>Tesla melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 10% karyawan secara global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/16/320/2996439/tesla-phk-10-karyawan-imbas-penjualan-anjlok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/16/320/2996439/tesla-phk-10-karyawan-imbas-penjualan-anjlok"/><item><title>Tesla PHK 10% Karyawan Imbas Penjualan Anjlok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/16/320/2996439/tesla-phk-10-karyawan-imbas-penjualan-anjlok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/16/320/2996439/tesla-phk-10-karyawan-imbas-penjualan-anjlok</guid><pubDate>Selasa 16 April 2024 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/16/320/2996439/tesla-phk-10-karyawan-imbas-penjualan-anjlok-qihDwVM5jR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Teska PHK massal karyawan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/16/320/2996439/tesla-phk-10-karyawan-imbas-penjualan-anjlok-qihDwVM5jR.jpg</image><title>Teska PHK massal karyawan (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMS80LzE1OTIxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Tesla melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 10% karyawan secara global. PHK massal Tesla dilakukan karena penurunan penjualan dan perang harga di pasar kendaraan listrik.
&amp;ldquo;Setiap lima tahun, kami perlu melakukan reorganisasi dan merampingkan perusahaan untuk fase pertumbuhan berikutnya,&amp;rdquo; tulis CEO Elon Musk dilansir dari Reuters, Selasa (16/4/2024).

BACA JUGA:
Proyek Mobil Listrik Gagal, Apple PHK Pegawai Besar-besaran


Dua pemimpin senior Tesla yakni Kepala Pengembangan Baterai Drew Baglino dan Wakil Presiden Kebijakan Publik Rohan Patel juga mengumumkan pengunduran diri. Kabari ini dibanjiri ucapan terima kasih dari Musk meskipun direspons kekhawatiran beberapa investor.

BACA JUGA:
Anggap Menyalahi Hukum, Korban PHK Massal PT Prima Jaya Multikon Tolak Tawaran Pesangon


Elon Musk terakhir kali melakukan PHK pada tahun 2022, setelah mengatakan kepada para eksekutif bahwa dia memiliki &amp;ldquo;firasat yang sangat buruk&amp;rdquo; tentang perekonomian. Namun, jumlah karyawan Tesla telah meningkat dari sekitar 100.000 pada akhir tahun 2021 menjadi lebih dari 140.000 pada akhir tahun 2023, menurut pengajuan ke regulator AS.
Kurang dari setahun yang lalu, kepala keuangan Tesla, Zach Kirkhorn, meninggalkan perusahaan, memicu kekhawatiran tentang perencanaan suksesi.
Saham Tesla ditutup 5,6% lebih rendah pada USD161,48 pada perdagangan Senin.
&amp;ldquo;Saat kami mempersiapkan perusahaan untuk fase pertumbuhan  berikutnya, sangat penting untuk mempertimbangkan setiap aspek  perusahaan untuk pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas,&amp;rdquo; kata  Musk dalam memo yang dikirimkan kepada seluruh staf.
&amp;ldquo;Sebagai bagian dari upaya ini, kami telah melakukan peninjauan  menyeluruh terhadap organisasi tersebut dan membuat keputusan sulit  untuk mengurangi jumlah karyawan kami lebih dari 10% secara global,&amp;rdquo;  katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMS80LzE1OTIxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Tesla melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 10% karyawan secara global. PHK massal Tesla dilakukan karena penurunan penjualan dan perang harga di pasar kendaraan listrik.
&amp;ldquo;Setiap lima tahun, kami perlu melakukan reorganisasi dan merampingkan perusahaan untuk fase pertumbuhan berikutnya,&amp;rdquo; tulis CEO Elon Musk dilansir dari Reuters, Selasa (16/4/2024).

BACA JUGA:
Proyek Mobil Listrik Gagal, Apple PHK Pegawai Besar-besaran


Dua pemimpin senior Tesla yakni Kepala Pengembangan Baterai Drew Baglino dan Wakil Presiden Kebijakan Publik Rohan Patel juga mengumumkan pengunduran diri. Kabari ini dibanjiri ucapan terima kasih dari Musk meskipun direspons kekhawatiran beberapa investor.

BACA JUGA:
Anggap Menyalahi Hukum, Korban PHK Massal PT Prima Jaya Multikon Tolak Tawaran Pesangon


Elon Musk terakhir kali melakukan PHK pada tahun 2022, setelah mengatakan kepada para eksekutif bahwa dia memiliki &amp;ldquo;firasat yang sangat buruk&amp;rdquo; tentang perekonomian. Namun, jumlah karyawan Tesla telah meningkat dari sekitar 100.000 pada akhir tahun 2021 menjadi lebih dari 140.000 pada akhir tahun 2023, menurut pengajuan ke regulator AS.
Kurang dari setahun yang lalu, kepala keuangan Tesla, Zach Kirkhorn, meninggalkan perusahaan, memicu kekhawatiran tentang perencanaan suksesi.
Saham Tesla ditutup 5,6% lebih rendah pada USD161,48 pada perdagangan Senin.
&amp;ldquo;Saat kami mempersiapkan perusahaan untuk fase pertumbuhan  berikutnya, sangat penting untuk mempertimbangkan setiap aspek  perusahaan untuk pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas,&amp;rdquo; kata  Musk dalam memo yang dikirimkan kepada seluruh staf.
&amp;ldquo;Sebagai bagian dari upaya ini, kami telah melakukan peninjauan  menyeluruh terhadap organisasi tersebut dan membuat keputusan sulit  untuk mengurangi jumlah karyawan kami lebih dari 10% secara global,&amp;rdquo;  katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
