<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Naik, Skenario Terburuk Imbas Konflik Iran-Israel</title><description>Risiko fiskal harus diperhatikan pemerintah di tengah konflik Timur Tengah</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2996928/harga-bbm-naik-skenario-terburuk-imbas-konflik-iran-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2996928/harga-bbm-naik-skenario-terburuk-imbas-konflik-iran-israel"/><item><title>Harga BBM Naik, Skenario Terburuk Imbas Konflik Iran-Israel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2996928/harga-bbm-naik-skenario-terburuk-imbas-konflik-iran-israel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2996928/harga-bbm-naik-skenario-terburuk-imbas-konflik-iran-israel</guid><pubDate>Rabu 17 April 2024 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/17/320/2996928/harga-bbm-naik-skenario-terburuk-imbas-konflik-iran-israel-XY36UEvNWa.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Perang Iran Vs Israel Bisa Bikin Harga BBM Naik. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/17/320/2996928/harga-bbm-naik-skenario-terburuk-imbas-konflik-iran-israel-XY36UEvNWa.jfif</image><title>Perang Iran Vs Israel Bisa Bikin Harga BBM Naik. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA - Risiko fiskal harus diperhatikan pemerintah di tengah konflik Timur Tengah. Di mana perang antara Iran dan Israel bakal memberikan dampak pada harga bahan bakar minyak (BBM).
Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David E. Sumual mengungkapkan pemerintah harus tetap prudent dibandingkan kebijakan fiskal yang agresif. Selain itu, dari sisi kurs maupun dari sisi harga minyak terutama juga belum pasti.

BACA JUGA:
Daftar Lengkap Harga BBM Vivo, Shell, Pertamina dan BP AKR Hari Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Tapi memang kemungkinan terburuk bisa saja kita perlu lagi menaikkan harga BBM, seperti kita pernah lakukan tahun 2022 dan memang dana kompensasi yang membengkak akan membahayakan juga, APBN kalau terlalu besar,&quot; kata David dalam Market Review IDX, Rabu (17/4/2024).
Hal itu karena nanti efeknya, lanjut David, pukulan berikutnya akan muncul di suku bunga, karena yield SBN RI bisa tambah meningkat kalau tadi misalkan APBN atau harga minyak ini masih ditahan.
&quot;Jadi memang perlu ada itung-itungan tentunya bagaimana supaya bisa mengkompensasi atau mengantisipasi kemungkinan skenario tadi,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Dampak Serangan Iran ke Israel, Menteri ESDM Hitung Dampak Kenaikan Harga BBM
Walaupun ada kemungkinan kenaikan harga BBM, menurut David sebaiknya untuk naiknya harga BBM juga tidak terlalu drastis.
&quot;Kita harapkan dengan tahun ini pemerintah kan sudah melakukan front loading sebenarnya untuk penerbitan SBN, ini menambah spare atau buffer untuk fiskal kita ke depan,&quot; ungkap David.</description><content:encoded>JAKARTA - Risiko fiskal harus diperhatikan pemerintah di tengah konflik Timur Tengah. Di mana perang antara Iran dan Israel bakal memberikan dampak pada harga bahan bakar minyak (BBM).
Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David E. Sumual mengungkapkan pemerintah harus tetap prudent dibandingkan kebijakan fiskal yang agresif. Selain itu, dari sisi kurs maupun dari sisi harga minyak terutama juga belum pasti.

BACA JUGA:
Daftar Lengkap Harga BBM Vivo, Shell, Pertamina dan BP AKR Hari Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Tapi memang kemungkinan terburuk bisa saja kita perlu lagi menaikkan harga BBM, seperti kita pernah lakukan tahun 2022 dan memang dana kompensasi yang membengkak akan membahayakan juga, APBN kalau terlalu besar,&quot; kata David dalam Market Review IDX, Rabu (17/4/2024).
Hal itu karena nanti efeknya, lanjut David, pukulan berikutnya akan muncul di suku bunga, karena yield SBN RI bisa tambah meningkat kalau tadi misalkan APBN atau harga minyak ini masih ditahan.
&quot;Jadi memang perlu ada itung-itungan tentunya bagaimana supaya bisa mengkompensasi atau mengantisipasi kemungkinan skenario tadi,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Dampak Serangan Iran ke Israel, Menteri ESDM Hitung Dampak Kenaikan Harga BBM
Walaupun ada kemungkinan kenaikan harga BBM, menurut David sebaiknya untuk naiknya harga BBM juga tidak terlalu drastis.
&quot;Kita harapkan dengan tahun ini pemerintah kan sudah melakukan front loading sebenarnya untuk penerbitan SBN, ini menambah spare atau buffer untuk fiskal kita ke depan,&quot; ungkap David.</content:encoded></item></channel></rss>
