<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditegur Jokowi soal Macet Panjang Mudik Lebaran 2024, Menhub: Pembelajaran bagi Kami</title><description>Budi Karya Sumadi mendapat beberapa catatan dari Presiden Joko Widodo soal penyelenggaraan arus mudik dan balik lebaran 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2997137/ditegur-jokowi-soal-macet-panjang-mudik-lebaran-2024-menhub-pembelajaran-bagi-kami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2997137/ditegur-jokowi-soal-macet-panjang-mudik-lebaran-2024-menhub-pembelajaran-bagi-kami"/><item><title>Ditegur Jokowi soal Macet Panjang Mudik Lebaran 2024, Menhub: Pembelajaran bagi Kami</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2997137/ditegur-jokowi-soal-macet-panjang-mudik-lebaran-2024-menhub-pembelajaran-bagi-kami</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2997137/ditegur-jokowi-soal-macet-panjang-mudik-lebaran-2024-menhub-pembelajaran-bagi-kami</guid><pubDate>Rabu 17 April 2024 18:13 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/17/320/2997137/ditegur-jokowi-soal-macet-panjang-mudik-lebaran-2024-menhub-pembelajaran-bagi-kami-8Y4UepuS6r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Budi Karya Sumadi ditegur Presiden Jokowi soal Mudik Lebaran. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/17/320/2997137/ditegur-jokowi-soal-macet-panjang-mudik-lebaran-2024-menhub-pembelajaran-bagi-kami-8Y4UepuS6r.jpg</image><title>Menhub Budi Karya Sumadi ditegur Presiden Jokowi soal Mudik Lebaran. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNy8xLzE3OTcxMy81L3g4d3hyYm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendapat beberapa catatan dari Presiden Joko Widodo soal penyelenggaraan arus mudik dan balik lebaran 2024. Seperti kemacetan yang masih cukup panjang di Merak serta di beberapa ruas tol.
Menhub mengatakan, pihaknya menyambut baik masukan dan saran yang disampaikan oleh Presiden dan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan penyelenggaraan tahun berikutnya.

BACA JUGA:
Semangat Sri Asih Ketuk Tular Warga untuk Peduli Sampah, Kini Jadi Lingkungan Sehat dan Dapat Hasilkan Emas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Presiden juga menyampaikan evaluasinya terutama terkait kemacetan yang terjadi di Merak dan beberapa ruas tol. Hal ini tentu saja menjadi bahan pembelajaran bagi kami untuk penyelenggaraan Angkutan Lebaran maupun Nataru ke depannya,&quot; kata Menhub dalam keterangan resminya, Rabu (17/4/2024).
Meski demikian, secara umum Menhub Budi Karya mengklaim pelaksanaan Angkutan Lebaran 2024 dapat berjalan dengan baik. Secara umum perjalanan mudik dan balik masyarakat di tahun ini berjalan lancar meskipun ada beberapa catatan untuk perbaikan.

BACA JUGA:
Rupiah Melemah, Pengusaha Bicara Dampak Serangan Iran ke Israel

&quot;Kami juga memohon maaf jika masih ada kekurangan dalam penyelenggaran mudik tahun ini. Berbagai catatan, masukan, saran dan kritik akan kami jadikan acuan dalam melakukan perbaikan tahun selanjutnya,&quot; sambung Menhub.Salah satu parameter yang menjadi evaluasi penyelenggaran Angkutan Lebaran tahun ini adalah adanya penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas dari tanggal 4 April 2024 sampai dengan 16 April 2024 sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2023.
Meskipun demikian ada peristiwa kecelakaan yang menonjol tetap menjadi catatan tersendiri yang harus dapat diperbaiki ke depan.
&quot;Secara khusus kami juga mengapresiasi masyarakat di seluruh Indonesia yang telah menaati aturan lalu lintas dan anjuran pemerintah selama masa arus mudik dan balik,&quot; pungkas Menhub.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNy8xLzE3OTcxMy81L3g4d3hyYm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendapat beberapa catatan dari Presiden Joko Widodo soal penyelenggaraan arus mudik dan balik lebaran 2024. Seperti kemacetan yang masih cukup panjang di Merak serta di beberapa ruas tol.
Menhub mengatakan, pihaknya menyambut baik masukan dan saran yang disampaikan oleh Presiden dan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan penyelenggaraan tahun berikutnya.

BACA JUGA:
Semangat Sri Asih Ketuk Tular Warga untuk Peduli Sampah, Kini Jadi Lingkungan Sehat dan Dapat Hasilkan Emas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Presiden juga menyampaikan evaluasinya terutama terkait kemacetan yang terjadi di Merak dan beberapa ruas tol. Hal ini tentu saja menjadi bahan pembelajaran bagi kami untuk penyelenggaraan Angkutan Lebaran maupun Nataru ke depannya,&quot; kata Menhub dalam keterangan resminya, Rabu (17/4/2024).
Meski demikian, secara umum Menhub Budi Karya mengklaim pelaksanaan Angkutan Lebaran 2024 dapat berjalan dengan baik. Secara umum perjalanan mudik dan balik masyarakat di tahun ini berjalan lancar meskipun ada beberapa catatan untuk perbaikan.

BACA JUGA:
Rupiah Melemah, Pengusaha Bicara Dampak Serangan Iran ke Israel

&quot;Kami juga memohon maaf jika masih ada kekurangan dalam penyelenggaran mudik tahun ini. Berbagai catatan, masukan, saran dan kritik akan kami jadikan acuan dalam melakukan perbaikan tahun selanjutnya,&quot; sambung Menhub.Salah satu parameter yang menjadi evaluasi penyelenggaran Angkutan Lebaran tahun ini adalah adanya penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas dari tanggal 4 April 2024 sampai dengan 16 April 2024 sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2023.
Meskipun demikian ada peristiwa kecelakaan yang menonjol tetap menjadi catatan tersendiri yang harus dapat diperbaiki ke depan.
&quot;Secara khusus kami juga mengapresiasi masyarakat di seluruh Indonesia yang telah menaati aturan lalu lintas dan anjuran pemerintah selama masa arus mudik dan balik,&quot; pungkas Menhub.</content:encoded></item></channel></rss>
