<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ungkap BUMN Terdampak Konflik Iran-Israel, Erick Thohir Minta Direksi Tak Tinggal Diam</title><description>Erick Thohir meminta para direksi BUMN menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2997170/ungkap-bumn-terdampak-konflik-iran-israel-erick-thohir-minta-direksi-tak-tinggal-diam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2997170/ungkap-bumn-terdampak-konflik-iran-israel-erick-thohir-minta-direksi-tak-tinggal-diam"/><item><title>Ungkap BUMN Terdampak Konflik Iran-Israel, Erick Thohir Minta Direksi Tak Tinggal Diam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2997170/ungkap-bumn-terdampak-konflik-iran-israel-erick-thohir-minta-direksi-tak-tinggal-diam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/17/320/2997170/ungkap-bumn-terdampak-konflik-iran-israel-erick-thohir-minta-direksi-tak-tinggal-diam</guid><pubDate>Rabu 17 April 2024 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/17/320/2997170/ungkap-bumn-terdampak-konflik-iran-israel-erick-thohir-minta-direksi-tak-tinggal-diam-3voIg5WSDx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir soal perang Iran-Israel (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/17/320/2997170/ungkap-bumn-terdampak-konflik-iran-israel-erick-thohir-minta-direksi-tak-tinggal-diam-3voIg5WSDx.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir soal perang Iran-Israel (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNy8xLzE3OTcxMy81L3g4d3hyYm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta para direksi BUMN menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak global dari konflik Iran-Israel.
Erick menyebut direksi BUMN diharapkan dapat memprediksi situasi untuk lima bulan ke depan.

BACA JUGA:
Jepang Garap MRT Bundaran HI-Kota Senilai Rp4,2 Triliun

&quot;Apakah dolar tetap seperti ini atau ada stabilitas baru, lalu pangan seperti apa, saya sudah meminta beberapa direksi untuk me-review opex (operational expenditure), capex (capital expenditure),&quot; ujar Erick dikutip Antara, Rabu (17/4/2024).
Selain itu, Erick menyampaikan para direksi diminta untuk melihat kembali utang-utang yang jatuh tempo atau mungkin akan melakukan rencana aksi korporasi.

BACA JUGA:
Ditegur Jokowi soal Macet Panjang Mudik Lebaran 2024, Menhub: Pembelajaran bagi Kami

&quot;Termasuk juga stress test, maksudnya mengetes masing-masing perusahaan ini bagaimana kondisinya dengan situasi-situasi dinamika hari ini. Tidak hanya dolar saja, supply chain, macam-macam,&quot; katanya.Pesan ini disampaikan oleh Erick secara langsung pada masing-masing direksi. Namun, ia menyebut bahwa pemberitahuan ini tidak bersifat resmi melainkan melalui pesan pribadi.
Lebih lanjut, dalam 1-2 minggu ke depan, Erick meminta seluruh direktur utama dan direktur keuangan BUMN untuk menyusun strategi dalam menghadapi tantangan global.
Erick mengatakan konflik Iran-Israel secara langsung dan tidak langsung akan memberikan dampak pada beberapa BUMN seperti di bidang pertambangan, kelistrikan dan lainnya.
&quot;Kalau ditanya BUMN mana saja, ya pasti beberapa BUMN akan terpengaruh, seperti BUMN pertambangan, kelistrikan dan lain-lain. PT Garuda bisa juga terpengaruh,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xNy8xLzE3OTcxMy81L3g4d3hyYm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta para direksi BUMN menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak global dari konflik Iran-Israel.
Erick menyebut direksi BUMN diharapkan dapat memprediksi situasi untuk lima bulan ke depan.

BACA JUGA:
Jepang Garap MRT Bundaran HI-Kota Senilai Rp4,2 Triliun

&quot;Apakah dolar tetap seperti ini atau ada stabilitas baru, lalu pangan seperti apa, saya sudah meminta beberapa direksi untuk me-review opex (operational expenditure), capex (capital expenditure),&quot; ujar Erick dikutip Antara, Rabu (17/4/2024).
Selain itu, Erick menyampaikan para direksi diminta untuk melihat kembali utang-utang yang jatuh tempo atau mungkin akan melakukan rencana aksi korporasi.

BACA JUGA:
Ditegur Jokowi soal Macet Panjang Mudik Lebaran 2024, Menhub: Pembelajaran bagi Kami

&quot;Termasuk juga stress test, maksudnya mengetes masing-masing perusahaan ini bagaimana kondisinya dengan situasi-situasi dinamika hari ini. Tidak hanya dolar saja, supply chain, macam-macam,&quot; katanya.Pesan ini disampaikan oleh Erick secara langsung pada masing-masing direksi. Namun, ia menyebut bahwa pemberitahuan ini tidak bersifat resmi melainkan melalui pesan pribadi.
Lebih lanjut, dalam 1-2 minggu ke depan, Erick meminta seluruh direktur utama dan direktur keuangan BUMN untuk menyusun strategi dalam menghadapi tantangan global.
Erick mengatakan konflik Iran-Israel secara langsung dan tidak langsung akan memberikan dampak pada beberapa BUMN seperti di bidang pertambangan, kelistrikan dan lainnya.
&quot;Kalau ditanya BUMN mana saja, ya pasti beberapa BUMN akan terpengaruh, seperti BUMN pertambangan, kelistrikan dan lain-lain. PT Garuda bisa juga terpengaruh,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
