<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sido Muncul (SIDO) Raup Laba Rp390,4 Miliar di Kuartal I-2024, Naik 30%</title><description>PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) meraup laba bersih sebesar Rp390,49 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/278/3000538/sido-muncul-sido-raup-laba-rp390-4-miliar-di-kuartal-i-2024-naik-30</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/278/3000538/sido-muncul-sido-raup-laba-rp390-4-miliar-di-kuartal-i-2024-naik-30"/><item><title>Sido Muncul (SIDO) Raup Laba Rp390,4 Miliar di Kuartal I-2024, Naik 30%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/278/3000538/sido-muncul-sido-raup-laba-rp390-4-miliar-di-kuartal-i-2024-naik-30</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/278/3000538/sido-muncul-sido-raup-laba-rp390-4-miliar-di-kuartal-i-2024-naik-30</guid><pubDate>Kamis 25 April 2024 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/25/278/3000538/sido-muncul-sido-raup-laba-rp390-4-miliar-di-kuartal-i-2024-naik-30-P9FXkGKya1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba SIDO alami kenaikan di kuartal I 2024 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/25/278/3000538/sido-muncul-sido-raup-laba-rp390-4-miliar-di-kuartal-i-2024-naik-30-P9FXkGKya1.jpg</image><title>Laba SIDO alami kenaikan di kuartal I 2024 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) meraup laba bersih sebesar Rp390,49 miliar. Laba SIDO naik 30,04% dari periode yang sama tahun 2023 lalu yang sebesar Rp300,27 miliar.
Melansir laporan keuangan perseroan, Kamis (25/4/2024), sejalan dengan itu, penjualan SIDO juga naik 16,10% menjadi Rp1,05 triliun dari sebelumnya sebesar Rp907,30 miliar. Secara rinci, penjualan produk jamu herbal dan suplemen tercatat sebesar Rp626,88 miliar, produk makanan dan minuman mencatatkan penjualan sebesar Rp396,11 miliar dan penjualan produk farmasi sebesar Rp30,42 miliar.

BACA JUGA:
Harga Tolak Angin Naik, Ini Penjelasan Sido Muncul


Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan perseroan naik menjadi Rp428,31 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp424,10 miliar. Adapun, beban penjualan dan pemasaran SIDO tercatat sebesar Rp94,80 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp38,65 miliar.
Hingga Maret 2024, total nilai aset SIDO tercatat sebesar Rp4,25 triliun, tumbuh 9,30% dari posisi Desember 2023 yang sebesar Rp460,72 miliar dan ekuitas sebesar Rp3,79 triliun.

BACA JUGA:
Sido Muncul Siapkan Belanja Modal Rp200 Miliar pada 2024


Adapun, di tahun 2024 ini SIDO menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp150 hingga Rp200 miliar. Sebagian besar anggaran capex akan digunakan untuk perawatan aset atau sebagai maintenance capex.
Tak hanya untuk perawatan aset, perseroan juga menganggarkan belanja  modal untuk penambahan kapasitas pada pabrik farmasi. Sebagai informasi,  saat ini utilisasi pabrik herbal sebesar 50% dan utilisasi pabrik  farmasi sebesar 80%.
Fasilitas produksi utama berlokasi di Bergas, Jawa Tengah di atas  lahan seluas sekitar 32 hektare, yang memproduksi semua produk herbal,  makanan dan minuman. Perseroan juga telah merampungkan ekspansi terbaru  yaitu pengoperasian komersial fasilitas produksi baru untuk  produk-produk minuman dalam kemasan botol (RTD) pada akhir tahun 2022  lalu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) meraup laba bersih sebesar Rp390,49 miliar. Laba SIDO naik 30,04% dari periode yang sama tahun 2023 lalu yang sebesar Rp300,27 miliar.
Melansir laporan keuangan perseroan, Kamis (25/4/2024), sejalan dengan itu, penjualan SIDO juga naik 16,10% menjadi Rp1,05 triliun dari sebelumnya sebesar Rp907,30 miliar. Secara rinci, penjualan produk jamu herbal dan suplemen tercatat sebesar Rp626,88 miliar, produk makanan dan minuman mencatatkan penjualan sebesar Rp396,11 miliar dan penjualan produk farmasi sebesar Rp30,42 miliar.

BACA JUGA:
Harga Tolak Angin Naik, Ini Penjelasan Sido Muncul


Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan perseroan naik menjadi Rp428,31 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp424,10 miliar. Adapun, beban penjualan dan pemasaran SIDO tercatat sebesar Rp94,80 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp38,65 miliar.
Hingga Maret 2024, total nilai aset SIDO tercatat sebesar Rp4,25 triliun, tumbuh 9,30% dari posisi Desember 2023 yang sebesar Rp460,72 miliar dan ekuitas sebesar Rp3,79 triliun.

BACA JUGA:
Sido Muncul Siapkan Belanja Modal Rp200 Miliar pada 2024


Adapun, di tahun 2024 ini SIDO menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp150 hingga Rp200 miliar. Sebagian besar anggaran capex akan digunakan untuk perawatan aset atau sebagai maintenance capex.
Tak hanya untuk perawatan aset, perseroan juga menganggarkan belanja  modal untuk penambahan kapasitas pada pabrik farmasi. Sebagai informasi,  saat ini utilisasi pabrik herbal sebesar 50% dan utilisasi pabrik  farmasi sebesar 80%.
Fasilitas produksi utama berlokasi di Bergas, Jawa Tengah di atas  lahan seluas sekitar 32 hektare, yang memproduksi semua produk herbal,  makanan dan minuman. Perseroan juga telah merampungkan ekspansi terbaru  yaitu pengoperasian komersial fasilitas produksi baru untuk  produk-produk minuman dalam kemasan botol (RTD) pada akhir tahun 2022  lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
