<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fenomena Aneh di Pertanian, Mentan: Hujan Tiba-Tiba Berhenti dan Lahan Hangus</title><description>Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkap fenomena aneh yang sedang terjadi di sektor pertanian Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/320/3000496/fenomena-aneh-di-pertanian-mentan-hujan-tiba-tiba-berhenti-dan-lahan-hangus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/320/3000496/fenomena-aneh-di-pertanian-mentan-hujan-tiba-tiba-berhenti-dan-lahan-hangus"/><item><title>Fenomena Aneh di Pertanian, Mentan: Hujan Tiba-Tiba Berhenti dan Lahan Hangus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/320/3000496/fenomena-aneh-di-pertanian-mentan-hujan-tiba-tiba-berhenti-dan-lahan-hangus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/320/3000496/fenomena-aneh-di-pertanian-mentan-hujan-tiba-tiba-berhenti-dan-lahan-hangus</guid><pubDate>Kamis 25 April 2024 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/25/320/3000496/fenomena-aneh-di-pertanian-mentan-hujan-tiba-tiba-berhenti-dan-lahan-hangus-8jaMC0GuGg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan ungkap fenomena aneh di sektor pertanian RI (Foto: Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/25/320/3000496/fenomena-aneh-di-pertanian-mentan-hujan-tiba-tiba-berhenti-dan-lahan-hangus-8jaMC0GuGg.jpg</image><title>Mentan ungkap fenomena aneh di sektor pertanian RI (Foto: Kementan)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkap fenomena aneh yang sedang terjadi di sektor pertanian Indonesia. Dikatakan keanehan ini terjadi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Pertanian dengan Kepolisian Negara RI, Kamis (25/4/2024), Menteri Amran menyebut fenomena ini belum pernah terjadi sebelumnya.

BACA JUGA:
Pj Gubernur Jateng Apresiasi Mentan Amran atas Solusi Cepat Bagi Petani

Dengan keanehan yang berlangsung, Mentan menyebabkan para petani mengalami kerugian dengan jumlah yang sangat fantastis, mengingat fenomena ini terjadi di banyak lahan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
&quot;Ada fenomena yang kami tidak pernah temukan, Jawa Tengah Jawa Timur kami mencoba tanam tetapi tiba-tiba hujan terhenti. Itu 2 minggu semua tanaman hangus,&quot; ujar Menteri Amran di sela-sela sambutannya.

BACA JUGA:
Setim dengan Amran, Ini Aksi Jokowi Main Bola Lawan Basuki hingga Budi Karya

&quot;Dan itu kerugian ratusan miliar sampai triliunan, seketika. Bisa dibayangkan petani biayanya hilang. Kelihatan ada hujan tapi setelah tanam tiba-tiba terhenti, 2 minggu-3 minggu (tidak hujan) sehingga tanaman kita mulai dari nol kembali,&quot; tambahnya.Lebih lanjut, Mentan sendiri memang mengakui bahwa saat ini dunia  tengah mengalami krisis pangan akibat adanya disrupsi perubahan iklim.  Ia menyampaikan bahwa sekarang  sedang terjadi pemanasan global 1,2  derajat dan menuju 1,5 derajat 2030.
Ia mengatakan jika ini terus terjadi, maka akan menjadi ancaman bagi  pangan dunia dan Indonesia resistensi 7-16% rentan kelaparan.
&quot;Ini terberat sepengetahuan kami mengenal pertanian, ini lah situasi  terberat tahun ini. Kalau krisis kesehatan terjadi kita masih  menggunakan masker, tapi kalau sudah terjadi krisis pangan, itu sudah  pasti melompat ke krisis politik dan terjadi konflik sosial di antara  kita,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkap fenomena aneh yang sedang terjadi di sektor pertanian Indonesia. Dikatakan keanehan ini terjadi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Pertanian dengan Kepolisian Negara RI, Kamis (25/4/2024), Menteri Amran menyebut fenomena ini belum pernah terjadi sebelumnya.

BACA JUGA:
Pj Gubernur Jateng Apresiasi Mentan Amran atas Solusi Cepat Bagi Petani

Dengan keanehan yang berlangsung, Mentan menyebabkan para petani mengalami kerugian dengan jumlah yang sangat fantastis, mengingat fenomena ini terjadi di banyak lahan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
&quot;Ada fenomena yang kami tidak pernah temukan, Jawa Tengah Jawa Timur kami mencoba tanam tetapi tiba-tiba hujan terhenti. Itu 2 minggu semua tanaman hangus,&quot; ujar Menteri Amran di sela-sela sambutannya.

BACA JUGA:
Setim dengan Amran, Ini Aksi Jokowi Main Bola Lawan Basuki hingga Budi Karya

&quot;Dan itu kerugian ratusan miliar sampai triliunan, seketika. Bisa dibayangkan petani biayanya hilang. Kelihatan ada hujan tapi setelah tanam tiba-tiba terhenti, 2 minggu-3 minggu (tidak hujan) sehingga tanaman kita mulai dari nol kembali,&quot; tambahnya.Lebih lanjut, Mentan sendiri memang mengakui bahwa saat ini dunia  tengah mengalami krisis pangan akibat adanya disrupsi perubahan iklim.  Ia menyampaikan bahwa sekarang  sedang terjadi pemanasan global 1,2  derajat dan menuju 1,5 derajat 2030.
Ia mengatakan jika ini terus terjadi, maka akan menjadi ancaman bagi  pangan dunia dan Indonesia resistensi 7-16% rentan kelaparan.
&quot;Ini terberat sepengetahuan kami mengenal pertanian, ini lah situasi  terberat tahun ini. Kalau krisis kesehatan terjadi kita masih  menggunakan masker, tapi kalau sudah terjadi krisis pangan, itu sudah  pasti melompat ke krisis politik dan terjadi konflik sosial di antara  kita,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
