<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Bawang Merah Mahal Tembus Rp80.000/Kg, RI Bakal Impor?</title><description>Zulkifli Hasan menegaskan tidak akan membuka keran impor untuk bawang merah</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/320/3000543/harga-bawang-merah-mahal-tembus-rp80-000-kg-ri-bakal-impor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/320/3000543/harga-bawang-merah-mahal-tembus-rp80-000-kg-ri-bakal-impor"/><item><title>Harga Bawang Merah Mahal Tembus Rp80.000/Kg, RI Bakal Impor?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/320/3000543/harga-bawang-merah-mahal-tembus-rp80-000-kg-ri-bakal-impor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/25/320/3000543/harga-bawang-merah-mahal-tembus-rp80-000-kg-ri-bakal-impor</guid><pubDate>Kamis 25 April 2024 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/25/320/3000543/harga-bawang-merah-mahal-tembus-rp80-000-kg-ri-bakal-impor-U844zFD5pu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Bawang Merah Naik. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/25/320/3000543/harga-bawang-merah-mahal-tembus-rp80-000-kg-ri-bakal-impor-U844zFD5pu.jpg</image><title>Harga Bawang Merah Naik. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan tidak akan membuka keran impor untuk bawang merah. Meskipun harga bawang merah saat ini menyentuh Rp80.000 per kilogram (Kg).
&quot;Bawang merah enggak! Enggak ada impor, enggak ada, nggak bisa, nggak boleh. Tidak ada impor bawang merah, tidak ada,&quot; tegas Mendag, saat Halal Bihalal di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2024).
Menurutnya, Indonesia tidak perlu melakukan impor bawang merah dikarenakan petani Indonesia mampu untuk memproduksi bawang merah dan cukup memenuhi kebutuhan dalam negeri.

BACA JUGA:
Harga Bawang Merah Naik hingga Rp80 Ribu, Kepala Bapanas Salahkan Banjir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Mau naik, gak naik bawang merah bisa kita tanam. Tidak ada impor,&quot; ujarnya.
Zulhas mengatakan akan menindaklanjuti secara tegas jika kedapatan importasi bawang merah masuk ke RI.
&amp;ldquo;Tidak ada impor bawang merah tidak ada, jika ada masuk bawang merah dari luar kita sikat,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Benarkah Bawang Merah Mencegah Kanker? Ini Kata Alquran dan Sains

Sementara untuk saat ini penyebab tingginya bawang merah di karenakan kurangnya pasokan akibat sentra produksi mengalami banjir pada Februari hingga Maret 2024 lalu.
&amp;ldquo;Ya kemarin kan banjir sebentar, kalau lagi banjir kan yaudah, tapi paling seminggu lagi sudah normal,&quot; ucapnya.Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim memprediksi harga bawang merah segera turun. Pihaknya berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk melihat dan memastikan pasokan bawang merah yang ada.
&amp;ldquo;Nanti kan ada, bukan subsidi silang sebenarnya, lebih ke daerah surplus, daerah minus itu yang kita coba bawa yang dari Nusa Tenggara Barat (NTB), dari bima kan kebanyakan dari sana. Nanti kita coba bawa kesini, nanti kita koordinasi dengan Bapanas,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Kalau harga bisa turun nanti kan tergantung stok barangnya itu, nanti kalau barangnya sudah, ya mudah-mudahan perlahan-lahan turun ga akan terlalu lama,&amp;rdquo; lanjutnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan tidak akan membuka keran impor untuk bawang merah. Meskipun harga bawang merah saat ini menyentuh Rp80.000 per kilogram (Kg).
&quot;Bawang merah enggak! Enggak ada impor, enggak ada, nggak bisa, nggak boleh. Tidak ada impor bawang merah, tidak ada,&quot; tegas Mendag, saat Halal Bihalal di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2024).
Menurutnya, Indonesia tidak perlu melakukan impor bawang merah dikarenakan petani Indonesia mampu untuk memproduksi bawang merah dan cukup memenuhi kebutuhan dalam negeri.

BACA JUGA:
Harga Bawang Merah Naik hingga Rp80 Ribu, Kepala Bapanas Salahkan Banjir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Mau naik, gak naik bawang merah bisa kita tanam. Tidak ada impor,&quot; ujarnya.
Zulhas mengatakan akan menindaklanjuti secara tegas jika kedapatan importasi bawang merah masuk ke RI.
&amp;ldquo;Tidak ada impor bawang merah tidak ada, jika ada masuk bawang merah dari luar kita sikat,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Benarkah Bawang Merah Mencegah Kanker? Ini Kata Alquran dan Sains

Sementara untuk saat ini penyebab tingginya bawang merah di karenakan kurangnya pasokan akibat sentra produksi mengalami banjir pada Februari hingga Maret 2024 lalu.
&amp;ldquo;Ya kemarin kan banjir sebentar, kalau lagi banjir kan yaudah, tapi paling seminggu lagi sudah normal,&quot; ucapnya.Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim memprediksi harga bawang merah segera turun. Pihaknya berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk melihat dan memastikan pasokan bawang merah yang ada.
&amp;ldquo;Nanti kan ada, bukan subsidi silang sebenarnya, lebih ke daerah surplus, daerah minus itu yang kita coba bawa yang dari Nusa Tenggara Barat (NTB), dari bima kan kebanyakan dari sana. Nanti kita coba bawa kesini, nanti kita koordinasi dengan Bapanas,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Kalau harga bisa turun nanti kan tergantung stok barangnya itu, nanti kalau barangnya sudah, ya mudah-mudahan perlahan-lahan turun ga akan terlalu lama,&amp;rdquo; lanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
