<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendapatan Negara Rp620,01 Triliun, Sri Mulyani: APBN hingga Maret 2024 Tetap On Track</title><description>&amp;nbsp;Kinerja Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) sampai dengan Maret 2024 masih on-track.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3000899/pendapatan-negara-rp620-01-triliun-sri-mulyani-apbn-hingga-maret-2024-tetap-on-track</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3000899/pendapatan-negara-rp620-01-triliun-sri-mulyani-apbn-hingga-maret-2024-tetap-on-track"/><item><title>Pendapatan Negara Rp620,01 Triliun, Sri Mulyani: APBN hingga Maret 2024 Tetap On Track</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3000899/pendapatan-negara-rp620-01-triliun-sri-mulyani-apbn-hingga-maret-2024-tetap-on-track</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3000899/pendapatan-negara-rp620-01-triliun-sri-mulyani-apbn-hingga-maret-2024-tetap-on-track</guid><pubDate>Jum'at 26 April 2024 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/26/320/3000899/pendapatan-negara-rp620-01-triliun-sri-mulyani-apbn-hingga-maret-2024-tetap-on-track-r4n9AnKPPb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani ungkap APBN tetap on the track (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/26/320/3000899/pendapatan-negara-rp620-01-triliun-sri-mulyani-apbn-hingga-maret-2024-tetap-on-track-r4n9AnKPPb.jpg</image><title>Sri Mulyani ungkap APBN tetap on the track (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNS8xLzE3OTI0NS81L3g4d2NkbGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kinerja Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) sampai dengan Maret 2024 masih on-track. Meski demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tetap waspada.
&quot;Untuk pendapatan negara kita telah mengumpulkan Rp620,01 triliun ini 22,1% dari target satu kuartal ya, ada penurunan 4,1%,&quot; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA Edisi April 2024, Kamis (26/4/2024).

BACA JUGA:
Jokowi Siap Masukkan Program Prabowo-Gibran ke RKP dan RAPBN 2025

Perlu diketahui, pada tahun 2022 dan 2023 perkembangan dari penerimaan negara itu sangat tinggi, walaupun akan ada koreksi pemerintah tetap hati-hati dalam hal penurunan 4,1% yoy tersebut.

BACA JUGA:
Dukung Presiden Terpilih, Jokowi Siapkan Program-Program Prabowo ke RAPBN 2025

Untuk belanja negara tercatat Rp611,9 triliun atau 18,4% dari pagu belanja tahun ini sudah dibelanjakan.
&quot;Jadi kalau penerimaan negara kita mengumpulkan 22% dari target, belanja 18,4% dalam satu kuartal ini,&quot; kata Menkeu.Jika dilihat lagi, belanja negara periode Januari sampai Maret 2024 mencatatkan kenaikan 18,4% dari tahun sebelumnya. Menurut Menkeu, ada belanja-belanja yang cukup front loading seperti penyelenggaraan pemilu.
Dari posisi total dari APBN masih surplus Rp8,1 triliun atau 0,04% dari GDP. Sementara dari keseimbangan primer masih surplus Rp122,1 triliun.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNS8xLzE3OTI0NS81L3g4d2NkbGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kinerja Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) sampai dengan Maret 2024 masih on-track. Meski demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tetap waspada.
&quot;Untuk pendapatan negara kita telah mengumpulkan Rp620,01 triliun ini 22,1% dari target satu kuartal ya, ada penurunan 4,1%,&quot; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA Edisi April 2024, Kamis (26/4/2024).

BACA JUGA:
Jokowi Siap Masukkan Program Prabowo-Gibran ke RKP dan RAPBN 2025

Perlu diketahui, pada tahun 2022 dan 2023 perkembangan dari penerimaan negara itu sangat tinggi, walaupun akan ada koreksi pemerintah tetap hati-hati dalam hal penurunan 4,1% yoy tersebut.

BACA JUGA:
Dukung Presiden Terpilih, Jokowi Siapkan Program-Program Prabowo ke RAPBN 2025

Untuk belanja negara tercatat Rp611,9 triliun atau 18,4% dari pagu belanja tahun ini sudah dibelanjakan.
&quot;Jadi kalau penerimaan negara kita mengumpulkan 22% dari target, belanja 18,4% dalam satu kuartal ini,&quot; kata Menkeu.Jika dilihat lagi, belanja negara periode Januari sampai Maret 2024 mencatatkan kenaikan 18,4% dari tahun sebelumnya. Menurut Menkeu, ada belanja-belanja yang cukup front loading seperti penyelenggaraan pemilu.
Dari posisi total dari APBN masih surplus Rp8,1 triliun atau 0,04% dari GDP. Sementara dari keseimbangan primer masih surplus Rp122,1 triliun.
</content:encoded></item></channel></rss>
