<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KCIC Targetkan Stasiun Karawang Beroperasi pada 2025</title><description>KCIC menargetkan stasiun Karawang beroperasi mulai 2025. Pengoperasian tersebut menunggu jalan akses ke stasiun rampung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3001027/kcic-targetkan-stasiun-karawang-beroperasi-pada-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3001027/kcic-targetkan-stasiun-karawang-beroperasi-pada-2025"/><item><title>KCIC Targetkan Stasiun Karawang Beroperasi pada 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3001027/kcic-targetkan-stasiun-karawang-beroperasi-pada-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3001027/kcic-targetkan-stasiun-karawang-beroperasi-pada-2025</guid><pubDate>Jum'at 26 April 2024 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/26/320/3001027/kcic-targetkan-stasiun-karawang-beroperasi-pada-2025-FAWYdjWGEm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Karawang  (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/26/320/3001027/kcic-targetkan-stasiun-karawang-beroperasi-pada-2025-FAWYdjWGEm.jpg</image><title>Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Karawang  (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMy8xLzE3OTkxNS81L3g4eGIzbHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menargetkan stasiun Karawang  beroperasi mulai 2025. Pengoperasian tersebut menunggu jalan akses ke stasiun rampung dibangun.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan dari sisi konstruksi, stasiun Karawang sudah rampung dibangun, dan sudah siap untuk melayani penumpang. Namun memang dari segi aksesibilitas hingga saat ini tengah dibangun baik oleh Pemerintah maupun oleh PT KCIC sendiri.

BACA JUGA:
Tas Berisi Uang Rp24 Juta Tertinggal di Stasiun Kereta Bandara Medan

&quot;Semua fungsi operasional sudah berjalan, hanya fungsi untuk melayani penumpang yang belum kita lakukan,&quot; ujar Eva di Stasiun KCIC Karawang, Jumat (26/4/2024).
Lebih lanjut, Eva menjelaskan nantinya akan ada 3 akses jalan menuju stasiun Karawang. Pertama tersambung dengan jalan Tol Jakarta - Cikampek (Japek) mulai dari KM 42, kedua jalan Akses Kawasan Trans Heksa Karawang (THK), dan ketiga Jalan akses dari Kota Deltamas.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp8,1 Triliun per Maret 2024, Makin Tipis!

Adapun jalan akses melalui Tol Japek, akan dibangun oleh Kementerian PUPR dan PT Jasa Marga (Persero), sedangkan untuk Akses Kawasan THK dan Kota Deltamas akan dikerjasamakan oleh PT KCIC. Alokasi lahan diberikan oleh Deltamas dan pengelola kawasan THK, sedangkan konstruksi akan dibangun PT KCIC.&quot;Kita berharap tahun depan sudah bisa beroperasi Stasiun Karawang. Nanti kita infokan lagi (bulannya) karena pasti nanti bisa jadi lebih cepat ataupun bisa terlambat sedikit,&quot; sambung Eva.
Lebih lanjut, Eva mengatakan saat ini proses pembebasan lahan untuk pembangunan akses dari Kawasan THK dan Kota Deltamas sudah mencapai 80%. Sebab mayoritas lahan sudah dalam penguasaan masing-masing penguasaan, hanya tersisa beberapa unit rumah yang saat ini masih bersengketa.
Eva optimis, dengan kehadiran 3 jalan akses tersbeut mampu mendongkrak jumlah penumpang KA Cepat Whoosh secara akumulatif. Mengingat lokasi stasiun tersebut memiliki posisi yang cukup strategis yang menghubungkan masyarakat dari kota Deltamas maupun yang berada di Kawasan THK serta kawasan wisata di Karawang.
&quot;Pertumbuhan sektor pariwisata kalau kita melihat juga cukup besar di Karawang. Mudah - mudahan dengan adanya stasiun Karawang ini itu bisa berpotensi menumbuhkan jumlah volume penumpang di KCIC, kita harapkan bisa lebih dari 30%,&quot; tutup Eva.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMy8xLzE3OTkxNS81L3g4eGIzbHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menargetkan stasiun Karawang  beroperasi mulai 2025. Pengoperasian tersebut menunggu jalan akses ke stasiun rampung dibangun.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan dari sisi konstruksi, stasiun Karawang sudah rampung dibangun, dan sudah siap untuk melayani penumpang. Namun memang dari segi aksesibilitas hingga saat ini tengah dibangun baik oleh Pemerintah maupun oleh PT KCIC sendiri.

BACA JUGA:
Tas Berisi Uang Rp24 Juta Tertinggal di Stasiun Kereta Bandara Medan

&quot;Semua fungsi operasional sudah berjalan, hanya fungsi untuk melayani penumpang yang belum kita lakukan,&quot; ujar Eva di Stasiun KCIC Karawang, Jumat (26/4/2024).
Lebih lanjut, Eva menjelaskan nantinya akan ada 3 akses jalan menuju stasiun Karawang. Pertama tersambung dengan jalan Tol Jakarta - Cikampek (Japek) mulai dari KM 42, kedua jalan Akses Kawasan Trans Heksa Karawang (THK), dan ketiga Jalan akses dari Kota Deltamas.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp8,1 Triliun per Maret 2024, Makin Tipis!

Adapun jalan akses melalui Tol Japek, akan dibangun oleh Kementerian PUPR dan PT Jasa Marga (Persero), sedangkan untuk Akses Kawasan THK dan Kota Deltamas akan dikerjasamakan oleh PT KCIC. Alokasi lahan diberikan oleh Deltamas dan pengelola kawasan THK, sedangkan konstruksi akan dibangun PT KCIC.&quot;Kita berharap tahun depan sudah bisa beroperasi Stasiun Karawang. Nanti kita infokan lagi (bulannya) karena pasti nanti bisa jadi lebih cepat ataupun bisa terlambat sedikit,&quot; sambung Eva.
Lebih lanjut, Eva mengatakan saat ini proses pembebasan lahan untuk pembangunan akses dari Kawasan THK dan Kota Deltamas sudah mencapai 80%. Sebab mayoritas lahan sudah dalam penguasaan masing-masing penguasaan, hanya tersisa beberapa unit rumah yang saat ini masih bersengketa.
Eva optimis, dengan kehadiran 3 jalan akses tersbeut mampu mendongkrak jumlah penumpang KA Cepat Whoosh secara akumulatif. Mengingat lokasi stasiun tersebut memiliki posisi yang cukup strategis yang menghubungkan masyarakat dari kota Deltamas maupun yang berada di Kawasan THK serta kawasan wisata di Karawang.
&quot;Pertumbuhan sektor pariwisata kalau kita melihat juga cukup besar di Karawang. Mudah - mudahan dengan adanya stasiun Karawang ini itu bisa berpotensi menumbuhkan jumlah volume penumpang di KCIC, kita harapkan bisa lebih dari 30%,&quot; tutup Eva.</content:encoded></item></channel></rss>
