<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duit Pemda Nganggur di Bank Rp180,9 Triliun</title><description>Pemerintah Daerah (pemda) memiliki dana mengendap di perbankan yang cukup tinggi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3001175/duit-pemda-nganggur-di-bank-rp180-9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3001175/duit-pemda-nganggur-di-bank-rp180-9-triliun"/><item><title>Duit Pemda Nganggur di Bank Rp180,9 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3001175/duit-pemda-nganggur-di-bank-rp180-9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/26/320/3001175/duit-pemda-nganggur-di-bank-rp180-9-triliun</guid><pubDate>Jum'at 26 April 2024 20:14 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/26/320/3001175/duit-pemda-nganggur-di-bank-rp180-9-triliun-cm8Y182yTu.png" expression="full" type="image/jpeg">Duit Pemda Nganggur di Bank. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/26/320/3001175/duit-pemda-nganggur-di-bank-rp180-9-triliun-cm8Y182yTu.png</image><title>Duit Pemda Nganggur di Bank. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Daerah (pemda) memiliki dana mengendap di perbankan yang cukup tinggi atau sebesar Rp180,96 triliun hingga Maret 2024.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, jika dibandingkan bulan sebelumnya dana di perbankan Rp173,8 triliun atau Januari sebesar Rp150 triliun, ini berarti terjadi kenaikan account atau dana di perbankan oleh pemda.

BACA JUGA:
 Berteduh di Warung, Pegawai Pemda Tewas Tersambar Petir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kalau dibandingkan bulan Maret tahun-tahun sebelumnya, angka ini tidak jauh berbeda atau bahkan cenderung lebih rendah dari 2023 dan 2022,&quot; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA, Jumat (26/4/2024).
Meski angka tersebut sedikit naik dari bulan sebelumnya, namun Sri Mulyani menilai jumlah tersebut justru cenderung mengalami penurunan secara year-to-date (ytd) atau dibandingkan periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Perbedaan APBN dan APBD serta Sumber Uangnya

Secara rinci, pada bulan Maret tahun 2022 lalu dana pemda yang mengendap di perbankan tembus hingga Rp202,35 triliun. Sementara pada Maret 2023, angkanya sedikit turun ke posisi Rp196,5 triliun.&quot;Jadi kalau dilihat levelnya (dana yang mengendap) menurun 3 tahun terakhir. Tahun ini hampir sama dengan 2021,&quot; imbuhnya.
Sementara untuk komposisinya, dana Pemda yang ada di perbankan mayoritasnya atau sebesar 79,3% adalah dalam bentuk giro. Sedangkan deposito hanya 17,6% dan tabungan di 3,07%.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Daerah (pemda) memiliki dana mengendap di perbankan yang cukup tinggi atau sebesar Rp180,96 triliun hingga Maret 2024.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, jika dibandingkan bulan sebelumnya dana di perbankan Rp173,8 triliun atau Januari sebesar Rp150 triliun, ini berarti terjadi kenaikan account atau dana di perbankan oleh pemda.

BACA JUGA:
 Berteduh di Warung, Pegawai Pemda Tewas Tersambar Petir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kalau dibandingkan bulan Maret tahun-tahun sebelumnya, angka ini tidak jauh berbeda atau bahkan cenderung lebih rendah dari 2023 dan 2022,&quot; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA, Jumat (26/4/2024).
Meski angka tersebut sedikit naik dari bulan sebelumnya, namun Sri Mulyani menilai jumlah tersebut justru cenderung mengalami penurunan secara year-to-date (ytd) atau dibandingkan periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Perbedaan APBN dan APBD serta Sumber Uangnya

Secara rinci, pada bulan Maret tahun 2022 lalu dana pemda yang mengendap di perbankan tembus hingga Rp202,35 triliun. Sementara pada Maret 2023, angkanya sedikit turun ke posisi Rp196,5 triliun.&quot;Jadi kalau dilihat levelnya (dana yang mengendap) menurun 3 tahun terakhir. Tahun ini hampir sama dengan 2021,&quot; imbuhnya.
Sementara untuk komposisinya, dana Pemda yang ada di perbankan mayoritasnya atau sebesar 79,3% adalah dalam bentuk giro. Sedangkan deposito hanya 17,6% dan tabungan di 3,07%.</content:encoded></item></channel></rss>
