<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Kasus Viral di Bea Cukai, Begini Jawaban Anak Buah Sri Mulyani</title><description>Ditjen Bea Cukai menjadi sorotan lantaran beberapa kasus penanganan yang viral di media sosial.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/28/320/3001747/banyak-kasus-viral-di-bea-cukai-begini-jawaban-anak-buah-sri-mulyani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/28/320/3001747/banyak-kasus-viral-di-bea-cukai-begini-jawaban-anak-buah-sri-mulyani"/><item><title>Banyak Kasus Viral di Bea Cukai, Begini Jawaban Anak Buah Sri Mulyani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/28/320/3001747/banyak-kasus-viral-di-bea-cukai-begini-jawaban-anak-buah-sri-mulyani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/28/320/3001747/banyak-kasus-viral-di-bea-cukai-begini-jawaban-anak-buah-sri-mulyani</guid><pubDate>Minggu 28 April 2024 17:55 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/28/320/3001747/banyak-kasus-viral-di-bea-cukai-begini-jawaban-anak-buah-sri-mulyani-rHh9o4XshL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani turun tangan bereskan masalah cukai (Foto: Bea Cukai)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/28/320/3001747/banyak-kasus-viral-di-bea-cukai-begini-jawaban-anak-buah-sri-mulyani-rHh9o4XshL.jpg</image><title>Sri Mulyani turun tangan bereskan masalah cukai (Foto: Bea Cukai)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xNi80LzE3ODM5MS81L3g4dWxiNWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ditjen Bea Cukai menjadi sorotan lantaran beberapa kasus penanganan yang viral&amp;nbsp;di media sosial. Viral kasus pembelian sepatu senilai Rp10 juta yang dikenakan bea masuk hingga lebih dari Rp31 juta.
Saking hebohnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani sampai harus turun tangan. Baru-baru ini, anak buah Sri Mulyani, Yustinus Prastowo yang menjabat sebagai Staff Khusus Menteri Keuangan juga buka suara menanggapi layanan Bea Cukai yang tengah jadi sorotan tersebut.

BACA JUGA:
Mainan untuk Review Kena Tahan Bea Cukai, Kok Bisa?

Dia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas kritis dan masukan yang diberikan.
&quot;Terima kasih kami haturkan untuk banyak masukan dan kritik yang disampaikan utk perbaikan layanan pemerintah, khususnya bidang kepabeanan,&quot; katanya dalam sebuah cuitan di media sosial X, Minggu (28/4/2024).

BACA JUGA:
Alat Belajar Tunanetra Milik SLB Ditahan, Sri Mulyani Minta Kinerja Bea Cukai Diperbaiki!

Lebih lanjut, Yustinus menyampaikan bahwa  atasannya, Sri Mulyani juga telah memberikan arahan yang tegas dan konkret untuk menanggapi kehebohan yang terjadi. Ia pun mengungkap akan ada rapat lanjutan yang membahas kasus pembelian sepatu yang viral itu.
&quot;Bu Sri Mulyani tadi malam memberi arahan yang tegas dan konkret. Usai dinas LN, beliau akan segera memimpin Rapim. Pimpinan DJBC diberi tugas memikirkan terobosan dalam jangka pendek ini,&quot; ujarnya.Yustinus menyampaikan bahwa memang masih terdapat kebijakan yang perlu disempurnakan, yang terus dikoordinasikan dengan instansi terkait di lapangan. Menurutnya, perbailan akan terus diupayakan guna memberikan pelayanan yang maksimal.
&quot;Kami menyadari masih terdapat kebijakan yang perlu disempurnakan. Ini akan terus dikoordinasikan dengan instansi terkait. Di lapangan juga tak dimungkiri kadang terjadi dinamika. Hal yang terus diupayakan utk dilakukan perbaikan,&quot; ujar Yustinus.
&quot;Kami juga berkomitmen untuk terus menyosialisasikan kebijakan, menyempurnakan prosedur, dan mengajak para pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat layanan publik,&quot; lanjutnya.
Yustinus menambahkan bahwa semua para pembayar pajak sangat layak mendapat hormat dan sudah sepantasnya seluruh kerja keras dipersembahkan.
&quot;Saya percaya kita bisa lebih baik lagi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xNi80LzE3ODM5MS81L3g4dWxiNWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ditjen Bea Cukai menjadi sorotan lantaran beberapa kasus penanganan yang viral&amp;nbsp;di media sosial. Viral kasus pembelian sepatu senilai Rp10 juta yang dikenakan bea masuk hingga lebih dari Rp31 juta.
Saking hebohnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani sampai harus turun tangan. Baru-baru ini, anak buah Sri Mulyani, Yustinus Prastowo yang menjabat sebagai Staff Khusus Menteri Keuangan juga buka suara menanggapi layanan Bea Cukai yang tengah jadi sorotan tersebut.

BACA JUGA:
Mainan untuk Review Kena Tahan Bea Cukai, Kok Bisa?

Dia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas kritis dan masukan yang diberikan.
&quot;Terima kasih kami haturkan untuk banyak masukan dan kritik yang disampaikan utk perbaikan layanan pemerintah, khususnya bidang kepabeanan,&quot; katanya dalam sebuah cuitan di media sosial X, Minggu (28/4/2024).

BACA JUGA:
Alat Belajar Tunanetra Milik SLB Ditahan, Sri Mulyani Minta Kinerja Bea Cukai Diperbaiki!

Lebih lanjut, Yustinus menyampaikan bahwa  atasannya, Sri Mulyani juga telah memberikan arahan yang tegas dan konkret untuk menanggapi kehebohan yang terjadi. Ia pun mengungkap akan ada rapat lanjutan yang membahas kasus pembelian sepatu yang viral itu.
&quot;Bu Sri Mulyani tadi malam memberi arahan yang tegas dan konkret. Usai dinas LN, beliau akan segera memimpin Rapim. Pimpinan DJBC diberi tugas memikirkan terobosan dalam jangka pendek ini,&quot; ujarnya.Yustinus menyampaikan bahwa memang masih terdapat kebijakan yang perlu disempurnakan, yang terus dikoordinasikan dengan instansi terkait di lapangan. Menurutnya, perbailan akan terus diupayakan guna memberikan pelayanan yang maksimal.
&quot;Kami menyadari masih terdapat kebijakan yang perlu disempurnakan. Ini akan terus dikoordinasikan dengan instansi terkait. Di lapangan juga tak dimungkiri kadang terjadi dinamika. Hal yang terus diupayakan utk dilakukan perbaikan,&quot; ujar Yustinus.
&quot;Kami juga berkomitmen untuk terus menyosialisasikan kebijakan, menyempurnakan prosedur, dan mengajak para pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat layanan publik,&quot; lanjutnya.
Yustinus menambahkan bahwa semua para pembayar pajak sangat layak mendapat hormat dan sudah sepantasnya seluruh kerja keras dipersembahkan.
&quot;Saya percaya kita bisa lebih baik lagi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
