<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rugi Bersih GOTO Turun 78% Jadi Rp862 Miliar di Kuartal I-2024</title><description>PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp862 miliar di kuartal I 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/278/3002263/rugi-bersih-goto-turun-78-jadi-rp862-miliar-di-kuartal-i-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/278/3002263/rugi-bersih-goto-turun-78-jadi-rp862-miliar-di-kuartal-i-2024"/><item><title>Rugi Bersih GOTO Turun 78% Jadi Rp862 Miliar di Kuartal I-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/278/3002263/rugi-bersih-goto-turun-78-jadi-rp862-miliar-di-kuartal-i-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/278/3002263/rugi-bersih-goto-turun-78-jadi-rp862-miliar-di-kuartal-i-2024</guid><pubDate>Senin 29 April 2024 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/29/278/3002263/rugi-bersih-goto-turun-78-jadi-rp862-miliar-di-kuartal-i-2024-AIrY2zBuwm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rugi GOTO menyusut di kuartal I 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/29/278/3002263/rugi-bersih-goto-turun-78-jadi-rp862-miliar-di-kuartal-i-2024-AIrY2zBuwm.jpg</image><title>Rugi GOTO menyusut di kuartal I 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp862 miliar di kuartal I 2024. Rugi GOTO menyusut dari sebelumnya sebesar Rp3,86 triliun atau susut 78% dari periode yang sama tahun lalu. Adapun, ini pertama kalinya GOTO membukukan rugi bersih kuartalan di bawah Rp1 triliun atau terendah sejak tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sejalan dengan itu, GOTO juga membukukan pendapatan Rp4,07 triliun di kuartal I 2024. Angka itu mengalami peningkatan sebesar 22% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,33 triliun.

BACA JUGA:
IHSG Dibuka Melemah ke 7.303 Jelang KPU Umumkan Hasil Pilpres, Saham GOTO Turun 4%


Sejalan dengan itu, &amp;ldquo;Pada kuartal pertama 2024, kami telah mempercepat pelaksanaan strategi tersebut serta kembali melakukan investasi pada produk-produk andalan, yang hasilnya mulai terlihat di bulan Maret dan April 2024,&amp;rdquo; kata Direktur Utama GOTO, Patrick Walujo di Jakarta pada Senin (29/4/2024).
Di samping itu, nilai transaksi bruto atau gross transaction value (GTV) Grup pada kuartal ini tumbuh 20% mencapai Rp116,5 triliun, sementara GTV inti Grup yang mengecualikan merchant payment gateway tumbuh 32% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp54,6 triliun.

BACA JUGA:
Integrasikan Tokopedia dan TikTok, GOTO Butuh Waktu 1,5 Bulan


Patrick menyampaikan, kinerja positif GOTO sepanjang kuartal I 2024 turut ditopang oleh pertumbuhan pengguna, bisnis buy now pay later (BNPL) di e-commerce, serta percepatan integrasi dan adopsi pembayaran di TikTok.
Dari sisi pengeluaran, beban insentif dan pemasaran produk menurun 31% secara tahunan. Kemudian, beban kas rutin tetap turun 25%, serta biaya korporasi rutin yang dilaporkan, yang dapat dialokasikan kepada masing-masing segmen bisnis sesuai dengan atribusinya turun 30% mencapai Rp218 miliar.
&amp;ldquo;GoTo senantiasa menjajaki berbagai peluang untuk membuat bisnis  lebih efisien agar dapat terus menghemat beban operasional,&amp;rdquo; ujar  Patrick.
Lebih lanjut, setelah mencatatkan EBITDA yang disesuaikan positif  pada kuartal keempat 2023, pada kuartal pertama tahun 2024, perseroan  mencatatkan EBITDA yang disesuaikan sebesar -Rp102 miliar, atau -0,09%  dari GTV, dengan penurunan kerugian sebesar 89%.
Hal tersebut disebabkan oleh pelaksanaan rencana peningkatan  investasi untuk ekspansi bisnis Financial Technology GoTo, serta  perlambatan yang disebabkan oleh kondisi musiman pada segmen On-Demand  Services di bulan Januari dan Februari 2024.
&amp;ldquo;Faktor-faktor tersebut telah dipertimbangkan sebelumnya, dan GoTo  tetap berada dalam jalur yang tepat untuk mencapai pedoman kinerja  EBITDA Grup yang disesuaikan impas (breakeven) untuk keseluruhan tahun  buku 2024,&amp;rdquo; pungkas Patrick.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp862 miliar di kuartal I 2024. Rugi GOTO menyusut dari sebelumnya sebesar Rp3,86 triliun atau susut 78% dari periode yang sama tahun lalu. Adapun, ini pertama kalinya GOTO membukukan rugi bersih kuartalan di bawah Rp1 triliun atau terendah sejak tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sejalan dengan itu, GOTO juga membukukan pendapatan Rp4,07 triliun di kuartal I 2024. Angka itu mengalami peningkatan sebesar 22% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,33 triliun.

BACA JUGA:
IHSG Dibuka Melemah ke 7.303 Jelang KPU Umumkan Hasil Pilpres, Saham GOTO Turun 4%


Sejalan dengan itu, &amp;ldquo;Pada kuartal pertama 2024, kami telah mempercepat pelaksanaan strategi tersebut serta kembali melakukan investasi pada produk-produk andalan, yang hasilnya mulai terlihat di bulan Maret dan April 2024,&amp;rdquo; kata Direktur Utama GOTO, Patrick Walujo di Jakarta pada Senin (29/4/2024).
Di samping itu, nilai transaksi bruto atau gross transaction value (GTV) Grup pada kuartal ini tumbuh 20% mencapai Rp116,5 triliun, sementara GTV inti Grup yang mengecualikan merchant payment gateway tumbuh 32% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp54,6 triliun.

BACA JUGA:
Integrasikan Tokopedia dan TikTok, GOTO Butuh Waktu 1,5 Bulan


Patrick menyampaikan, kinerja positif GOTO sepanjang kuartal I 2024 turut ditopang oleh pertumbuhan pengguna, bisnis buy now pay later (BNPL) di e-commerce, serta percepatan integrasi dan adopsi pembayaran di TikTok.
Dari sisi pengeluaran, beban insentif dan pemasaran produk menurun 31% secara tahunan. Kemudian, beban kas rutin tetap turun 25%, serta biaya korporasi rutin yang dilaporkan, yang dapat dialokasikan kepada masing-masing segmen bisnis sesuai dengan atribusinya turun 30% mencapai Rp218 miliar.
&amp;ldquo;GoTo senantiasa menjajaki berbagai peluang untuk membuat bisnis  lebih efisien agar dapat terus menghemat beban operasional,&amp;rdquo; ujar  Patrick.
Lebih lanjut, setelah mencatatkan EBITDA yang disesuaikan positif  pada kuartal keempat 2023, pada kuartal pertama tahun 2024, perseroan  mencatatkan EBITDA yang disesuaikan sebesar -Rp102 miliar, atau -0,09%  dari GTV, dengan penurunan kerugian sebesar 89%.
Hal tersebut disebabkan oleh pelaksanaan rencana peningkatan  investasi untuk ekspansi bisnis Financial Technology GoTo, serta  perlambatan yang disebabkan oleh kondisi musiman pada segmen On-Demand  Services di bulan Januari dan Februari 2024.
&amp;ldquo;Faktor-faktor tersebut telah dipertimbangkan sebelumnya, dan GoTo  tetap berada dalam jalur yang tepat untuk mencapai pedoman kinerja  EBITDA Grup yang disesuaikan impas (breakeven) untuk keseluruhan tahun  buku 2024,&amp;rdquo; pungkas Patrick.</content:encoded></item></channel></rss>
