<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Investasi Rp401,5 Triliun di Kuartal I-2024, Didominasi Asing</title><description>Kementerian Invetasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi invetasi Rp401,5 triliun pada kuartal I-2024</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/320/3002014/realisasi-investasi-rp401-5-triliun-di-kuartal-i-2024-didominasi-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/320/3002014/realisasi-investasi-rp401-5-triliun-di-kuartal-i-2024-didominasi-asing"/><item><title>Realisasi Investasi Rp401,5 Triliun di Kuartal I-2024, Didominasi Asing</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/320/3002014/realisasi-investasi-rp401-5-triliun-di-kuartal-i-2024-didominasi-asing</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/320/3002014/realisasi-investasi-rp401-5-triliun-di-kuartal-i-2024-didominasi-asing</guid><pubDate>Senin 29 April 2024 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/29/320/3002014/realisasi-investasi-rp401-5-triliun-di-kuartal-i-2024-didominasi-asing-5gIXqV0LGg.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi Investasi 2024. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/29/320/3002014/realisasi-investasi-rp401-5-triliun-di-kuartal-i-2024-didominasi-asing-5gIXqV0LGg.jfif</image><title>Realisasi Investasi 2024. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Invetasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi invetasi Rp401,5 triliun pada kuartal I-2024. Capaian tersebut 24,3% dari target yang diberikan Presiden Rp1.600 triliun.
Realisasi invetasi sepanjang kuartal I-2024 tumbuh 22,1% jika dibandingkan dengan periode yang sama taun 2023 lalu atau tumbuh 9,8% jika dibandingkan dengan realisasi kuartal IV 2023 sebelumnya.

BACA JUGA:
Viral Video Uang Hilang Rp400 Juta, BRI: Nasabah Terjebak Investasi Bodong

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadahlia menjelaskan, total realisasi invetasi itu terbagi atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Pada kuartal I 2024, realisasi invetasi Asing alias PMA mendominasi dengan total Rp204,4 triliun atau setara 50,9%. Sedangkan untuk invetasi lokal atau PMDN pada kuartal I 2024 ini mencapai Rp197,1 triliun atau 49,1%.
&quot;Sepanjang kuartal I 2024 invetasi telah menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 547.419 orang,&quot; ujar Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, Senin (29/4/2024).

BACA JUGA:
Realisasi Investasi Banten Melesat hingga Rp103 Triliun Sepanjang 2023

Adapun 5 subsektor terbesar pada realisasi invetasi pada triwulan I 2024 ini terdiri dari industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar Rp48,1 triliun, sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar Rp48 triliun.
Kemudian sektor pertambangan mendapatkan investasi sebesar Rp42,3 triliun, kawasan perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar Rp29,4 triliun, dan industri makanan mendapatkan investasi Rp29 triliun sepanjang kuartal I 2024.Lebih lanjut, Bahlil memaparkan terdapat 5 negara yang menjadi investor terbesar di Indonesia sepanjang kuartal I 2024. Seperti Singapura dengan total investasi ke Indonesia mencapai USD4,2 miliar sertara Rp68,23 triliun, Hongkong dan China masing masing membawa uang ke RI sebesar USD1,9 miliar atau setara Rp30,87 triliun.
Selanjutnya Amerika Serikat berinvestasi ke Indonesia sepanjang kuartal I 2024 sebanyak USD1,1 miliar atau sekitar Rp17,87 triliun, sedangkan Jepang membawa invetasi USD1 miliar atau sekitar Rp16,24 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Invetasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi invetasi Rp401,5 triliun pada kuartal I-2024. Capaian tersebut 24,3% dari target yang diberikan Presiden Rp1.600 triliun.
Realisasi invetasi sepanjang kuartal I-2024 tumbuh 22,1% jika dibandingkan dengan periode yang sama taun 2023 lalu atau tumbuh 9,8% jika dibandingkan dengan realisasi kuartal IV 2023 sebelumnya.

BACA JUGA:
Viral Video Uang Hilang Rp400 Juta, BRI: Nasabah Terjebak Investasi Bodong

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadahlia menjelaskan, total realisasi invetasi itu terbagi atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Pada kuartal I 2024, realisasi invetasi Asing alias PMA mendominasi dengan total Rp204,4 triliun atau setara 50,9%. Sedangkan untuk invetasi lokal atau PMDN pada kuartal I 2024 ini mencapai Rp197,1 triliun atau 49,1%.
&quot;Sepanjang kuartal I 2024 invetasi telah menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 547.419 orang,&quot; ujar Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, Senin (29/4/2024).

BACA JUGA:
Realisasi Investasi Banten Melesat hingga Rp103 Triliun Sepanjang 2023

Adapun 5 subsektor terbesar pada realisasi invetasi pada triwulan I 2024 ini terdiri dari industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar Rp48,1 triliun, sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar Rp48 triliun.
Kemudian sektor pertambangan mendapatkan investasi sebesar Rp42,3 triliun, kawasan perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar Rp29,4 triliun, dan industri makanan mendapatkan investasi Rp29 triliun sepanjang kuartal I 2024.Lebih lanjut, Bahlil memaparkan terdapat 5 negara yang menjadi investor terbesar di Indonesia sepanjang kuartal I 2024. Seperti Singapura dengan total investasi ke Indonesia mencapai USD4,2 miliar sertara Rp68,23 triliun, Hongkong dan China masing masing membawa uang ke RI sebesar USD1,9 miliar atau setara Rp30,87 triliun.
Selanjutnya Amerika Serikat berinvestasi ke Indonesia sepanjang kuartal I 2024 sebanyak USD1,1 miliar atau sekitar Rp17,87 triliun, sedangkan Jepang membawa invetasi USD1 miliar atau sekitar Rp16,24 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
