<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apple Jadi Investasi di RI? Bahlil: Jujur Belum Ada Komunikasi</title><description>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengaku belum berkomunikasi dengan Apple soal rencana investasi di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/320/3002266/apple-jadi-investasi-di-ri-bahlil-jujur-belum-ada-komunikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/320/3002266/apple-jadi-investasi-di-ri-bahlil-jujur-belum-ada-komunikasi"/><item><title>Apple Jadi Investasi di RI? Bahlil: Jujur Belum Ada Komunikasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/320/3002266/apple-jadi-investasi-di-ri-bahlil-jujur-belum-ada-komunikasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/29/320/3002266/apple-jadi-investasi-di-ri-bahlil-jujur-belum-ada-komunikasi</guid><pubDate>Senin 29 April 2024 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/29/320/3002266/apple-jadi-investasi-di-ri-bahlil-jujur-belum-ada-komunikasi-GyW6DjXiNo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bahlil ungkap soal rencana investasi Apple (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/29/320/3002266/apple-jadi-investasi-di-ri-bahlil-jujur-belum-ada-komunikasi-GyW6DjXiNo.jpg</image><title>Bahlil ungkap soal rencana investasi Apple (Foto: Reuters)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengaku belum berkomunikasi dengan Apple soal rencana investasi di Indonesia. Dia bilang, sampai saat ini masih belum mencapai pada tahap izin usaha ke Kementerian Investasi/BKPM.
Bahlil menilai saat ini Apple mungkin saja hanya sekedar menyampaikan minat untuk berinvestasi ke RI. Sehingga belum dapat di konkretkan seperti bentuk investasi Apple yang disebut-sebut tembus sekitar Rp1,6 triliun ke Indonesia.

BACA JUGA:
Luhut Pimpin Investasi Apple di Indonesia, Ini 5 Faktanya

&quot;Jujur sampai sekarang belum ada komunikasi ke pihak kami, mungkin komitmen sudah disampaikan ke presiden, tapi tindak lanjutnya belum, biasanya ini Menkominfo,&quot; ujar Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, Senin (29/4/2024).

BACA JUGA:
5 Fakta Jokowi Bertemu Bos Apple, Tony Blair hingga Menlu China dalam Seminggu

Bahlil mengaku hingga saat ini pihaknya belum pernah menerima pengajuan atau permohonan dari Apple untuk melaksanakan kegiatan usaha di Indonesia. Misalnya untuk sekedar penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai dokumen penting yang harus dikantongi oleh para pelaku usaha di tanah air.&quot;Tapi sampai sekarang belum ada permohonan kepada Kementerian  Investasi untuk meminta izin atau badan usaha yang mengajukan NIB untuk  investasi ini (Apple) masuk,&quot; lanjutnya.
Meski demikian, Bahlil berpendapat investasi yang dilakukan Apple  masih ditangani oleh Kementerian Teknis lain untuk proses awal sebelum  sampai di Kementerian Investasi/BKPM.
&quot;Tapi feeling saya karena ini di handle oleh kementerian teknis,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengaku belum berkomunikasi dengan Apple soal rencana investasi di Indonesia. Dia bilang, sampai saat ini masih belum mencapai pada tahap izin usaha ke Kementerian Investasi/BKPM.
Bahlil menilai saat ini Apple mungkin saja hanya sekedar menyampaikan minat untuk berinvestasi ke RI. Sehingga belum dapat di konkretkan seperti bentuk investasi Apple yang disebut-sebut tembus sekitar Rp1,6 triliun ke Indonesia.

BACA JUGA:
Luhut Pimpin Investasi Apple di Indonesia, Ini 5 Faktanya

&quot;Jujur sampai sekarang belum ada komunikasi ke pihak kami, mungkin komitmen sudah disampaikan ke presiden, tapi tindak lanjutnya belum, biasanya ini Menkominfo,&quot; ujar Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, Senin (29/4/2024).

BACA JUGA:
5 Fakta Jokowi Bertemu Bos Apple, Tony Blair hingga Menlu China dalam Seminggu

Bahlil mengaku hingga saat ini pihaknya belum pernah menerima pengajuan atau permohonan dari Apple untuk melaksanakan kegiatan usaha di Indonesia. Misalnya untuk sekedar penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai dokumen penting yang harus dikantongi oleh para pelaku usaha di tanah air.&quot;Tapi sampai sekarang belum ada permohonan kepada Kementerian  Investasi untuk meminta izin atau badan usaha yang mengajukan NIB untuk  investasi ini (Apple) masuk,&quot; lanjutnya.
Meski demikian, Bahlil berpendapat investasi yang dilakukan Apple  masih ditangani oleh Kementerian Teknis lain untuk proses awal sebelum  sampai di Kementerian Investasi/BKPM.
&quot;Tapi feeling saya karena ini di handle oleh kementerian teknis,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
