<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Emiten Minol (WINE) Turun 3,8% Jadi Rp11,08 Miliar di Kuartal I-2024</title><description>PT Hatten Bali Tbk (WINE) membukukan laba bersih Rp11,08 miliar pada kuartal I 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/30/278/3002602/laba-emiten-minol-wine-turun-3-8-jadi-rp11-08-miliar-di-kuartal-i-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/30/278/3002602/laba-emiten-minol-wine-turun-3-8-jadi-rp11-08-miliar-di-kuartal-i-2024"/><item><title>Laba Emiten Minol (WINE) Turun 3,8% Jadi Rp11,08 Miliar di Kuartal I-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/30/278/3002602/laba-emiten-minol-wine-turun-3-8-jadi-rp11-08-miliar-di-kuartal-i-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/30/278/3002602/laba-emiten-minol-wine-turun-3-8-jadi-rp11-08-miliar-di-kuartal-i-2024</guid><pubDate>Selasa 30 April 2024 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/30/278/3002602/laba-emiten-minol-wine-turun-3-8-jadi-rp11-08-miliar-di-kuartal-i-2024-EFa98O9FZm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba WINE turun tipis di kuartal I 2024 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/30/278/3002602/laba-emiten-minol-wine-turun-3-8-jadi-rp11-08-miliar-di-kuartal-i-2024-EFa98O9FZm.jpg</image><title>Laba WINE turun tipis di kuartal I 2024 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Hatten Bali Tbk (WINE) membukukan laba bersih Rp11,08 miliar pada kuartal I 2024. Laba WINE turun sekitar 3,8% dari posisi sama tahun lalu(YoY) senilai Rp11,52 miliar.
Laba sebelum pajak Rp12,6 miliar, susut 15,4% dari posisi sama tahun lalu Rp14,9 miliar. Penjualan Rp54,7 miliar, menurun 6,4% dibandingkan tahun lalu Rp58,5 miliar.

BACA JUGA:
Mitra Pinasthika (MPMX) Kantongi Laba Rp165 Miliar di Kuartal I-2024


Beban pokok penjualan Rp28,3 miliar, susut dari periode sama tahun lalu Rp31,6 miliar. Laba bruto terakumulasi sebesar Rp26,4 miliar, menciut 1,8% dari fase sama tahun lalu Rp26,8 miliar sehingga margin laba kotor menjadi 48%, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu sebesar 46%.
&amp;ldquo;Demand terhadap konsumsi wine tahun 2023 memang extra ordinary, dikarenakan selama pandemi banyak orang tidak bisa berlibur. Oleh karena itu, kinerja kuartal I 2024 ini mengalami High Base Effect, dan Ramadhan dimulai pada awal Maret juga berdampak pada penjualan pada kuartal pertama. Kami memang ada penghematan, efisiensi dilakukan dalam mengamankan anggur sebagai bahan baku, maka Gross Profit Margin bisa mencapai 48% lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 46%,&amp;rdquo; tutur Direktur Keuangan Hatten Bali Ketut Sumarwan, Selasa (30/4/2024).

BACA JUGA:
Teladan Prima Agro (TLDN) Kantongi Laba Rp70,2 Miliar di Kuartal I-2024, Naik 34%


Meskipun kinerja kuartal I menurun dibanding periode sama tahun lalu, produsen wine lokal ini menambah kapasitasnya seiring dengan meningkatnya permintaan setelah berakhirnya pandemic virus corona.
&amp;ldquo;Tahun ini kami sudah menambah kapasitas produksi sekitar 198.300 liter. Selain itu, kami akan melakukan pembelian mesin-mesin tambahan untuk mendukung produksi kami, serta memperluas kapasitas penyimpanan dengan membangun gudang baru.&amp;rdquo; ucap Direktur Utama Ida Bagus Rai Budarsa.
Selain menambah kapasitas produksi, Hatten juga menggenjot untuk meningkatkan jalur distribusi di luar Bali.
&amp;ldquo;Di tahun 2023 kami ada 2 Penambahan Sub-Distributor(subdis) di  Labuan Bajo dan Lampung dan untuk tahun 2024 ini kami ada rencana untuk  menambah SubDis di Manado, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu  dan Jambi,&amp;rdquo; tutur Rai Budarsa.
Sebagai referensi, WINE dijadwalkan mengadakan Rapat Umum Pemegang  Saham Tahunan(RUPST) pada tanggal 3 Juni (senin), sebagai referensi pada  tahun lalu perseroan membagikan Dividend dengan Payout Ratio sekitar  25% dari laba 2022.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Hatten Bali Tbk (WINE) membukukan laba bersih Rp11,08 miliar pada kuartal I 2024. Laba WINE turun sekitar 3,8% dari posisi sama tahun lalu(YoY) senilai Rp11,52 miliar.
Laba sebelum pajak Rp12,6 miliar, susut 15,4% dari posisi sama tahun lalu Rp14,9 miliar. Penjualan Rp54,7 miliar, menurun 6,4% dibandingkan tahun lalu Rp58,5 miliar.

BACA JUGA:
Mitra Pinasthika (MPMX) Kantongi Laba Rp165 Miliar di Kuartal I-2024


Beban pokok penjualan Rp28,3 miliar, susut dari periode sama tahun lalu Rp31,6 miliar. Laba bruto terakumulasi sebesar Rp26,4 miliar, menciut 1,8% dari fase sama tahun lalu Rp26,8 miliar sehingga margin laba kotor menjadi 48%, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu sebesar 46%.
&amp;ldquo;Demand terhadap konsumsi wine tahun 2023 memang extra ordinary, dikarenakan selama pandemi banyak orang tidak bisa berlibur. Oleh karena itu, kinerja kuartal I 2024 ini mengalami High Base Effect, dan Ramadhan dimulai pada awal Maret juga berdampak pada penjualan pada kuartal pertama. Kami memang ada penghematan, efisiensi dilakukan dalam mengamankan anggur sebagai bahan baku, maka Gross Profit Margin bisa mencapai 48% lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 46%,&amp;rdquo; tutur Direktur Keuangan Hatten Bali Ketut Sumarwan, Selasa (30/4/2024).

BACA JUGA:
Teladan Prima Agro (TLDN) Kantongi Laba Rp70,2 Miliar di Kuartal I-2024, Naik 34%


Meskipun kinerja kuartal I menurun dibanding periode sama tahun lalu, produsen wine lokal ini menambah kapasitasnya seiring dengan meningkatnya permintaan setelah berakhirnya pandemic virus corona.
&amp;ldquo;Tahun ini kami sudah menambah kapasitas produksi sekitar 198.300 liter. Selain itu, kami akan melakukan pembelian mesin-mesin tambahan untuk mendukung produksi kami, serta memperluas kapasitas penyimpanan dengan membangun gudang baru.&amp;rdquo; ucap Direktur Utama Ida Bagus Rai Budarsa.
Selain menambah kapasitas produksi, Hatten juga menggenjot untuk meningkatkan jalur distribusi di luar Bali.
&amp;ldquo;Di tahun 2023 kami ada 2 Penambahan Sub-Distributor(subdis) di  Labuan Bajo dan Lampung dan untuk tahun 2024 ini kami ada rencana untuk  menambah SubDis di Manado, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu  dan Jambi,&amp;rdquo; tutur Rai Budarsa.
Sebagai referensi, WINE dijadwalkan mengadakan Rapat Umum Pemegang  Saham Tahunan(RUPST) pada tanggal 3 Juni (senin), sebagai referensi pada  tahun lalu perseroan membagikan Dividend dengan Payout Ratio sekitar  25% dari laba 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
