<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Rencana Investasi Miliarder Sukanto Tanoto di IKN</title><description>Daftar rencana investasi miliarder Sukanto Tanoto di IKN Nusantara.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/01/470/3003189/daftar-rencana-investasi-miliarder-sukanto-tanoto-di-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/01/470/3003189/daftar-rencana-investasi-miliarder-sukanto-tanoto-di-ikn"/><item><title>Daftar Rencana Investasi Miliarder Sukanto Tanoto di IKN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/01/470/3003189/daftar-rencana-investasi-miliarder-sukanto-tanoto-di-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/01/470/3003189/daftar-rencana-investasi-miliarder-sukanto-tanoto-di-ikn</guid><pubDate>Rabu 01 Mei 2024 20:35 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/01/470/3003189/daftar-rencana-investasi-miliarder-sukanto-tanoto-di-ikn-LSYbtnAg9a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi miliarder Sukanto Tanoto di IKN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/01/470/3003189/daftar-rencana-investasi-miliarder-sukanto-tanoto-di-ikn-LSYbtnAg9a.jpg</image><title>Investasi miliarder Sukanto Tanoto di IKN (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Daftar rencana investasi miliarder Sukanto Tanoto di IKN Nusantara. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan saat ini pemerintah tengah mengurus salah satu investasi dari pengusaha dalam negeri, Sukanto Tanoto, di proyek IKN.
Bahlil menjelaskan saat ini wacana investasi tersebut masih dalam tahap penentuan lahan. Rencananya lahan-lahan yang paling dekat dengan pusat pemerintahan IKN akan diisi oleh para pengusaha dalam negeri.

BACA JUGA:
Perkuat Peran Komunitas Bangun Sektor Parekraf IKN, Sandiaga: Mereka Local Heroes

&quot;PMA (investor asing) ini di klaster kedua (investasi), klaster pertama kita ingin pengusaha nasional, supaya sperti kawasan menteng dan sarinahnya itu harus dalam protokol dan diisi oleh PMDN atau pengusaha nasional,&quot; ujar Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, dikutip Rabu (1/5/2024).
Bahlil mengatakan, jika tidak ditemukan hambatan rencananya proyek investasi milik Sukanto Tanoto akan siap direalisasikan pada tahun 2024 ini. Namun terkait nilai investasi proyeknya, saat ini Pemerintah masih belum mengumumkan.

BACA JUGA:
BRIN Siapkan Teknologi Maju Kelola Tumbuhan Kebun Raya IKN

&quot;Sekarang ini tentang Sukanto Tanoto, mereka sedang kita tangani untuk permintaan lahan, jadi kami akan mempersiapkan lahannya dulu, tapi pengajuan mereka (investasi ke IKN) sudah disampaikan ke OIKN dan ke saya,&quot; lanjutnya.
Sukanto Tanoto sendiri merupakan pengusaha asal Medan yang juga sebagai pendiri perusahaan Royal Golden Eagle (RGE). Mengutip laman resmi perusahaan, RGE sendiri bergerak dibidang manufaktur berbasis sumber daya alam.Setidaknya ada 5 sektor usaha yang saat ini dijalankan oleh RGE, seperti pulp dan kertas, kelapa sawit, selulosa khusus, serat viscose, dan pengembangan sumber daya energi di Indonesia.
Sukanto Tanoto sendiri sebetulnya bukan nama baru di deretan calon investor IKN. Sebab melalui perusahaannya, Royal Golden Eagle, sebelumnnya juga sudah berencana untuk melakukan groundbreaking pada bulan Januari lalu, namun belum terselesaikan hingga saat ini.
Pada kesempatan yang berbeda, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN (Ibu Kota Nusantara) Agung Wicaksono menjelaskan belum terealisasikannya groundbreaking investasi swasta ke IKN disebabkan oleh masalah ketersediaan lahan.
&quot;Kemarin (calon investor swasta) sudah ikut ke lokasi (IKN) tapi mungkin belum dapat lokasi yang cocok aja, kita namanya jualan, namanya lahan kan harus dapat yang cocok gitu,&quot; ujar Agung dalam acara market sounding di Jakarta, Kamis (7/3).</description><content:encoded>


JAKARTA - Daftar rencana investasi miliarder Sukanto Tanoto di IKN Nusantara. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan saat ini pemerintah tengah mengurus salah satu investasi dari pengusaha dalam negeri, Sukanto Tanoto, di proyek IKN.
Bahlil menjelaskan saat ini wacana investasi tersebut masih dalam tahap penentuan lahan. Rencananya lahan-lahan yang paling dekat dengan pusat pemerintahan IKN akan diisi oleh para pengusaha dalam negeri.

BACA JUGA:
Perkuat Peran Komunitas Bangun Sektor Parekraf IKN, Sandiaga: Mereka Local Heroes

&quot;PMA (investor asing) ini di klaster kedua (investasi), klaster pertama kita ingin pengusaha nasional, supaya sperti kawasan menteng dan sarinahnya itu harus dalam protokol dan diisi oleh PMDN atau pengusaha nasional,&quot; ujar Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, dikutip Rabu (1/5/2024).
Bahlil mengatakan, jika tidak ditemukan hambatan rencananya proyek investasi milik Sukanto Tanoto akan siap direalisasikan pada tahun 2024 ini. Namun terkait nilai investasi proyeknya, saat ini Pemerintah masih belum mengumumkan.

BACA JUGA:
BRIN Siapkan Teknologi Maju Kelola Tumbuhan Kebun Raya IKN

&quot;Sekarang ini tentang Sukanto Tanoto, mereka sedang kita tangani untuk permintaan lahan, jadi kami akan mempersiapkan lahannya dulu, tapi pengajuan mereka (investasi ke IKN) sudah disampaikan ke OIKN dan ke saya,&quot; lanjutnya.
Sukanto Tanoto sendiri merupakan pengusaha asal Medan yang juga sebagai pendiri perusahaan Royal Golden Eagle (RGE). Mengutip laman resmi perusahaan, RGE sendiri bergerak dibidang manufaktur berbasis sumber daya alam.Setidaknya ada 5 sektor usaha yang saat ini dijalankan oleh RGE, seperti pulp dan kertas, kelapa sawit, selulosa khusus, serat viscose, dan pengembangan sumber daya energi di Indonesia.
Sukanto Tanoto sendiri sebetulnya bukan nama baru di deretan calon investor IKN. Sebab melalui perusahaannya, Royal Golden Eagle, sebelumnnya juga sudah berencana untuk melakukan groundbreaking pada bulan Januari lalu, namun belum terselesaikan hingga saat ini.
Pada kesempatan yang berbeda, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN (Ibu Kota Nusantara) Agung Wicaksono menjelaskan belum terealisasikannya groundbreaking investasi swasta ke IKN disebabkan oleh masalah ketersediaan lahan.
&quot;Kemarin (calon investor swasta) sudah ikut ke lokasi (IKN) tapi mungkin belum dapat lokasi yang cocok aja, kita namanya jualan, namanya lahan kan harus dapat yang cocok gitu,&quot; ujar Agung dalam acara market sounding di Jakarta, Kamis (7/3).</content:encoded></item></channel></rss>
