<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Sekjen OECD, Menko Airlangga Bahas Keanggotaan Indonesia</title><description>Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memulai melakukan pertemuan  bilateral dengan Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/02/320/3003557/bertemu-sekjen-oecd-menko-airlangga-bahas-keanggotaan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/02/320/3003557/bertemu-sekjen-oecd-menko-airlangga-bahas-keanggotaan-indonesia"/><item><title>Bertemu Sekjen OECD, Menko Airlangga Bahas Keanggotaan Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/02/320/3003557/bertemu-sekjen-oecd-menko-airlangga-bahas-keanggotaan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/02/320/3003557/bertemu-sekjen-oecd-menko-airlangga-bahas-keanggotaan-indonesia</guid><pubDate>Kamis 02 Mei 2024 16:09 WIB</pubDate><dc:creator>Faradilla Indah Siti Aysha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/02/320/3003557/bertemu-sekjen-oecd-menko-airlangga-bahas-keanggotaan-indonesia-BKmtdHPX72.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga bertemu Sekjen OECD (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/02/320/3003557/bertemu-sekjen-oecd-menko-airlangga-bahas-keanggotaan-indonesia-BKmtdHPX72.jpg</image><title>Menko Airlangga bertemu Sekjen OECD (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMC8xLzE3OTQ1NS81L3g4d2xhMzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memulai melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann.  Menko Airlangga disambut oleh Sekjen Cormann di di Ch&amp;acirc;teau de la Muette yang menjadi markas besar OECD. Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi atas dukungan Sekjen Cormann dalam mengawal proses aksesi OECD Indonesia yang berlangsung cepat.

BACA JUGA:
Jokowi Tunjuk Airlangga Urus Nasib Indonesia di OECD, Ini Tugasnya


Sebagaimana diketahui, Indonesia telah menyampaikan intensi untuk keanggotaan OECD pada Juli 2023. Dalam waktu singkat yaitu pada Februari 2024, diperoleh keputusan dari Dewan OECD yakni seluruh 38 anggota OECD secara sepakat untuk memulai proses aksesi Indonesia di OECD.
Dalam keterangan tertulis, Kamis (2/5/2024), Menko Airlangga menyampaikan bahwa pasca diserahterimakannya Peta Jalan Aksesi Indonesia di PTM OECD hari ini, Indonesia berniat menyerahkan Initial Memorandum pada awal 2025. Initial Memorandum merupakan dokumen yang disampaikan negara kandidat aksesi OECD untuk mengukur tingkat keselarasan regulasi, kebijakan, dan praktik negara kandidat dengan OECD.

BACA JUGA:
Apa Itu OECD? Heboh Gegara Isu Normalisasi Hubungan Indonesia-Israel


Dokumen ini merupakan proses awal dari rangkaian proses penyelarasan dari regulasi, kebijakan, dan standar suatu negara dengan OECD. Sebagai Ketua Pelaksana Tim Nasional OECD, Menko Airlangga mengungkapkan bahwa proses koordinasi domestik serta komunikasi dengan negara mitra anggota OECD dan mitra internasional lainnya telah dilakukan secara intensif.
Hal ini untuk memastikan proses keanggotaan Indonesia berjalan cepat  dan lancar. Sebagai quick wins, Indonesia akan memprioritaskan  sektor-sektor yang selama ini telah mengadopsi standar dan kebijakan  OECD untuk dapat terlebih dahulu diselesaikan.
Sekjen Cormann menjelaskan bahwa bergabungnya Indonesia turut  meningkatkan nilai strategis bagi OECD. Sebagai negara dengan  perekonomian terbesar dan satu-satunya anggota G20 di kawasan Asia  Tenggara, tidak dapat dipungkiri jika Indonesia merupakan aktor  signifikan dalam pemerintahan global.
Dalam pertemuan ini, Sekjen Cormann juga menyampaikan akan berkunjung  ke Indonesia pada akhir Mei 2024. Dalam kunjungan itu, Sekjen Cormann  diagendakan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih  Prabowo Subianto dalam rangka peluncuran Peta Jalan Aksesi Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMC8xLzE3OTQ1NS81L3g4d2xhMzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memulai melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann.  Menko Airlangga disambut oleh Sekjen Cormann di di Ch&amp;acirc;teau de la Muette yang menjadi markas besar OECD. Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi atas dukungan Sekjen Cormann dalam mengawal proses aksesi OECD Indonesia yang berlangsung cepat.

BACA JUGA:
Jokowi Tunjuk Airlangga Urus Nasib Indonesia di OECD, Ini Tugasnya


Sebagaimana diketahui, Indonesia telah menyampaikan intensi untuk keanggotaan OECD pada Juli 2023. Dalam waktu singkat yaitu pada Februari 2024, diperoleh keputusan dari Dewan OECD yakni seluruh 38 anggota OECD secara sepakat untuk memulai proses aksesi Indonesia di OECD.
Dalam keterangan tertulis, Kamis (2/5/2024), Menko Airlangga menyampaikan bahwa pasca diserahterimakannya Peta Jalan Aksesi Indonesia di PTM OECD hari ini, Indonesia berniat menyerahkan Initial Memorandum pada awal 2025. Initial Memorandum merupakan dokumen yang disampaikan negara kandidat aksesi OECD untuk mengukur tingkat keselarasan regulasi, kebijakan, dan praktik negara kandidat dengan OECD.

BACA JUGA:
Apa Itu OECD? Heboh Gegara Isu Normalisasi Hubungan Indonesia-Israel


Dokumen ini merupakan proses awal dari rangkaian proses penyelarasan dari regulasi, kebijakan, dan standar suatu negara dengan OECD. Sebagai Ketua Pelaksana Tim Nasional OECD, Menko Airlangga mengungkapkan bahwa proses koordinasi domestik serta komunikasi dengan negara mitra anggota OECD dan mitra internasional lainnya telah dilakukan secara intensif.
Hal ini untuk memastikan proses keanggotaan Indonesia berjalan cepat  dan lancar. Sebagai quick wins, Indonesia akan memprioritaskan  sektor-sektor yang selama ini telah mengadopsi standar dan kebijakan  OECD untuk dapat terlebih dahulu diselesaikan.
Sekjen Cormann menjelaskan bahwa bergabungnya Indonesia turut  meningkatkan nilai strategis bagi OECD. Sebagai negara dengan  perekonomian terbesar dan satu-satunya anggota G20 di kawasan Asia  Tenggara, tidak dapat dipungkiri jika Indonesia merupakan aktor  signifikan dalam pemerintahan global.
Dalam pertemuan ini, Sekjen Cormann juga menyampaikan akan berkunjung  ke Indonesia pada akhir Mei 2024. Dalam kunjungan itu, Sekjen Cormann  diagendakan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih  Prabowo Subianto dalam rangka peluncuran Peta Jalan Aksesi Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
