<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenparekraf Fasilitasi Akses Pembiayaan Bisnis Kuliner Indonesia</title><description>Kemenparekraf memfasilitasi UKM makanan  dan minuman di Indonesia dengan akses kapasitas, pemasaran, dan  pendanaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/02/320/3003625/kemenparekraf-fasilitasi-akses-pembiayaan-bisnis-kuliner-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/02/320/3003625/kemenparekraf-fasilitasi-akses-pembiayaan-bisnis-kuliner-indonesia"/><item><title>Kemenparekraf Fasilitasi Akses Pembiayaan Bisnis Kuliner Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/02/320/3003625/kemenparekraf-fasilitasi-akses-pembiayaan-bisnis-kuliner-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/02/320/3003625/kemenparekraf-fasilitasi-akses-pembiayaan-bisnis-kuliner-indonesia</guid><pubDate>Kamis 02 Mei 2024 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Nekha Fatimah Nursadiyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/02/320/3003625/kemenparekraf-fasilitasi-akses-pembiayaan-bisnis-kuliner-indonesia-9Z9a08lEcU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemenparekraf fasilitasi akses pembiayaan UKM kuliner (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/02/320/3003625/kemenparekraf-fasilitasi-akses-pembiayaan-bisnis-kuliner-indonesia-9Z9a08lEcU.jpg</image><title>Kemenparekraf fasilitasi akses pembiayaan UKM kuliner (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMC82Ni8xNzk4MTcvNS94OHg1aWth&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memfasilitasi UKM makanan dan minuman di Indonesia dengan akses kapasitas, pemasaran, dan pendanaan. Fasilitas tersebut diberikan dalam Kick Off FoodStartup Indonesia (FSI) 2024 di JW Marriot Yogyakarta.
FSI 2024 akan melibatkan seminar, mentoring, dan forum investasi untuk para pengusaha kuliner. Pendaftaran dapat dilakukan di www.Foodstartup.id dengan persyaratan WNI, usaha makanan/minuman yang sudah berjalan, dan traksi bisnis minimal 1,5 Miliar per tahun.

BACA JUGA:
BRIN Ingin UMKM Kembangkan Produk Lebih Kompetitif


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, keunikan rasa dan berbagai macam rempah telah membawa masakan Indonesia ke sorotan global. Namun, akses terhadap pembiayaan sangat penting untuk kelangsungan bisnis kuliner Indonesia.
Oleh karena itu, tahun ini Kementerian kembali membuka FoodStartup Indonesia, sebuah platform yang mendukung peningkatan kapasitas, akses pembiayaan, dan pemasaran bagi pengusaha kuliner Indonesia yang kreatif, terutama yang berbasis pada Sustainable Development Goals (SDGS).

BACA JUGA:
Sandiaga: World Water Forum 2024 Majukan UMKM dan Pariwisata Indonesia


&quot;Saya ingin menyampaikan harapan kepada semua peserta acara ini agar terus memanfaatkan peluang yang ada dan terlibat aktif dalam program FoodStartup Indonesia 2024,&quot; ujar Sandiaga, Kamis (2/5/2024).
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan  Ekonomi Kreatif, Rizki Handayani, mendorong pengusaha kuliner yang  memenuhi syarat untuk segera mendaftar program ini.
&quot;Kami berharap pelaksanaan FSI 2024 tahun ini dapat memberikan dampak  dan manfaat yang seluas-luasnya bagi pengembangan bisnis kuliner  Indonesia agar bisa Go Global serta mempercepat pertumbuhan ekonomi  Indonesia,&quot; ucap Rizki.
Acara ini dihadiri oleh tokoh terkemuka dan diharapkan memberikan  dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, diberitakan  bahwa jenis usaha penyediaan makanan dan minuman menjadi pilihan  investasi yang menarik. Saat ini, telah ada 657 usaha makanan dan  minuman yang mendaftar pada program FSI 2024.
Rangkaian kegiatan FSI 2024 akan dilaksanakan di 5 kota, dimulai dari  Solo pada 4 Mei 2024, hingga berakhir di Malang pada 22 Mei 2024.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMC82Ni8xNzk4MTcvNS94OHg1aWth&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memfasilitasi UKM makanan dan minuman di Indonesia dengan akses kapasitas, pemasaran, dan pendanaan. Fasilitas tersebut diberikan dalam Kick Off FoodStartup Indonesia (FSI) 2024 di JW Marriot Yogyakarta.
FSI 2024 akan melibatkan seminar, mentoring, dan forum investasi untuk para pengusaha kuliner. Pendaftaran dapat dilakukan di www.Foodstartup.id dengan persyaratan WNI, usaha makanan/minuman yang sudah berjalan, dan traksi bisnis minimal 1,5 Miliar per tahun.

BACA JUGA:
BRIN Ingin UMKM Kembangkan Produk Lebih Kompetitif


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, keunikan rasa dan berbagai macam rempah telah membawa masakan Indonesia ke sorotan global. Namun, akses terhadap pembiayaan sangat penting untuk kelangsungan bisnis kuliner Indonesia.
Oleh karena itu, tahun ini Kementerian kembali membuka FoodStartup Indonesia, sebuah platform yang mendukung peningkatan kapasitas, akses pembiayaan, dan pemasaran bagi pengusaha kuliner Indonesia yang kreatif, terutama yang berbasis pada Sustainable Development Goals (SDGS).

BACA JUGA:
Sandiaga: World Water Forum 2024 Majukan UMKM dan Pariwisata Indonesia


&quot;Saya ingin menyampaikan harapan kepada semua peserta acara ini agar terus memanfaatkan peluang yang ada dan terlibat aktif dalam program FoodStartup Indonesia 2024,&quot; ujar Sandiaga, Kamis (2/5/2024).
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan  Ekonomi Kreatif, Rizki Handayani, mendorong pengusaha kuliner yang  memenuhi syarat untuk segera mendaftar program ini.
&quot;Kami berharap pelaksanaan FSI 2024 tahun ini dapat memberikan dampak  dan manfaat yang seluas-luasnya bagi pengembangan bisnis kuliner  Indonesia agar bisa Go Global serta mempercepat pertumbuhan ekonomi  Indonesia,&quot; ucap Rizki.
Acara ini dihadiri oleh tokoh terkemuka dan diharapkan memberikan  dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, diberitakan  bahwa jenis usaha penyediaan makanan dan minuman menjadi pilihan  investasi yang menarik. Saat ini, telah ada 657 usaha makanan dan  minuman yang mendaftar pada program FSI 2024.
Rangkaian kegiatan FSI 2024 akan dilaksanakan di 5 kota, dimulai dari  Solo pada 4 Mei 2024, hingga berakhir di Malang pada 22 Mei 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
