<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rapor Merah Kinerja Antam (ANTM), Laba Anjlok 85% Jadi Rp238,3 Miliar di Kuartal I-2024</title><description>PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan laba bersih Rp238,37 miliardi kuartal I-2024</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003962/rapor-merah-kinerja-antam-antm-laba-anjlok-85-jadi-rp238-3-miliar-di-kuartal-i-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003962/rapor-merah-kinerja-antam-antm-laba-anjlok-85-jadi-rp238-3-miliar-di-kuartal-i-2024"/><item><title>Rapor Merah Kinerja Antam (ANTM), Laba Anjlok 85% Jadi Rp238,3 Miliar di Kuartal I-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003962/rapor-merah-kinerja-antam-antm-laba-anjlok-85-jadi-rp238-3-miliar-di-kuartal-i-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003962/rapor-merah-kinerja-antam-antm-laba-anjlok-85-jadi-rp238-3-miliar-di-kuartal-i-2024</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/03/278/3003962/rapor-merah-kinerja-antam-antm-laba-anjlok-85-jadi-rp238-3-miliar-di-kuartal-i-2024-zbNvPYdjZ9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Antam Anjlok di Kuartal I-2024. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/03/278/3003962/rapor-merah-kinerja-antam-antm-laba-anjlok-85-jadi-rp238-3-miliar-di-kuartal-i-2024-zbNvPYdjZ9.jpg</image><title>Laba Antam Anjlok di Kuartal I-2024. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan laba bersih Rp238,37 miliardi kuartal I-2024. Laba perseroan terkoreksi 85,66% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,66 triliun.
Pendapatan perseroan juga turun 25,63% menjadi Rp8,62 triliun dari sebelumnya sebesar Rp11,59 triliun. Penjualan emas masih mendominasi dengan menyumbang sebesar Rp7,67 triliun, disusul penjualan bijih nikel yang tercatat sebesar Rp534,13 miliar.
Kemudian, penjualan alumina tercatat sebesar Rp351,53 miliar, penjualan feronikel sebesar Rp18,36 miliar, dan penjualan perak tercatat sebesar Rp7,77 miliar.

BACA JUGA:
Emas Antam Turun Rp9.000, Berikut Daftar Harga 0,5 Gram-1 Kg

Sekretaris Perusahaan ANTM, Syarif Faisal Alkadrie mengungkapkan bahwa sepanjang kuartal I 2024 kinerja perseroan masih dihadapkan pada kondisi geopolitik dan ekonomi global yang penuh ketidakpastian, serta fluktuasi harga komoditas.
Hal tersebut, lanjut Faisal, memicu aktivitas perdagangan spekulatif di pasar nikel global yang berdampak pada volatilitas penurunan harga nikel. Di samping itu, kondisi oversupply produk nikel kelas 2 menyebabkan harga jual produk tersebut mengalami penurunan.
&amp;ldquo;Kami berupaya untuk menjaga volume produksi dan penjualan pada tingkat yang optimal di tengah beberapa tantangan operasional, perolehan perizinan pada kegiatan usaha pertambangan dan kondisi pasar yang dihadapi oleh perseroan,&amp;rdquo; kata Faisal dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Pertamina Geothermal Cetak Laba Bersih Rp762 Miliar

Adapun di tahun ini, ANTM menargetkan produksi emas yang berasal dari tambang emas perusahaan sebesar 958 kilogram atau 30.800 troy ounce. Sementara penjualan emas tahun ini ditargetkan sebesar 37.354 kilogram atau Rp1,20 juta troy ounce.
Untuk komoditas feronikel, ANTM menargetkan volume produksi dan penjualan di tahun 2024 masing-masing sebesar 22.464 ton nikel dalam feronikel (TNi), tumbuh 5% dari capaian produksi tahun lalu yang sebesar 21.473 TNi dan tumbuh 12% dari capaian penjualan tahun 2023 yang sebesar 20.138 TNi.Pada komoditas bijih nikel, tahun ini perseroan menargetkan total produksi yang digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel dan penjualan kepada pelanggan domestik sebesar 20,58 juta wet metric ton (wmt). Angka itu naik 53% dari capaian produksi tahun 2023 lalu yang sebesar 13,45 juta wmt.
Sementara itu, penjualan bijih nikel pada tahun 2024 ditargetkan sebesar 18,75 juta wmt atau meningkat 60% dari capaian penjualan tahun lalu yang sebesar 11,71 juta wmt. Adapun, target penjualan bijih nikel seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan laba bersih Rp238,37 miliardi kuartal I-2024. Laba perseroan terkoreksi 85,66% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,66 triliun.
Pendapatan perseroan juga turun 25,63% menjadi Rp8,62 triliun dari sebelumnya sebesar Rp11,59 triliun. Penjualan emas masih mendominasi dengan menyumbang sebesar Rp7,67 triliun, disusul penjualan bijih nikel yang tercatat sebesar Rp534,13 miliar.
Kemudian, penjualan alumina tercatat sebesar Rp351,53 miliar, penjualan feronikel sebesar Rp18,36 miliar, dan penjualan perak tercatat sebesar Rp7,77 miliar.

BACA JUGA:
Emas Antam Turun Rp9.000, Berikut Daftar Harga 0,5 Gram-1 Kg

Sekretaris Perusahaan ANTM, Syarif Faisal Alkadrie mengungkapkan bahwa sepanjang kuartal I 2024 kinerja perseroan masih dihadapkan pada kondisi geopolitik dan ekonomi global yang penuh ketidakpastian, serta fluktuasi harga komoditas.
Hal tersebut, lanjut Faisal, memicu aktivitas perdagangan spekulatif di pasar nikel global yang berdampak pada volatilitas penurunan harga nikel. Di samping itu, kondisi oversupply produk nikel kelas 2 menyebabkan harga jual produk tersebut mengalami penurunan.
&amp;ldquo;Kami berupaya untuk menjaga volume produksi dan penjualan pada tingkat yang optimal di tengah beberapa tantangan operasional, perolehan perizinan pada kegiatan usaha pertambangan dan kondisi pasar yang dihadapi oleh perseroan,&amp;rdquo; kata Faisal dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Pertamina Geothermal Cetak Laba Bersih Rp762 Miliar

Adapun di tahun ini, ANTM menargetkan produksi emas yang berasal dari tambang emas perusahaan sebesar 958 kilogram atau 30.800 troy ounce. Sementara penjualan emas tahun ini ditargetkan sebesar 37.354 kilogram atau Rp1,20 juta troy ounce.
Untuk komoditas feronikel, ANTM menargetkan volume produksi dan penjualan di tahun 2024 masing-masing sebesar 22.464 ton nikel dalam feronikel (TNi), tumbuh 5% dari capaian produksi tahun lalu yang sebesar 21.473 TNi dan tumbuh 12% dari capaian penjualan tahun 2023 yang sebesar 20.138 TNi.Pada komoditas bijih nikel, tahun ini perseroan menargetkan total produksi yang digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel dan penjualan kepada pelanggan domestik sebesar 20,58 juta wet metric ton (wmt). Angka itu naik 53% dari capaian produksi tahun 2023 lalu yang sebesar 13,45 juta wmt.
Sementara itu, penjualan bijih nikel pada tahun 2024 ditargetkan sebesar 18,75 juta wmt atau meningkat 60% dari capaian penjualan tahun lalu yang sebesar 11,71 juta wmt. Adapun, target penjualan bijih nikel seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri.</content:encoded></item></channel></rss>
