<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Barito Renewables Energy (BREN) Bukukan Laba Rp597,3 Miliar di Kuartal I-2024</title><description>PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatat pendapatan sebesar USD145,4 juta di kuartal I 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003971/barito-renewables-energy-bren-bukukan-laba-rp597-3-miliar-di-kuartal-i-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003971/barito-renewables-energy-bren-bukukan-laba-rp597-3-miliar-di-kuartal-i-2024"/><item><title>Barito Renewables Energy (BREN) Bukukan Laba Rp597,3 Miliar di Kuartal I-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003971/barito-renewables-energy-bren-bukukan-laba-rp597-3-miliar-di-kuartal-i-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003971/barito-renewables-energy-bren-bukukan-laba-rp597-3-miliar-di-kuartal-i-2024</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Kristalensi Bunga Nauli Sihite</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/03/278/3003971/barito-renewables-energy-bren-bukukan-laba-rp597-3-miliar-di-kuartal-i-2024-LmakrPUnVL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BREN bukukan laba di kuartal I 2024 (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/03/278/3003971/barito-renewables-energy-bren-bukukan-laba-rp597-3-miliar-di-kuartal-i-2024-LmakrPUnVL.jpg</image><title>BREN bukukan laba di kuartal I 2024 (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatat pendapatan sebesar USD145,4 juta di kuartal I 2024. Perseroan membukukan EBITDA sebesar USD123,6 juta dan laba bersih setelah Pajak sebesar USD37,1 juta atau setara Rp597,3 miliar (kurs Rp16.100).
Dari sisi neraca dapat terlihat bahwa per 31 Maret 2024 rasio utang bersih terhadap ekuitas turun menjadi sebesar 2,07x dibandingkan dengan 2,3x pada akhir tahun 2023. Hal ini mencerminkan kemampuan finansial kami untuk mendukung rencana pertumbuhan perusahaan di tahun-tahun mendatang.

BACA JUGA:
Rapor Merah Kinerja Antam (ANTM), Laba Anjlok 85% Jadi Rp238,3 Miliar di Kuartal I-2024


&amp;ldquo;Barito Renewables kembali mencapai milestones penting di kuartal pertama tahun 2024 dengan selesainya akusisi pembangkit listrik tenaga angin yaitu PLTB Sidrap 1 dengan kapasitas 75 MW dan 3 aset pengembangan tenaga angin dengan potensi kapasitas gabungan sebesar 320 MW yang terletak di provinsi Sulawesi Selatan (Sidrap 2), Sukabumi dan Lombok,&amp;rdquo;  papar CEO Barito Renewables Hendra Soetjipto Tan, Jumat (3/5/2024).
PLTB Sidrap 1 merupakan pembangkit listrik tenaga angin pionir di Indonesia dan menduduki peringkat salah satu yang terbesar di negara ini. Perusahaan juga telah mengakuisisi PT Operation and Maintenance Indonesia (OMI) yang memegang peranan penting dalam mendukung kegiatan operasional Sidrap.

BACA JUGA:
Pertamina Geothermal Cetak Laba Bersih Rp762 Miliar


&amp;ldquo;Ke depan, Barito Renewables berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keuangan Perusahaan, menambah kapasitas pembangkit listrik yang dikelola Perusahaan dan pemenuhan komitmen kepada pemegang saham dengan melalui berbagai strategi,&amp;rdquo; ucapnya.
Strategi pertama yakni ,enjaga keunggulan operasional dari seluruh pembangkit panas bumi yang dimiliki Perusahaan sebagai energi baseload yang dapat diandalkan. Hal ini tercermin dalam realisasi faktor kapasitas yang tetap berada di atas 90%.
Perseroan juga menjaga efisiensi dan optimisasi dalam biaya  operasional termasuk menurunkan beban pembiayaan bank, yang ditargetkan  dapat di realisasikan pada semester dua tahun ini.
BREN akan meningkatkan kapasitas pembangkit energi bersih melalui  pengembangan aset panas bumi di area operasi Salak, Darajat dan Wayang  Windu dengan program retrofit maupun penambahan unit baru yang  berpotensi meningkatkan kapasitas sebesar 116MW yang diharapkan akan  mulai beroperasi mulai tahun 2025 sampai dengan tahun 2027.
&amp;ldquo;Pengembangan wilayah Sidrap 2 dengan kapasitas sebesar 69MW, yang  tendernya direncanakan akan terjadi di semester kedua tahun 2024,&amp;rdquo;  imbuhnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatat pendapatan sebesar USD145,4 juta di kuartal I 2024. Perseroan membukukan EBITDA sebesar USD123,6 juta dan laba bersih setelah Pajak sebesar USD37,1 juta atau setara Rp597,3 miliar (kurs Rp16.100).
Dari sisi neraca dapat terlihat bahwa per 31 Maret 2024 rasio utang bersih terhadap ekuitas turun menjadi sebesar 2,07x dibandingkan dengan 2,3x pada akhir tahun 2023. Hal ini mencerminkan kemampuan finansial kami untuk mendukung rencana pertumbuhan perusahaan di tahun-tahun mendatang.

BACA JUGA:
Rapor Merah Kinerja Antam (ANTM), Laba Anjlok 85% Jadi Rp238,3 Miliar di Kuartal I-2024


&amp;ldquo;Barito Renewables kembali mencapai milestones penting di kuartal pertama tahun 2024 dengan selesainya akusisi pembangkit listrik tenaga angin yaitu PLTB Sidrap 1 dengan kapasitas 75 MW dan 3 aset pengembangan tenaga angin dengan potensi kapasitas gabungan sebesar 320 MW yang terletak di provinsi Sulawesi Selatan (Sidrap 2), Sukabumi dan Lombok,&amp;rdquo;  papar CEO Barito Renewables Hendra Soetjipto Tan, Jumat (3/5/2024).
PLTB Sidrap 1 merupakan pembangkit listrik tenaga angin pionir di Indonesia dan menduduki peringkat salah satu yang terbesar di negara ini. Perusahaan juga telah mengakuisisi PT Operation and Maintenance Indonesia (OMI) yang memegang peranan penting dalam mendukung kegiatan operasional Sidrap.

BACA JUGA:
Pertamina Geothermal Cetak Laba Bersih Rp762 Miliar


&amp;ldquo;Ke depan, Barito Renewables berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keuangan Perusahaan, menambah kapasitas pembangkit listrik yang dikelola Perusahaan dan pemenuhan komitmen kepada pemegang saham dengan melalui berbagai strategi,&amp;rdquo; ucapnya.
Strategi pertama yakni ,enjaga keunggulan operasional dari seluruh pembangkit panas bumi yang dimiliki Perusahaan sebagai energi baseload yang dapat diandalkan. Hal ini tercermin dalam realisasi faktor kapasitas yang tetap berada di atas 90%.
Perseroan juga menjaga efisiensi dan optimisasi dalam biaya  operasional termasuk menurunkan beban pembiayaan bank, yang ditargetkan  dapat di realisasikan pada semester dua tahun ini.
BREN akan meningkatkan kapasitas pembangkit energi bersih melalui  pengembangan aset panas bumi di area operasi Salak, Darajat dan Wayang  Windu dengan program retrofit maupun penambahan unit baru yang  berpotensi meningkatkan kapasitas sebesar 116MW yang diharapkan akan  mulai beroperasi mulai tahun 2025 sampai dengan tahun 2027.
&amp;ldquo;Pengembangan wilayah Sidrap 2 dengan kapasitas sebesar 69MW, yang  tendernya direncanakan akan terjadi di semester kedua tahun 2024,&amp;rdquo;  imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
