<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Telkom Tebar Dividen Rp17,6 Triliun, 72% dari Laba Bersih</title><description>PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sepakat membagikan dividen tunai sebesar Rp17,6 triliun atau 72% dari laba bersih 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003989/telkom-tebar-dividen-rp17-6-triliun-72-dari-laba-bersih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003989/telkom-tebar-dividen-rp17-6-triliun-72-dari-laba-bersih"/><item><title>Telkom Tebar Dividen Rp17,6 Triliun, 72% dari Laba Bersih</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003989/telkom-tebar-dividen-rp17-6-triliun-72-dari-laba-bersih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/278/3003989/telkom-tebar-dividen-rp17-6-triliun-72-dari-laba-bersih</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 16:12 WIB</pubDate><dc:creator>Kristalensi Bunga Nauli Sihite</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/03/278/3003989/telkom-tebar-dividen-rp17-6-triliun-72-dari-laba-bersih-l52B2QslHB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Telkom tebar dividen jumbo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/03/278/3003989/telkom-tebar-dividen-rp17-6-triliun-72-dari-laba-bersih-l52B2QslHB.jpg</image><title>Telkom tebar dividen jumbo (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sepakat membagikan dividen tunai sebesar Rp17,6 triliun atau 72% dari laba bersih 2023. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Jumat (3/5/2024).
Perseroan membagikan total dividen Rp17.683.091.356.296,20. Jumlah dividen yang ditebar Telkom naik dibandingkan dividen tahun 2022 yang sebesar Rp16,6 triliun.

BACA JUGA:
19 Aksi Korporasi Hari Ini, Pembayaran Dividen WOMF hingga CNMA


Sepanjang tahun 2023, perseroan membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp149,2 triliun atau tumbuh sebesar 1,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) perseroan tercatat sebesar Rp77,6 triliun dengan EBITDA margin pada 52,0%. Sementara itu, laba bersih perseroan tumbuh dua digit sebesar 18,3% YoY menjadi Rp24,6 triliun pada akhir tahun 2023.
Pencapaian positif ini dikontribusi oleh pertumbuhan bisnis Data, Internet &amp;amp; IT Service yang tumbuh 6,5% YoY menjadi Rp87,4 triliun. Adapun IndiHome dan layanan Interkoneksi juga catat pertumbuhan pendapatan yang cukup memuaskan pada 2,7% YoY dan 7,0% YoY.

BACA JUGA:
Astra International (ASII) Tebar Dividen Jumbo Rp17,04 Triliun


Pada segmen Mobile dan Consumer, Telkomsel selaku anak usaha Telkom mencatatkan kinerja positif mencapai Rp102,4 triliun. Pencapaian tersebut utamanya didorong oleh pertumbuhan Digital Business hingga 7,6% YoY menjadi Rp78,5 triliun dengan kontribusi dari total pendapatan sebesar 88,0% dari tahun sebelumnya 81,9%. Telkomsel terus fokus pada peningkatan market share dengan jumlah pelanggan mobile mencapai 159,3 juta dan pelanggan IndiHome residensial (B2C) 8,7 juta pada akhir 2023.
Implementasi Fixed Mobile Covergence yang ditandai dengan  penggabungan usaha IndiHome ke Telkomsel mulai menunjukkan sinyal  positif. Telkomsel kian fokus pada produktivitas market share melalui  pendekatan yang berprioritas pada pelanggan dengan mengoptimalkan  prinsip Customer Value Management (CVM). Efisiensi baik dari belanja  modal maupun belanja operasional pun mulai dijalankan dan diproyeksikan  dapat memperlihatkan hasil yang baik sebagaimana yang direncanakan oleh  perseroan.
Perseroan juga dalam proses mempersiapkan implementasi InfraCo di  mana entitas barunya telah dibentuk dengan nama Telkom Infrastruktur  Indonesia pada akhir 2023. Telkom Infrastruktur Indonesia dipersiapkan  untuk menjadi penggerak utama perseroan dalam penciptaan nilai tambah  perusahaan dengan meningkatkan utilisasi infrastruktur jaringan,  mengoptimalkan capital expenditure TelkomGroup, meningkatkan pendapatan  dari eksternal, menyediakan layanan telekomunikasi yang andal,  meningkatkan efisiensi operasional, dan kemitraan strategis.
Sepanjang 2023, Telkom telah menggunakan belanja modal perseroan  mencapai Rp33,0 triliun atau 22,1% dari total pendapatan. Belanja modal  ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi  demi pengalaman digital pelanggan yang lebih baik.
Sejalan dengan implementasi inisiatif FMC, Telkom mengutamakan  optimisasi synergy value dari belanja modal terkait jaringan akses,  infrastruktur dan sistem IT untuk peningkatan efisiensi. Anggaran  belanja modal juga digunakan untuk beberapa inisiatif besar perusahaan  meliputi peningkatan kualitas dan kapasitas jaringan 4G, pengembangan  teknologi 5G, pembuatan Satelit Merah Putih 2 yang saat ini sudah berada  di orbit 113 BT, penggelaran sistem komunikasi kabel laut, serta  penyelesaian Hyperscale Data Center Cikarang dan pembangunan Hyperscale  Data Center Batam.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sepakat membagikan dividen tunai sebesar Rp17,6 triliun atau 72% dari laba bersih 2023. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Jumat (3/5/2024).
Perseroan membagikan total dividen Rp17.683.091.356.296,20. Jumlah dividen yang ditebar Telkom naik dibandingkan dividen tahun 2022 yang sebesar Rp16,6 triliun.

BACA JUGA:
19 Aksi Korporasi Hari Ini, Pembayaran Dividen WOMF hingga CNMA


Sepanjang tahun 2023, perseroan membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp149,2 triliun atau tumbuh sebesar 1,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) perseroan tercatat sebesar Rp77,6 triliun dengan EBITDA margin pada 52,0%. Sementara itu, laba bersih perseroan tumbuh dua digit sebesar 18,3% YoY menjadi Rp24,6 triliun pada akhir tahun 2023.
Pencapaian positif ini dikontribusi oleh pertumbuhan bisnis Data, Internet &amp;amp; IT Service yang tumbuh 6,5% YoY menjadi Rp87,4 triliun. Adapun IndiHome dan layanan Interkoneksi juga catat pertumbuhan pendapatan yang cukup memuaskan pada 2,7% YoY dan 7,0% YoY.

BACA JUGA:
Astra International (ASII) Tebar Dividen Jumbo Rp17,04 Triliun


Pada segmen Mobile dan Consumer, Telkomsel selaku anak usaha Telkom mencatatkan kinerja positif mencapai Rp102,4 triliun. Pencapaian tersebut utamanya didorong oleh pertumbuhan Digital Business hingga 7,6% YoY menjadi Rp78,5 triliun dengan kontribusi dari total pendapatan sebesar 88,0% dari tahun sebelumnya 81,9%. Telkomsel terus fokus pada peningkatan market share dengan jumlah pelanggan mobile mencapai 159,3 juta dan pelanggan IndiHome residensial (B2C) 8,7 juta pada akhir 2023.
Implementasi Fixed Mobile Covergence yang ditandai dengan  penggabungan usaha IndiHome ke Telkomsel mulai menunjukkan sinyal  positif. Telkomsel kian fokus pada produktivitas market share melalui  pendekatan yang berprioritas pada pelanggan dengan mengoptimalkan  prinsip Customer Value Management (CVM). Efisiensi baik dari belanja  modal maupun belanja operasional pun mulai dijalankan dan diproyeksikan  dapat memperlihatkan hasil yang baik sebagaimana yang direncanakan oleh  perseroan.
Perseroan juga dalam proses mempersiapkan implementasi InfraCo di  mana entitas barunya telah dibentuk dengan nama Telkom Infrastruktur  Indonesia pada akhir 2023. Telkom Infrastruktur Indonesia dipersiapkan  untuk menjadi penggerak utama perseroan dalam penciptaan nilai tambah  perusahaan dengan meningkatkan utilisasi infrastruktur jaringan,  mengoptimalkan capital expenditure TelkomGroup, meningkatkan pendapatan  dari eksternal, menyediakan layanan telekomunikasi yang andal,  meningkatkan efisiensi operasional, dan kemitraan strategis.
Sepanjang 2023, Telkom telah menggunakan belanja modal perseroan  mencapai Rp33,0 triliun atau 22,1% dari total pendapatan. Belanja modal  ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi  demi pengalaman digital pelanggan yang lebih baik.
Sejalan dengan implementasi inisiatif FMC, Telkom mengutamakan  optimisasi synergy value dari belanja modal terkait jaringan akses,  infrastruktur dan sistem IT untuk peningkatan efisiensi. Anggaran  belanja modal juga digunakan untuk beberapa inisiatif besar perusahaan  meliputi peningkatan kualitas dan kapasitas jaringan 4G, pengembangan  teknologi 5G, pembuatan Satelit Merah Putih 2 yang saat ini sudah berada  di orbit 113 BT, penggelaran sistem komunikasi kabel laut, serta  penyelesaian Hyperscale Data Center Cikarang dan pembangunan Hyperscale  Data Center Batam.</content:encoded></item></channel></rss>
