<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KSSK Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2024 Stagnan</title><description>Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memproyeksi pertumbuhan ekonomi global relatif stagnan dengan berbagai risiko.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004019/kssk-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-2024-stagnan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004019/kssk-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-2024-stagnan"/><item><title>KSSK Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2024 Stagnan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004019/kssk-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-2024-stagnan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004019/kssk-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-2024-stagnan</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 16:59 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/03/320/3004019/kssk-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-2024-stagnan-pDEzFoYrn1.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi global diproyeksi stagnan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/03/320/3004019/kssk-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-2024-stagnan-pDEzFoYrn1.jpeg</image><title>Ekonomi global diproyeksi stagnan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNS8xLzE3OTI0NS81L3g4d2NkbGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memproyeksi pertumbuhan ekonomi global relatif stagnan dengan berbagai risiko dan tantangan yang berkembang.
&quot;KSSK berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan global, serta gejolat geopolitik yang eskalatif, termasuk rambatannya pada perekonomian dan sektor keuangan domestik,&quot; jelas Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat konferensi KSSK di Jakarta, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Tantangan Kabinet Prabowo-Gibran di Tengah Gejolak Ekonomi Global


Bendahara Negara itu menuturkan, dalam laporan terbaru World Economic Outlook yang diterbitkan pada bulan April 2024, IMF memproyeksikan ekonomi global stagnan pada level 3,2% year on year untuk tahun 2024.
Sementara itu, perekonomian Amerika Serikat tumbuh pada level 2,5% year on year untuk tahun 2023 dan diperkirakan akan menguat 2,2% pada tahun 2024 dengan menguatnya permintaan domestik dan aktivitas manufaktur Amerika yang juga masih ekspansif.

BACA JUGA:
Ketidakpastian Ekonomi Global Meningkat, Ekonom Ingatkan Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat


&quot;Masih kuatnya kinerja ekonomi Amerika Serikat tersebut diikuti dengan laju inflasi yang masih tinggi dan meningkat pada beberapa bulan terakhir telah mendorong potensi penundaan dimulainya pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed. Ini artinya higher for longer terjadi di Amerika Serikat,&quot; urai Menkeu.
Di sisi lain, lanjut Sri Mulyani, di Tiongkok, perkiraan pertumbuhan melambat dari 5,2 persen year on year pada tahun 2023 menjadi 4,6 persen di tahun 2024. Pada bulan April 2024, dinamika ekonomi keuangan global mengalami perubahan sangat cepat dengan kecenderungan ke arah negatif. Akibat eskalasi perang di timur tengah dan juga ketegangan geopolitik yang makin tinggi.
Menkeu menilai, kebijakan moneter Amerika Serikat yang cenderung  mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama, higher for longer,  dan penundaan pemangkasan suku bunga dari Fed Fund Rate, serta tingginya  yield dari US Treasury telah menyebabkan terjadinya arus modal  portfolio keluar dari negara-negara berkembang dan emerging pindah ke  Amerika Serikat. Menurutnya, hal ini menyebabkan penguatan mata uang US  Dolar dan melemahnya nilai tukar berbagai mata uang dari berbagai  negara.
Menkeu bilang, ke depan, risiko terkait potensi penundaan pemangkasan  Fed Fund Rate, tingginya yield US Treasury dan penguatan US Dolar,  serta eskalasi dari ketegangan geopolitik global akan terus dicermati.
&quot;KSSK akan terus siaga mengantisipasi dengan respons kebijakan yang  sinergis dan efektif untuk memitigasi dampak negatif dari rambatan dan  ketidakpastian global terhadap perekonomian Indonesia dan terhadap  stabilitas sistem keuangan Indonesia,&quot; pungkas Menkeu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8wNS8xLzE3OTI0NS81L3g4d2NkbGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memproyeksi pertumbuhan ekonomi global relatif stagnan dengan berbagai risiko dan tantangan yang berkembang.
&quot;KSSK berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan global, serta gejolat geopolitik yang eskalatif, termasuk rambatannya pada perekonomian dan sektor keuangan domestik,&quot; jelas Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat konferensi KSSK di Jakarta, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Tantangan Kabinet Prabowo-Gibran di Tengah Gejolak Ekonomi Global


Bendahara Negara itu menuturkan, dalam laporan terbaru World Economic Outlook yang diterbitkan pada bulan April 2024, IMF memproyeksikan ekonomi global stagnan pada level 3,2% year on year untuk tahun 2024.
Sementara itu, perekonomian Amerika Serikat tumbuh pada level 2,5% year on year untuk tahun 2023 dan diperkirakan akan menguat 2,2% pada tahun 2024 dengan menguatnya permintaan domestik dan aktivitas manufaktur Amerika yang juga masih ekspansif.

BACA JUGA:
Ketidakpastian Ekonomi Global Meningkat, Ekonom Ingatkan Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat


&quot;Masih kuatnya kinerja ekonomi Amerika Serikat tersebut diikuti dengan laju inflasi yang masih tinggi dan meningkat pada beberapa bulan terakhir telah mendorong potensi penundaan dimulainya pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed. Ini artinya higher for longer terjadi di Amerika Serikat,&quot; urai Menkeu.
Di sisi lain, lanjut Sri Mulyani, di Tiongkok, perkiraan pertumbuhan melambat dari 5,2 persen year on year pada tahun 2023 menjadi 4,6 persen di tahun 2024. Pada bulan April 2024, dinamika ekonomi keuangan global mengalami perubahan sangat cepat dengan kecenderungan ke arah negatif. Akibat eskalasi perang di timur tengah dan juga ketegangan geopolitik yang makin tinggi.
Menkeu menilai, kebijakan moneter Amerika Serikat yang cenderung  mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama, higher for longer,  dan penundaan pemangkasan suku bunga dari Fed Fund Rate, serta tingginya  yield dari US Treasury telah menyebabkan terjadinya arus modal  portfolio keluar dari negara-negara berkembang dan emerging pindah ke  Amerika Serikat. Menurutnya, hal ini menyebabkan penguatan mata uang US  Dolar dan melemahnya nilai tukar berbagai mata uang dari berbagai  negara.
Menkeu bilang, ke depan, risiko terkait potensi penundaan pemangkasan  Fed Fund Rate, tingginya yield US Treasury dan penguatan US Dolar,  serta eskalasi dari ketegangan geopolitik global akan terus dicermati.
&quot;KSSK akan terus siaga mengantisipasi dengan respons kebijakan yang  sinergis dan efektif untuk memitigasi dampak negatif dari rambatan dan  ketidakpastian global terhadap perekonomian Indonesia dan terhadap  stabilitas sistem keuangan Indonesia,&quot; pungkas Menkeu.</content:encoded></item></channel></rss>
