<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Industri Kendaraan Listrik Masih Punya Peluang Besar</title><description>Presiden Jokowi menyebut industri kendaraan listrik mempunyai peluang yang sangat besar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004108/jokowi-industri-kendaraan-listrik-masih-punya-peluang-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004108/jokowi-industri-kendaraan-listrik-masih-punya-peluang-besar"/><item><title>Jokowi: Industri Kendaraan Listrik Masih Punya Peluang Besar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004108/jokowi-industri-kendaraan-listrik-masih-punya-peluang-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004108/jokowi-industri-kendaraan-listrik-masih-punya-peluang-besar</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/03/320/3004108/jokowi-industri-kendaraan-listrik-masih-punya-peluang-besar-KRqbdHlXYX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi ungkap peluang besar industri kendaraan listrik (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/03/320/3004108/jokowi-industri-kendaraan-listrik-masih-punya-peluang-besar-KRqbdHlXYX.jpg</image><title>Presiden Jokowi ungkap peluang besar industri kendaraan listrik (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yNC8xLzE3OTk1MC81L3g4eGQyNGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi menyebut industri kendaraan listrik mempunyai peluang yang sangat besar. Hal ini dia ungkapkan saat meninjau pameran kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/5/2024).
&quot;Kalau kita melihat, misalnya kayak kendaraan motor listrik, kita punya kapasitas 1,6 juta per tahun. Sekarang yang produksi di sini baru kurang lebih 100 ribu. Artinya masih banyak peluang yang besar sekali,&quot; ujar Jokowi.

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Pabrik Baterai Beroperasi Bulan Depan, Harapkan Ekosistem Kendaraan Listrik Segera Terbentuk


Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa mulai bulan depan, pabrik baterai Tanah Air sudah mulai berproduksi sehingga diharapkan ekosistem kendaraan listrik bisa segera terbentuk. Ia juga tak lupa mengutarakan kebahagiaannya lantaran sudah ada banyak pabrikan kendaraan listrik di Indonesia.

BACA JUGA:
133 Ribu Kendaraan Listrik Sudah Wara-wiri di Jalan Indonesia 


&quot;Dan juga kita senang bahwa sepeda motor listrik yang berproduksi di sini sudah 59 pabrikan. Kemudian mobil listrik 5 akan 6. Terus juga ada bus 1, truk 1, ini bangunan besar ekosistem EV betul betul harus kita jaga, jangan ada hambatan-hambatan,&quot; tambahnya.
Saat ditanyai tentang perkembangan ekosistem industri kendaraan  listrik di Indonesia, Presiden Jokowi menilai bahwa saat ini Indonesia  sudah memulai membentuk ekosistem tersebut. Hanya saja ia menyebut  memang butuh waktu untuk semuanya bisa berjalan secara matang.
&quot;Kendaraan mobil sudah di atas 50%, bagus artinya pelan-pelan, baru  mulai, ini masih jangka menengah jangka panjang. Jangan minta segera  langsung 80%, tapi ini sudah dimulai, sehingga nanti industri baterai  listrik jadi, pabrik mobil listrik, sepeda motor listrik, bus listrik,  semua jadi, segera ekosistemnya terbentuk. Ini lah daya saing yang ingin  kita tunjukan bahwa kita memang siap untuk berkompetisi di arena  global,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yNC8xLzE3OTk1MC81L3g4eGQyNGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi menyebut industri kendaraan listrik mempunyai peluang yang sangat besar. Hal ini dia ungkapkan saat meninjau pameran kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/5/2024).
&quot;Kalau kita melihat, misalnya kayak kendaraan motor listrik, kita punya kapasitas 1,6 juta per tahun. Sekarang yang produksi di sini baru kurang lebih 100 ribu. Artinya masih banyak peluang yang besar sekali,&quot; ujar Jokowi.

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Pabrik Baterai Beroperasi Bulan Depan, Harapkan Ekosistem Kendaraan Listrik Segera Terbentuk


Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa mulai bulan depan, pabrik baterai Tanah Air sudah mulai berproduksi sehingga diharapkan ekosistem kendaraan listrik bisa segera terbentuk. Ia juga tak lupa mengutarakan kebahagiaannya lantaran sudah ada banyak pabrikan kendaraan listrik di Indonesia.

BACA JUGA:
133 Ribu Kendaraan Listrik Sudah Wara-wiri di Jalan Indonesia 


&quot;Dan juga kita senang bahwa sepeda motor listrik yang berproduksi di sini sudah 59 pabrikan. Kemudian mobil listrik 5 akan 6. Terus juga ada bus 1, truk 1, ini bangunan besar ekosistem EV betul betul harus kita jaga, jangan ada hambatan-hambatan,&quot; tambahnya.
Saat ditanyai tentang perkembangan ekosistem industri kendaraan  listrik di Indonesia, Presiden Jokowi menilai bahwa saat ini Indonesia  sudah memulai membentuk ekosistem tersebut. Hanya saja ia menyebut  memang butuh waktu untuk semuanya bisa berjalan secara matang.
&quot;Kendaraan mobil sudah di atas 50%, bagus artinya pelan-pelan, baru  mulai, ini masih jangka menengah jangka panjang. Jangan minta segera  langsung 80%, tapi ini sudah dimulai, sehingga nanti industri baterai  listrik jadi, pabrik mobil listrik, sepeda motor listrik, bus listrik,  semua jadi, segera ekosistemnya terbentuk. Ini lah daya saing yang ingin  kita tunjukan bahwa kita memang siap untuk berkompetisi di arena  global,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
