<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pabrik Tertua Pupuk Mulai Diperbaiki</title><description>PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memulai proses pembaruan (revamping) pabrik tertuanya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004136/pabrik-tertua-pupuk-mulai-diperbaiki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004136/pabrik-tertua-pupuk-mulai-diperbaiki"/><item><title>Pabrik Tertua Pupuk Mulai Diperbaiki</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004136/pabrik-tertua-pupuk-mulai-diperbaiki</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/320/3004136/pabrik-tertua-pupuk-mulai-diperbaiki</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 21:04 WIB</pubDate><dc:creator>Faradilla Indah Siti Aysha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/03/320/3004136/pabrik-tertua-pupuk-mulai-diperbaiki-9gdZ9ShI4S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pabrik tertua pupuk bakal diperbaiki (Foto: pupuk kaltim)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/03/320/3004136/pabrik-tertua-pupuk-mulai-diperbaiki-9gdZ9ShI4S.jpg</image><title>Pabrik tertua pupuk bakal diperbaiki (Foto: pupuk kaltim)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOC8xLzE3ODUwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA  &amp;ndash; PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memulai proses pembaruan (revamping) pabrik tertuanya. Hal ini ditandai dengan melaksanakan pemasangan tiang pancang perdana (first piling) di Bontang, Kalimantan Timur.
Revamping pabrik ini adalah komitmen dalam memimpin transformasi hijau industri pupuk dan petrokimia Indonesia. Pabrik tertua Pupuk Kaltim yang telah beroperasi sejak tahun 1984 ini akan diperbarui demi meningkatkan efisiensi energi dalam operasional pabrik, menciptakan produk yang lebih kompetitif, serta berkontribusi pada program dekarbonisasi pemerintah.

BACA JUGA:
Sah! Jokowi Naikkan Alokasi Pupuk Subsidi Jadi 9,55 Juta Ton Tahun Ini


Untuk proyek yang ditargetkan selesai pada akhir 2025 ini, Pupuk Kaltim menggandeng  PT Tripatra Engineers &amp;amp; Constructors selaku kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC). Proses revamping dimulai dengan penandatanganan kontrak pada 1 November 2023 silam, lalu dilanjutkan dengan first pilling dan penandatanganan komitmen keselamatan (Safety Commitment Ceremony) hari ini.
&amp;ldquo;Proses First Piling dan Safety Commitment Ceremony ini adalah momen yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan proyek. Sebagaimana tiang pancang dalam first piling ini akan menopang struktur atau peralatan yang berada di atasnya, komitmen kami terhadap keselamatan juga harus menjadi landasan bagi upaya kita bersama,&amp;rdquo; kata Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Erick Thohir Minta Bahan Baku Pupuk Diamankan di Tengah Konflik Iran-Israel


Sebagai salah satu bentuk aktivitas revamping, Pupuk Kaltim juga akan melakukan penambahan alat dan pembaruan atau modifikasi untuk alat yang sudah ada. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk amonia dan urea eksisting Pupuk Kaltim sehingga tidak hanya dapat melahirkan produk berkualitas untuk mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga mampu bersaing di pasar global. Jika sudah beroperasi penuh setelah revamping, Pabrik 2 ini diperkirakan bisa meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi konsumsi gas yang berdampak pada penurunan emisi CO2. Nantinya Pabrik 2 juga dapat menurunkan konsumsi energi sebesar 4 MMBtu/ton amonia, sehingga turut menekan emisi CO2 setara dengan penurunan emisi sebesar 110.000 ton CO2 per tahun.
Selain revamping Pabrik 2 ini, Pupuk Kaltim terus gencar menggagas  berbagai inisiatif untuk mendukung pencapaian target dekarbonisasi  melalui beberapa program. Mulai dari pembangunan pabrik soda ash,  community forest (program penanaman pohon dengan melibatkan masyarakat  dan pemerintah), hingga pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan,  salah satunya dengan penjajakan teknologi clean ammonia. Upaya  dekarbonisasi ini menargetkan penurunan emisi karbon sebanyak 32 persen  di 2030 sebagai bentuk dukungan program pemerintah untuk mencapai Net  Zero Emission.
&amp;ldquo;Kiranya first piling dan safety commitment ceremony ini menandai  bukan hanya awal dari upaya konstruksi proyek revamping ini, namun juga  awal dari komitmen teguh kita terhadap aspek keselamatan dan  keberlanjutan. Kami memohon doa dan dukungan agar seluruh proses  pembangunan berjalan lancar dan selamat, sehingga kedepannya, Pupuk  Kaltim bisa terus berinovasi dan melahirkan produk berkualitas dan  berkelanjutan, seturut dengan peran kami sebagai pelopor transformasi  hijau industri di Indonesia,&amp;rdquo; tutup Soesilo.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOC8xLzE3ODUwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA  &amp;ndash; PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memulai proses pembaruan (revamping) pabrik tertuanya. Hal ini ditandai dengan melaksanakan pemasangan tiang pancang perdana (first piling) di Bontang, Kalimantan Timur.
Revamping pabrik ini adalah komitmen dalam memimpin transformasi hijau industri pupuk dan petrokimia Indonesia. Pabrik tertua Pupuk Kaltim yang telah beroperasi sejak tahun 1984 ini akan diperbarui demi meningkatkan efisiensi energi dalam operasional pabrik, menciptakan produk yang lebih kompetitif, serta berkontribusi pada program dekarbonisasi pemerintah.

BACA JUGA:
Sah! Jokowi Naikkan Alokasi Pupuk Subsidi Jadi 9,55 Juta Ton Tahun Ini


Untuk proyek yang ditargetkan selesai pada akhir 2025 ini, Pupuk Kaltim menggandeng  PT Tripatra Engineers &amp;amp; Constructors selaku kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC). Proses revamping dimulai dengan penandatanganan kontrak pada 1 November 2023 silam, lalu dilanjutkan dengan first pilling dan penandatanganan komitmen keselamatan (Safety Commitment Ceremony) hari ini.
&amp;ldquo;Proses First Piling dan Safety Commitment Ceremony ini adalah momen yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan proyek. Sebagaimana tiang pancang dalam first piling ini akan menopang struktur atau peralatan yang berada di atasnya, komitmen kami terhadap keselamatan juga harus menjadi landasan bagi upaya kita bersama,&amp;rdquo; kata Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Erick Thohir Minta Bahan Baku Pupuk Diamankan di Tengah Konflik Iran-Israel


Sebagai salah satu bentuk aktivitas revamping, Pupuk Kaltim juga akan melakukan penambahan alat dan pembaruan atau modifikasi untuk alat yang sudah ada. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk amonia dan urea eksisting Pupuk Kaltim sehingga tidak hanya dapat melahirkan produk berkualitas untuk mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga mampu bersaing di pasar global. Jika sudah beroperasi penuh setelah revamping, Pabrik 2 ini diperkirakan bisa meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi konsumsi gas yang berdampak pada penurunan emisi CO2. Nantinya Pabrik 2 juga dapat menurunkan konsumsi energi sebesar 4 MMBtu/ton amonia, sehingga turut menekan emisi CO2 setara dengan penurunan emisi sebesar 110.000 ton CO2 per tahun.
Selain revamping Pabrik 2 ini, Pupuk Kaltim terus gencar menggagas  berbagai inisiatif untuk mendukung pencapaian target dekarbonisasi  melalui beberapa program. Mulai dari pembangunan pabrik soda ash,  community forest (program penanaman pohon dengan melibatkan masyarakat  dan pemerintah), hingga pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan,  salah satunya dengan penjajakan teknologi clean ammonia. Upaya  dekarbonisasi ini menargetkan penurunan emisi karbon sebanyak 32 persen  di 2030 sebagai bentuk dukungan program pemerintah untuk mencapai Net  Zero Emission.
&amp;ldquo;Kiranya first piling dan safety commitment ceremony ini menandai  bukan hanya awal dari upaya konstruksi proyek revamping ini, namun juga  awal dari komitmen teguh kita terhadap aspek keselamatan dan  keberlanjutan. Kami memohon doa dan dukungan agar seluruh proses  pembangunan berjalan lancar dan selamat, sehingga kedepannya, Pupuk  Kaltim bisa terus berinovasi dan melahirkan produk berkualitas dan  berkelanjutan, seturut dengan peran kami sebagai pelopor transformasi  hijau industri di Indonesia,&amp;rdquo; tutup Soesilo.</content:encoded></item></channel></rss>
