<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pak Bas: Groundbreaking IKN Tahap 6 Dimulai Juni 2024</title><description>Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan seremonial groundbreaking  tahap 6 di Ibu Kota Nusantara (IKN) dilanjutkan pada bulan Juni.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/470/3003903/pak-bas-groundbreaking-ikn-tahap-6-dimulai-juni-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/470/3003903/pak-bas-groundbreaking-ikn-tahap-6-dimulai-juni-2024"/><item><title>Pak Bas: Groundbreaking IKN Tahap 6 Dimulai Juni 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/470/3003903/pak-bas-groundbreaking-ikn-tahap-6-dimulai-juni-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/03/470/3003903/pak-bas-groundbreaking-ikn-tahap-6-dimulai-juni-2024</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2024 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/03/470/3003903/pak-bas-groundbreaking-ikn-tahap-6-dimulai-juni-2024-jP8w0btERc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek pembangunan IKN tahap 6 (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/03/470/3003903/pak-bas-groundbreaking-ikn-tahap-6-dimulai-juni-2024-jP8w0btERc.jpg</image><title>Proyek pembangunan IKN tahap 6 (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMy85LzE4MDI2NC81L3g4eHZobDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan seremonial groundbreaking tahap 6 di Ibu Kota Nusantara (IKN) dilanjutkan pada bulan Juni. Pak Bas menjelaskan, hal itu menyesuaikan jadwal Presiden Joko Widodo yang akan mengikuti kegiatan World Water Forum yang akan berlangsung pada pertengahan Mei bulan ini. Sehingga seremonial groundbreaking harus ditunda terlebih dahulu.

BACA JUGA:
Bocoran Groundbreaking IKN Tahap 6, Kampus Mulai Dibangun


&quot;Itu (groundbreaking tahap 6) habis world water forum, sekitar awal Juni, minimal akhir Mei kalau kata Presiden kemarin,&quot; ujar Menteri Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Konsep Kota Hijau, Investor Eropa Lirik Investasi di IKN 


Groundbreaking IKN yang rencananya akan diselenggarakan setiap bulannya sudah absen 2 kali pada Maret dan April lalu. Sebabnya, agar pembangunan yang sudah dilakukan sebelumnya bisa lebih fokus untuk mencapai target penyelesaian pada pertengahan tahun mendatang.
Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono mengungkapkan pada groundbreaking tahap 6 di IKN nantinya akan difokuskan untuk menggarap sektor pendidikan. Bahkan institusi pendidikan asal Malaysia, juga disebut Bambang bakal merealisasikan investasinya ke IKN pada groundbreaking tahap 6.&quot;Soal groundbreaking nantinya bertema pendidikan, jadi ada beberapa  institusi pendidikan. Saya spill aja, misalnya Al Azhar akan melakukan  groundbreaking, ada sekolah Bina Bangsa, ada Universitas dari Malaysia,&quot;  ujar Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan.
Selain itu, kampus kenamaan asal Amerika Serikat, Stanford  University, disebut Bambang juga akan masuk ke IKN untuk membangun pusat  riset atau penelitian. Proyek ini rencananya akan dikerjasamakan dengan  pengusaha lokal yaitu Bakrie Foundation.
&quot;Seperti yang pernah diwartakan Stanford akan bekerja sama dengan  Bakrie Foundation untuk memulai membangun pusat riset di IKN Nusantara,&quot;  tutup Bambang.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMy85LzE4MDI2NC81L3g4eHZobDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan seremonial groundbreaking tahap 6 di Ibu Kota Nusantara (IKN) dilanjutkan pada bulan Juni. Pak Bas menjelaskan, hal itu menyesuaikan jadwal Presiden Joko Widodo yang akan mengikuti kegiatan World Water Forum yang akan berlangsung pada pertengahan Mei bulan ini. Sehingga seremonial groundbreaking harus ditunda terlebih dahulu.

BACA JUGA:
Bocoran Groundbreaking IKN Tahap 6, Kampus Mulai Dibangun


&quot;Itu (groundbreaking tahap 6) habis world water forum, sekitar awal Juni, minimal akhir Mei kalau kata Presiden kemarin,&quot; ujar Menteri Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:
Konsep Kota Hijau, Investor Eropa Lirik Investasi di IKN 


Groundbreaking IKN yang rencananya akan diselenggarakan setiap bulannya sudah absen 2 kali pada Maret dan April lalu. Sebabnya, agar pembangunan yang sudah dilakukan sebelumnya bisa lebih fokus untuk mencapai target penyelesaian pada pertengahan tahun mendatang.
Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono mengungkapkan pada groundbreaking tahap 6 di IKN nantinya akan difokuskan untuk menggarap sektor pendidikan. Bahkan institusi pendidikan asal Malaysia, juga disebut Bambang bakal merealisasikan investasinya ke IKN pada groundbreaking tahap 6.&quot;Soal groundbreaking nantinya bertema pendidikan, jadi ada beberapa  institusi pendidikan. Saya spill aja, misalnya Al Azhar akan melakukan  groundbreaking, ada sekolah Bina Bangsa, ada Universitas dari Malaysia,&quot;  ujar Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan.
Selain itu, kampus kenamaan asal Amerika Serikat, Stanford  University, disebut Bambang juga akan masuk ke IKN untuk membangun pusat  riset atau penelitian. Proyek ini rencananya akan dikerjasamakan dengan  pengusaha lokal yaitu Bakrie Foundation.
&quot;Seperti yang pernah diwartakan Stanford akan bekerja sama dengan  Bakrie Foundation untuk memulai membangun pusat riset di IKN Nusantara,&quot;  tutup Bambang.
</content:encoded></item></channel></rss>
