<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Pengembangan Stasiun Tanah Abang Ditarget Rampung Akhir 2024</title><description>Kemenhub) menargetkan proyek peningkatan dan pengembangan stasiun Tanah Abang selesai Akhir tahun 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/05/320/3004675/proyek-pengembangan-stasiun-tanah-abang-ditarget-rampung-akhir-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/05/320/3004675/proyek-pengembangan-stasiun-tanah-abang-ditarget-rampung-akhir-2024"/><item><title>Proyek Pengembangan Stasiun Tanah Abang Ditarget Rampung Akhir 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/05/320/3004675/proyek-pengembangan-stasiun-tanah-abang-ditarget-rampung-akhir-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/05/320/3004675/proyek-pengembangan-stasiun-tanah-abang-ditarget-rampung-akhir-2024</guid><pubDate>Minggu 05 Mei 2024 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/05/320/3004675/proyek-pengembangan-stasiun-tanah-abang-ditarget-rampung-akhir-2024-LWccBOk6sq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek Stasiun Pasar Senen (Foto: Kemenhub)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/05/320/3004675/proyek-pengembangan-stasiun-tanah-abang-ditarget-rampung-akhir-2024-LWccBOk6sq.jpg</image><title>Proyek Stasiun Pasar Senen (Foto: Kemenhub)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMy84LzE4MDI4OC81L3g4eHdoOTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan proyek peningkatan dan pengembangan stasiun Tanah Abang selesai Akhir tahun 2024.
Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal menyampaikan, pelaksanaan fisik konstruksi pengembangan stasiun Tanah Abang telah berjalan dan ditargetkan selesai akhir tahun ini.

BACA JUGA:
Pemeliharaan Kapal Negara, Kemenhub Gandeng BKI

&quot;Kami bersama dengan Pemprov DKI Jakarta dan PT KAI berupaya untuk menaikkan tingkat pelayanan kepada penumpang di Stasiun Tanah Abang, baik dari sisi kemudahan, kenyamanan maupun aksesibilitas,&quot; ujar Dirjen Risal dalam keterangan resminya, Minggu (5/5/2024).
Proyek peningkatan dan pengembangan yang dilakukan antara lain pembangunan stasiun baru, penambahan jalur kereta dari empat menjadi enam jalur, penambahan peron dari dua menjadi empat, dan penataan fasilitas integrasi antarmoda.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5% pada Kuartal I-2024&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Dengan penambahan dua jalur baru, pergerakan pada waktu headway khususnya pada lintas Serpong dapat mencapai 3 menit dari sebelumnya 7 menit. Di samping itu, pengembangan stasiun  Tanah Abang ini bisa meningkatkan kapasitas 3 kali lipat, dari 100 ribu menjadi 300 ribu penumpang per hari.Adapun ruang lingkup pekerjaan dari masing-masing pihak yaitu Kemenhub membangun gedung stasiun baru dan jalan kereta api, fasilitas operasi KA (rel, persinyalan), serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di atas jalur KA.
Kemudian, Pemprov DKI membangun pelebaran jalan dan fasilitas integrasi antar moda. Sedangkan PT KAI membangun area parkir serta penataan e-ticketing, pembangunan plaza dan halaman stasiun, serta fasilitas intermoda dan kanopi.
Stasiun akan dibangun dengan luas bangunan utama 12.000 meter persegi, dan dengan bangunan 2 lantai, yang dilengkapi dengan bangunan komersil dan fasilitas pendukung serta fasilitas disabilitas</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMy84LzE4MDI4OC81L3g4eHdoOTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan proyek peningkatan dan pengembangan stasiun Tanah Abang selesai Akhir tahun 2024.
Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal menyampaikan, pelaksanaan fisik konstruksi pengembangan stasiun Tanah Abang telah berjalan dan ditargetkan selesai akhir tahun ini.

BACA JUGA:
Pemeliharaan Kapal Negara, Kemenhub Gandeng BKI

&quot;Kami bersama dengan Pemprov DKI Jakarta dan PT KAI berupaya untuk menaikkan tingkat pelayanan kepada penumpang di Stasiun Tanah Abang, baik dari sisi kemudahan, kenyamanan maupun aksesibilitas,&quot; ujar Dirjen Risal dalam keterangan resminya, Minggu (5/5/2024).
Proyek peningkatan dan pengembangan yang dilakukan antara lain pembangunan stasiun baru, penambahan jalur kereta dari empat menjadi enam jalur, penambahan peron dari dua menjadi empat, dan penataan fasilitas integrasi antarmoda.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5% pada Kuartal I-2024&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Dengan penambahan dua jalur baru, pergerakan pada waktu headway khususnya pada lintas Serpong dapat mencapai 3 menit dari sebelumnya 7 menit. Di samping itu, pengembangan stasiun  Tanah Abang ini bisa meningkatkan kapasitas 3 kali lipat, dari 100 ribu menjadi 300 ribu penumpang per hari.Adapun ruang lingkup pekerjaan dari masing-masing pihak yaitu Kemenhub membangun gedung stasiun baru dan jalan kereta api, fasilitas operasi KA (rel, persinyalan), serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di atas jalur KA.
Kemudian, Pemprov DKI membangun pelebaran jalan dan fasilitas integrasi antar moda. Sedangkan PT KAI membangun area parkir serta penataan e-ticketing, pembangunan plaza dan halaman stasiun, serta fasilitas intermoda dan kanopi.
Stasiun akan dibangun dengan luas bangunan utama 12.000 meter persegi, dan dengan bangunan 2 lantai, yang dilengkapi dengan bangunan komersil dan fasilitas pendukung serta fasilitas disabilitas</content:encoded></item></channel></rss>
