<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelojak Ekonomi Dunia, Erick Thohir: Ada Perang Tarif China vs Amerika dan Eropa</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir menyoroti perkembangan gejolak ekonomi dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3004867/gelojak-ekonomi-dunia-erick-thohir-ada-perang-tarif-china-vs-amerika-dan-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3004867/gelojak-ekonomi-dunia-erick-thohir-ada-perang-tarif-china-vs-amerika-dan-eropa"/><item><title>Gelojak Ekonomi Dunia, Erick Thohir: Ada Perang Tarif China vs Amerika dan Eropa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3004867/gelojak-ekonomi-dunia-erick-thohir-ada-perang-tarif-china-vs-amerika-dan-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3004867/gelojak-ekonomi-dunia-erick-thohir-ada-perang-tarif-china-vs-amerika-dan-eropa</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2024 07:55 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3004867/gelojak-ekonomi-dunia-erick-thohir-ada-perang-tarif-china-vs-amerika-dan-eropa-2wAK7wgqT1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir soroti gejolak ekonomi dunia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3004867/gelojak-ekonomi-dunia-erick-thohir-ada-perang-tarif-china-vs-amerika-dan-eropa-2wAK7wgqT1.jpg</image><title>Erick Thohir soroti gejolak ekonomi dunia (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNS8xLzE4MDM1Mi81L3g4eTB0ZzI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir menyoroti perkembangan gejolak ekonomi dunia. Menurutnya, perang harga antara negara-negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia diperkirakan akan terjadi.
Kawasan seperti China, Eropa, dan Amerika Serikat (AS) dinilai terus memperketat persaingan mereka agar bisa memenangkan pasar dunia. Erick Thohir mengatakan, persaingan negara-negara adidaya semakin tajam dan kejam. Bahkan, perang dingin itu memberi efek buruk bagi perdagangan internasional, tak terkecuali Indonesia.

BACA JUGA:
Erick Thohir Ingin Gabungkan BUMN Pupuk dan Pangan


Menurutnya, perdagangan internasional Indonesia yang tadinya surplus, bisa menjadi tertekan, lantaran komoditas yang diekspor dari Tanah Air ke berbagai negara bakal ditarifkan, sehingga membuat harga produk jauh lebih mahal.

BACA JUGA:
1 Proyek Meleset, Erick Thohir Pastikan 87 Proyek BUMN Sudah Rampung


&amp;ldquo;Kita melihat akan ada perang tarif, antara Eropa, China, Amerika, bukan tidak mungkin nanti kita ditarifkan barang kita, maka tadi trade yang selama ini kita surplus bisa tertekan,&amp;rdquo; ujar Erick, ditulis Senin (6/5/2024).
&amp;ldquo;Di sini lah hal-hal tak mudah, ekonomi menjadi sebuah kepastian dan persaingan dunia makin tajam dan kejam,&amp;rdquo; paparnya.
Erick menekan, ekonomi adalah sebuah kondisi yang kepastian dan terus  menantang ke depannya. Sehingga, antisipasi dampak buruk dari gejolak  ekonomi global, Indonesia perlu mengambil langkah-langkah strategis.
&amp;ldquo;Bagaimana kita bisa lebih baik lagi, kenapa? karena kalau lihat  global kita ini globalisasi makin serem, kita lihat bagaimana tahun  depan ekonomi ini cukup menantang,&amp;rdquo; ucap dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNS8xLzE4MDM1Mi81L3g4eTB0ZzI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir menyoroti perkembangan gejolak ekonomi dunia. Menurutnya, perang harga antara negara-negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia diperkirakan akan terjadi.
Kawasan seperti China, Eropa, dan Amerika Serikat (AS) dinilai terus memperketat persaingan mereka agar bisa memenangkan pasar dunia. Erick Thohir mengatakan, persaingan negara-negara adidaya semakin tajam dan kejam. Bahkan, perang dingin itu memberi efek buruk bagi perdagangan internasional, tak terkecuali Indonesia.

BACA JUGA:
Erick Thohir Ingin Gabungkan BUMN Pupuk dan Pangan


Menurutnya, perdagangan internasional Indonesia yang tadinya surplus, bisa menjadi tertekan, lantaran komoditas yang diekspor dari Tanah Air ke berbagai negara bakal ditarifkan, sehingga membuat harga produk jauh lebih mahal.

BACA JUGA:
1 Proyek Meleset, Erick Thohir Pastikan 87 Proyek BUMN Sudah Rampung


&amp;ldquo;Kita melihat akan ada perang tarif, antara Eropa, China, Amerika, bukan tidak mungkin nanti kita ditarifkan barang kita, maka tadi trade yang selama ini kita surplus bisa tertekan,&amp;rdquo; ujar Erick, ditulis Senin (6/5/2024).
&amp;ldquo;Di sini lah hal-hal tak mudah, ekonomi menjadi sebuah kepastian dan persaingan dunia makin tajam dan kejam,&amp;rdquo; paparnya.
Erick menekan, ekonomi adalah sebuah kondisi yang kepastian dan terus  menantang ke depannya. Sehingga, antisipasi dampak buruk dari gejolak  ekonomi global, Indonesia perlu mengambil langkah-langkah strategis.
&amp;ldquo;Bagaimana kita bisa lebih baik lagi, kenapa? karena kalau lihat  global kita ini globalisasi makin serem, kita lihat bagaimana tahun  depan ekonomi ini cukup menantang,&amp;rdquo; ucap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
