<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Kesal! Anggaran Stunting Dipakai Bangun Pagar Puskesmas</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jangan sampai anggaran stunting disalahgunakan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005023/jokowi-kesal-anggaran-stunting-dipakai-bangun-pagar-puskesmas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005023/jokowi-kesal-anggaran-stunting-dipakai-bangun-pagar-puskesmas"/><item><title>Jokowi Kesal! Anggaran Stunting Dipakai Bangun Pagar Puskesmas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005023/jokowi-kesal-anggaran-stunting-dipakai-bangun-pagar-puskesmas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005023/jokowi-kesal-anggaran-stunting-dipakai-bangun-pagar-puskesmas</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2024 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005023/jokowi-kesal-anggaran-stunting-dipakai-bangun-pagar-puskesmas-tSFwUtvgGv.png" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Kesal! Anggaran Stunting Dipakai Bangun Pagar Puskesmas (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005023/jokowi-kesal-anggaran-stunting-dipakai-bangun-pagar-puskesmas-tSFwUtvgGv.png</image><title>Jokowi Kesal! Anggaran Stunting Dipakai Bangun Pagar Puskesmas (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jangan sampai anggaran stunting disalahgunakan. Seperti anggaran seharusnya untuk Puskesmas namun digunakan untuk pembangunan pagar.

BACA JUGA:Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI&amp;nbsp;


&amp;ldquo;Jangan sampai ada saya lihat anggaran untuk stunting untuk Puskesmas, diberikan ke Puskesmas jadinya pagar Puskesmas, ada jangan bilang enggak ada. Ada. Enggak ada hubungannya stunting sama pagar,&amp;rdquo; kata Jokowi saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2024).

BACA JUGA:Bukan Nakut-nakutin, Jokowi Sebut Situasi saat Ini Tidak Mudah! Ada 3 Hal Ditakuti Negara&amp;nbsp;


Untuk itu, Jokowi meminta agar Musrenbangnas kali ini bisa menjadi penghubungan agenda pembangunan di pusat dan daerah. Sehingga, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.


&amp;ldquo;Saya berharap Musrenbangnas ini bisa menjadi sekrup penyambung agenda pembangunan pusat, provinsi, kabupaten dan kota agar semuanya inline, seirama dan tepat sasaran dan hasilnya betul-betul dirasakan oleh rakyat,&amp;rdquo; kata Jokowi.


Jokowi juga mengingatkan agar anggaran pusat maupun daerah tidak hanya digunakan untuk rapat-rapat dan studi banding. &amp;ldquo;Jangan sampai anggaran dipakai untuk rapat-rapat kebanyakan dan studi banding yang kebanyakan. Sudah itu masa lalu tapi masa depan jangan sampai itu terjadi lagi,&quot; katanya.



Jokowi mengatakan program strategis harus tepat sasaran. Sehingga, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) bisa tepat sasaran.





&amp;ldquo;Kemudian program harus tepat sasaran dan strategis artinya APBD-APBN betul-betul manfaatnya keliatan. Karena tepat sasaran,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jangan sampai anggaran stunting disalahgunakan. Seperti anggaran seharusnya untuk Puskesmas namun digunakan untuk pembangunan pagar.

BACA JUGA:Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI&amp;nbsp;


&amp;ldquo;Jangan sampai ada saya lihat anggaran untuk stunting untuk Puskesmas, diberikan ke Puskesmas jadinya pagar Puskesmas, ada jangan bilang enggak ada. Ada. Enggak ada hubungannya stunting sama pagar,&amp;rdquo; kata Jokowi saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2024).

BACA JUGA:Bukan Nakut-nakutin, Jokowi Sebut Situasi saat Ini Tidak Mudah! Ada 3 Hal Ditakuti Negara&amp;nbsp;


Untuk itu, Jokowi meminta agar Musrenbangnas kali ini bisa menjadi penghubungan agenda pembangunan di pusat dan daerah. Sehingga, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.


&amp;ldquo;Saya berharap Musrenbangnas ini bisa menjadi sekrup penyambung agenda pembangunan pusat, provinsi, kabupaten dan kota agar semuanya inline, seirama dan tepat sasaran dan hasilnya betul-betul dirasakan oleh rakyat,&amp;rdquo; kata Jokowi.


Jokowi juga mengingatkan agar anggaran pusat maupun daerah tidak hanya digunakan untuk rapat-rapat dan studi banding. &amp;ldquo;Jangan sampai anggaran dipakai untuk rapat-rapat kebanyakan dan studi banding yang kebanyakan. Sudah itu masa lalu tapi masa depan jangan sampai itu terjadi lagi,&quot; katanya.



Jokowi mengatakan program strategis harus tepat sasaran. Sehingga, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) bisa tepat sasaran.





&amp;ldquo;Kemudian program harus tepat sasaran dan strategis artinya APBD-APBN betul-betul manfaatnya keliatan. Karena tepat sasaran,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
