<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Singgung Jepang-Inggris Resesi, Jokowi: Kita Harus Hati-Hati Jangan Meleset dari Rencana</title><description>Presiden Jokowi menyinggung soal resesi ekonomi sejumlah negara seperti Jepang hingga Inggris.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005036/singgung-jepang-inggris-resesi-jokowi-kita-harus-hati-hati-jangan-meleset-dari-rencana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005036/singgung-jepang-inggris-resesi-jokowi-kita-harus-hati-hati-jangan-meleset-dari-rencana"/><item><title>Singgung Jepang-Inggris Resesi, Jokowi: Kita Harus Hati-Hati Jangan Meleset dari Rencana</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005036/singgung-jepang-inggris-resesi-jokowi-kita-harus-hati-hati-jangan-meleset-dari-rencana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005036/singgung-jepang-inggris-resesi-jokowi-kita-harus-hati-hati-jangan-meleset-dari-rencana</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2024 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005036/singgung-jepang-inggris-resesi-jokowi-kita-harus-hati-hati-jangan-meleset-dari-rencana-OFOepdytvF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi ingatkan soal pengelolaan anggaran (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005036/singgung-jepang-inggris-resesi-jokowi-kita-harus-hati-hati-jangan-meleset-dari-rencana-OFOepdytvF.jpg</image><title>Jokowi ingatkan soal pengelolaan anggaran (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNi8xLzE4MDM2Ny81L3g4eTJiY2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi menyinggung soal resesi ekonomi sejumlah negara seperti Jepang hingga Inggris. Oleh karena itu, Jokowi mengingatkan agar hati-hati dalam mengelola fiskal dan anggaran.
Jokowi pun mengatakan bahwa resesi ekonomi ini salah satunya akibat pandemi COVID-19. Bahkan, saat ini pertumbuhan ekonomi global diperkirakan cuma 3,2%. &amp;ldquo;Beberapa negara telah masuk pada resesi Jepang, Inggris, dan beberapa negara Eropa berada di posisi ke sana. Menuju pada resesi,&amp;rdquo; ungkap Jokowi saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2024).

BACA JUGA:
Jokowi : Jangan Sampai Anggaran Stunting Jadi Pagar Puskesmas!


&amp;ldquo;Oleh karena itu kehati-hatian kita kelola fiskal dan anggaran betul-betul harus prudence dan hati hati. Jangan sampai ada uang serupiah pun meleset dari rencana yang kita buat. Perhatikan betul-betul skala prioritas,&amp;rdquo; kata Jokowi mengingatkan.
Pada kesempatan itu, Jokowi mengatakan bahwa semua negara saat ini takut terhadap harga minyak dunia juga masalah bunga pinjaman.
&amp;ldquo;Semua pada takut masalah itu, karena begitu bunga pinjaman naik sedikit saja beban fiskal itu akan sangat, sangat besar. Sekali lagi oleh sebab itu kita harus betul-betul hati-hati kelola setiap rupiah anggaran yang kita miliki,&amp;rdquo; ucap dia.

BACA JUGA:
Jokowi Kesal! Anggaran Stunting Dipakai Bangun Pagar Puskesmas


Jokowi mengatakan bahwa pemerintah sudah ada rencana pembangunan jangka panjang,  jangka menengah, dan tahunan.
&amp;ldquo;Kita masing-masing telah memiliki rencana kerja pemerintah atau RKP. Tetapi, yang belum adalah sinkron atau tidak dengan rencana besar yang kita miliki. Ini yang belum. Maka sinkronisasi itu menjadi kunci,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;ldquo;Saya beri contoh, pemerintah pusat bangun bendungan, jadi. Bangun  lagi irigasi primernya, jadi. Tapi irigasi sekunder dan tersier sampai  ke sawah tak dikerjakan, airnya tak sampai ke sawah yang kita miliki,&amp;rdquo;  ujar Jokowi.
&amp;ldquo;Membangun pelabuhan, pelabuhan dibangun ke Kemenhub, tapi jalan,  mestinya ini daerah, jalan ke pelabuhannya meski pendek cuma sekilo lima  kilo tidak dijalankan. Ini yang namanya tidak sinkron dan tidak  seirama. Semuanya harus inline dengan RPJMN semua inline sampai ke  daerah harus segaris,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNi8xLzE4MDM2Ny81L3g4eTJiY2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi menyinggung soal resesi ekonomi sejumlah negara seperti Jepang hingga Inggris. Oleh karena itu, Jokowi mengingatkan agar hati-hati dalam mengelola fiskal dan anggaran.
Jokowi pun mengatakan bahwa resesi ekonomi ini salah satunya akibat pandemi COVID-19. Bahkan, saat ini pertumbuhan ekonomi global diperkirakan cuma 3,2%. &amp;ldquo;Beberapa negara telah masuk pada resesi Jepang, Inggris, dan beberapa negara Eropa berada di posisi ke sana. Menuju pada resesi,&amp;rdquo; ungkap Jokowi saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2024).

BACA JUGA:
Jokowi : Jangan Sampai Anggaran Stunting Jadi Pagar Puskesmas!


&amp;ldquo;Oleh karena itu kehati-hatian kita kelola fiskal dan anggaran betul-betul harus prudence dan hati hati. Jangan sampai ada uang serupiah pun meleset dari rencana yang kita buat. Perhatikan betul-betul skala prioritas,&amp;rdquo; kata Jokowi mengingatkan.
Pada kesempatan itu, Jokowi mengatakan bahwa semua negara saat ini takut terhadap harga minyak dunia juga masalah bunga pinjaman.
&amp;ldquo;Semua pada takut masalah itu, karena begitu bunga pinjaman naik sedikit saja beban fiskal itu akan sangat, sangat besar. Sekali lagi oleh sebab itu kita harus betul-betul hati-hati kelola setiap rupiah anggaran yang kita miliki,&amp;rdquo; ucap dia.

BACA JUGA:
Jokowi Kesal! Anggaran Stunting Dipakai Bangun Pagar Puskesmas


Jokowi mengatakan bahwa pemerintah sudah ada rencana pembangunan jangka panjang,  jangka menengah, dan tahunan.
&amp;ldquo;Kita masing-masing telah memiliki rencana kerja pemerintah atau RKP. Tetapi, yang belum adalah sinkron atau tidak dengan rencana besar yang kita miliki. Ini yang belum. Maka sinkronisasi itu menjadi kunci,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;ldquo;Saya beri contoh, pemerintah pusat bangun bendungan, jadi. Bangun  lagi irigasi primernya, jadi. Tapi irigasi sekunder dan tersier sampai  ke sawah tak dikerjakan, airnya tak sampai ke sawah yang kita miliki,&amp;rdquo;  ujar Jokowi.
&amp;ldquo;Membangun pelabuhan, pelabuhan dibangun ke Kemenhub, tapi jalan,  mestinya ini daerah, jalan ke pelabuhannya meski pendek cuma sekilo lima  kilo tidak dijalankan. Ini yang namanya tidak sinkron dan tidak  seirama. Semuanya harus inline dengan RPJMN semua inline sampai ke  daerah harus segaris,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
