<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PGN Suplai Gas Bumi ke Smelter Freeport Indonesia</title><description>Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk menyalurkan gas bumi 9.49 BBTUD kepada PT Freeport Indonesia sektor smelter tembaga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005038/pgn-suplai-gas-bumi-ke-smelter-freeport-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005038/pgn-suplai-gas-bumi-ke-smelter-freeport-indonesia"/><item><title>PGN Suplai Gas Bumi ke Smelter Freeport Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005038/pgn-suplai-gas-bumi-ke-smelter-freeport-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005038/pgn-suplai-gas-bumi-ke-smelter-freeport-indonesia</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2024 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005038/pgn-suplai-gas-bumi-ke-smelter-freeport-indonesia-Z0Xq2g9Vo6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PGN Suplai Gas ke Smelter Freeport (Foto: Subholding Gas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005038/pgn-suplai-gas-bumi-ke-smelter-freeport-indonesia-Z0Xq2g9Vo6.jpg</image><title>PGN Suplai Gas ke Smelter Freeport (Foto: Subholding Gas)</title></images><description>JAKARTA - Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk menyalurkan gas bumi 9.49 BBTUD kepada PT Freeport Indonesia sektor smelter tembaga. Smelter ini merupakan salah satu tempat pengolahan tembaga terbesar di dunia.

BACA JUGA:Proyek Smelter Freeport di Gresik Tuntas Mei 2024&amp;nbsp;


Penyaluran gas bumi ke PT Freeport Indonesia ini merupakan kontrak jangka panjang yang diikat dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG). PJBG ditandatangani oleh Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Permata Sari dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Clayton Allen Wenas.

PGN akan menjaga performa layanan dalam menyediakan infrastruktur gas yang memadai dan ketahanan pasokan yang terjaga agar nilai lebih dari gas bumi dapat diserap pelanggan secara optimal.

BACA JUGA:Freeport Proses 850 Ribu Ton Konsentrat Tembaga di Smelter Gresik&amp;nbsp;


&amp;ldquo;Subholding Gas pada prinsipnya selalu mendukung langkah Pemerintah guna mendukung kemajuan industri nasional. Kerja sama ini punya arti penting bagi kami karena PT Freeport Indonesia merupakan konsumen dengan penyerapan gas yang besar,&quot; ujar Rosa dalam keterangannya, Jakarta, Senin (6/5/2024).

PGN yakin pemanfaatan gas bumi akan terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat untuk mulai beralih ke gas bumi sebagai energi transisi yang lebih ramah lingkungan. Hal ini juga untuk mendukung komitmen Pemerintah yang mencanangkan Net Zero Emission pada 2060.



&amp;ldquo;Nilai lebih gas bumi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, dapat mendukung Freeport Indonesia dalam menerapkan teknologi hemat energi serta wujud sinergi bersama dalam mengurangi emisi gas rumah kaca,&amp;rdquo; ujar Rosa.



Gas bumi yang tersalur nanti akan diperuntukkan pada sektor smelter, acid plant dan PMR. &amp;ldquo;Kita mengucapkan banyak terima kasih kepada PGN telah melaksanakan PJBG yang dilanjutkan dengan proses gas in. Kita mengharapkan PGN dapat menjaga sustainability dan kehandalan pasokan gas bumi untuk mendukung produksi dan program hilirisasi tambah pemerintah,&amp;rdquo; tambah Presiden Direktur Freeport Indonesia Clayton Allen Wenas.

</description><content:encoded>JAKARTA - Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk menyalurkan gas bumi 9.49 BBTUD kepada PT Freeport Indonesia sektor smelter tembaga. Smelter ini merupakan salah satu tempat pengolahan tembaga terbesar di dunia.

BACA JUGA:Proyek Smelter Freeport di Gresik Tuntas Mei 2024&amp;nbsp;


Penyaluran gas bumi ke PT Freeport Indonesia ini merupakan kontrak jangka panjang yang diikat dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG). PJBG ditandatangani oleh Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Permata Sari dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Clayton Allen Wenas.

PGN akan menjaga performa layanan dalam menyediakan infrastruktur gas yang memadai dan ketahanan pasokan yang terjaga agar nilai lebih dari gas bumi dapat diserap pelanggan secara optimal.

BACA JUGA:Freeport Proses 850 Ribu Ton Konsentrat Tembaga di Smelter Gresik&amp;nbsp;


&amp;ldquo;Subholding Gas pada prinsipnya selalu mendukung langkah Pemerintah guna mendukung kemajuan industri nasional. Kerja sama ini punya arti penting bagi kami karena PT Freeport Indonesia merupakan konsumen dengan penyerapan gas yang besar,&quot; ujar Rosa dalam keterangannya, Jakarta, Senin (6/5/2024).

PGN yakin pemanfaatan gas bumi akan terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat untuk mulai beralih ke gas bumi sebagai energi transisi yang lebih ramah lingkungan. Hal ini juga untuk mendukung komitmen Pemerintah yang mencanangkan Net Zero Emission pada 2060.



&amp;ldquo;Nilai lebih gas bumi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, dapat mendukung Freeport Indonesia dalam menerapkan teknologi hemat energi serta wujud sinergi bersama dalam mengurangi emisi gas rumah kaca,&amp;rdquo; ujar Rosa.



Gas bumi yang tersalur nanti akan diperuntukkan pada sektor smelter, acid plant dan PMR. &amp;ldquo;Kita mengucapkan banyak terima kasih kepada PGN telah melaksanakan PJBG yang dilanjutkan dengan proses gas in. Kita mengharapkan PGN dapat menjaga sustainability dan kehandalan pasokan gas bumi untuk mendukung produksi dan program hilirisasi tambah pemerintah,&amp;rdquo; tambah Presiden Direktur Freeport Indonesia Clayton Allen Wenas.

</content:encoded></item></channel></rss>
