<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sentil Pejabat Habiskan Anggaran untuk Rapat dan Studi Banding, Jokowi: Itu Masa Lalu</title><description>Jokowi sentil pejabat agar melakukan efisiensi anggaran. Dia mengingatkan agar anggaran tepat sasaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005073/sentil-pejabat-habiskan-anggaran-untuk-rapat-dan-studi-banding-jokowi-itu-masa-lalu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005073/sentil-pejabat-habiskan-anggaran-untuk-rapat-dan-studi-banding-jokowi-itu-masa-lalu"/><item><title>Sentil Pejabat Habiskan Anggaran untuk Rapat dan Studi Banding, Jokowi: Itu Masa Lalu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005073/sentil-pejabat-habiskan-anggaran-untuk-rapat-dan-studi-banding-jokowi-itu-masa-lalu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005073/sentil-pejabat-habiskan-anggaran-untuk-rapat-dan-studi-banding-jokowi-itu-masa-lalu</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2024 14:59 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005073/sentil-pejabat-habiskan-anggaran-untuk-rapat-dan-studi-banding-jokowi-itu-masa-lalu-aMHNyn56Ih.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi soal Pejabat (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005073/sentil-pejabat-habiskan-anggaran-untuk-rapat-dan-studi-banding-jokowi-itu-masa-lalu-aMHNyn56Ih.jpg</image><title>Presiden Jokowi soal Pejabat (Foto: Setkab)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sentil pejabat agar melakukan efisiensi anggaran. Dia mengingatkan agar anggaran tepat sasaran, tidak dihabiskan untuk rapat ataupun studi banding.
&amp;ldquo;Jangan sampai anggaran dipakai untuk rapat-rapat kebanyakan dan studi banding yang kebanyakan. Sudah lah, itu masa lalu. Ini masa depan jangan sampai itu terjadi lagi,&amp;rdquo; tegas Jokowi saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2024).

BACA JUGA:
Singgung Jepang-Inggris Resesi, Jokowi: Kita Harus Hati-Hati Jangan Meleset dari Rencana

Jokowi juga mengingatkan agar program-program pusat maupun daerah harus berorientasi hasil. &amp;ldquo;Program harus orientasi hasil, harus ada return ekonomi nya harus fokus jangan sampai anggaran di ecer-ecer ke dinas-dinas semuanya diberi skala prioritas nggak jelas. Ada kenaikan 10% semua diberi 10%. Ndak jelas prioritasnya yang mana,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Jokowi Kesal! Anggaran Stunting Dipakai Bangun Pagar Puskesmas

Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan agar program-program pemerintah daerah maupun pemerintah pusat harus tepat sasaran. &amp;ldquo;Kemudian ketiga program harus tepat sasaran dan strategis artinya APBD-APBN betul-betul manfaatnya keliatan. Karena tepat sasaran,&amp;rdquo; katanya.Dia pun mencontohkan, seperti anggaran stunting jangan sampai disalahgunakan. Misalnya, anggaran yang seharusnya digunakan untuk Puskesmas tapi dijadikan pagar.
&amp;ldquo;Jangan sampai ada saya lihat anggaran untuk stunting untuk Puskesmas, diberikan ke Puskesmas jadinya pagar Puskesmas, ada jangan bilang gak ada. Ada. Ga ada hubungannya stunting sama pager,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;ldquo;Oleh sebab itu, saya berharap Musrenbangnas ini bisa menjadi sekrup penyambung agenda pembangunan pusat, provinsi, kabupaten dan kota agar semuanya inline, seirama dan tepat sasaran dan hasilnya betul-betul dirasakan oleh rakyat,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sentil pejabat agar melakukan efisiensi anggaran. Dia mengingatkan agar anggaran tepat sasaran, tidak dihabiskan untuk rapat ataupun studi banding.
&amp;ldquo;Jangan sampai anggaran dipakai untuk rapat-rapat kebanyakan dan studi banding yang kebanyakan. Sudah lah, itu masa lalu. Ini masa depan jangan sampai itu terjadi lagi,&amp;rdquo; tegas Jokowi saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2024).

BACA JUGA:
Singgung Jepang-Inggris Resesi, Jokowi: Kita Harus Hati-Hati Jangan Meleset dari Rencana

Jokowi juga mengingatkan agar program-program pusat maupun daerah harus berorientasi hasil. &amp;ldquo;Program harus orientasi hasil, harus ada return ekonomi nya harus fokus jangan sampai anggaran di ecer-ecer ke dinas-dinas semuanya diberi skala prioritas nggak jelas. Ada kenaikan 10% semua diberi 10%. Ndak jelas prioritasnya yang mana,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Jokowi Kesal! Anggaran Stunting Dipakai Bangun Pagar Puskesmas

Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan agar program-program pemerintah daerah maupun pemerintah pusat harus tepat sasaran. &amp;ldquo;Kemudian ketiga program harus tepat sasaran dan strategis artinya APBD-APBN betul-betul manfaatnya keliatan. Karena tepat sasaran,&amp;rdquo; katanya.Dia pun mencontohkan, seperti anggaran stunting jangan sampai disalahgunakan. Misalnya, anggaran yang seharusnya digunakan untuk Puskesmas tapi dijadikan pagar.
&amp;ldquo;Jangan sampai ada saya lihat anggaran untuk stunting untuk Puskesmas, diberikan ke Puskesmas jadinya pagar Puskesmas, ada jangan bilang gak ada. Ada. Ga ada hubungannya stunting sama pager,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;ldquo;Oleh sebab itu, saya berharap Musrenbangnas ini bisa menjadi sekrup penyambung agenda pembangunan pusat, provinsi, kabupaten dan kota agar semuanya inline, seirama dan tepat sasaran dan hasilnya betul-betul dirasakan oleh rakyat,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
