<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Kenaikan Gaji PNS dan THR Jadi Penopang Ekonomi RI Tumbuh 5,11%</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyatakan Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap kuat pada kuartal I-2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005079/sri-mulyani-kenaikan-gaji-pns-dan-thr-jadi-penopang-ekonomi-ri-tumbuh-5-11</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005079/sri-mulyani-kenaikan-gaji-pns-dan-thr-jadi-penopang-ekonomi-ri-tumbuh-5-11"/><item><title>Sri Mulyani: Kenaikan Gaji PNS dan THR Jadi Penopang Ekonomi RI Tumbuh 5,11%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005079/sri-mulyani-kenaikan-gaji-pns-dan-thr-jadi-penopang-ekonomi-ri-tumbuh-5-11</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005079/sri-mulyani-kenaikan-gaji-pns-dan-thr-jadi-penopang-ekonomi-ri-tumbuh-5-11</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2024 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005079/sri-mulyani-kenaikan-gaji-pns-dan-thr-jadi-penopang-ekonomi-ri-tumbuh-5-11-6AcNL7VI67.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005079/sri-mulyani-kenaikan-gaji-pns-dan-thr-jadi-penopang-ekonomi-ri-tumbuh-5-11-6AcNL7VI67.jfif</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMy84LzE4MDI4OC81L3g4eHdoOTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap kuat pada kuartal I-2024, yakni mencapai 5,1% secara tahunan (year-on-year/yoy).
&amp;ldquo;Di tengah ketidakpastian global, ekonomi Indonesia terus dapat menunjukkan resiliensinya, terlihat dari capaian pertumbuhan pada triwulan I ini,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani dikutip Antara Senin (6/5/2024).

BACA JUGA:
Sentil Pejabat Habiskan Anggaran untuk Rapat dan Studi Banding, Jokowi: Itu Masa Lalu

Di sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga dan Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh masing-masing 4,9 persen dan 24,3 persen (yoy).
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang masih kuat terutama didorong oleh terkendalinya inflasi, meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan, kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN), dan pemberian tunjangan hari raya (THR).

BACA JUGA:
Ternyata Australia Bangun Infrastruktur Pakai Produk Konstruksi RI

&amp;ldquo;Secara tak langsung, belanja pemerintah terkait penyelenggaraan pemilu juga turut mendorong konsumsi rumah tangga melalui pemberian honorarium petugas Pemilu. Sementara itu, konsumsi oleh LNPRT melonjak tinggi terutama didorong oleh berbagai aktivitas terkait Pemilu 2024,&amp;rdquo; jelas dia.Sementara itu, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PKP) tumbuh double digit sebesar 19,9 persen (yoy). Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh kenaikan gaji ASN, pemberian THR, belanja barang, dan belanja sosial. PKP menyumbang 1,1 persen terhadap pertumbuhan ekonomi triwulan I-2024 terbesar ketiga setelah konsumsi masyarakat dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).
Pertumbuhan PMTB atau investasi tercatat sebesar 3,8 persen (yoy), yang didukung oleh aktivitas belanja modal pemerintah terkait infrastruktur. Keberlanjutan hilirisasi SDA yang semakin meningkat, kinerja ekonomi makro yang sangat baik, serta stabilitas sosial politik menjaga daya tarik Indonesia sebagai destinasi investasi.
Kinerja investasi sektor swasta juga tergambar dari realisasi Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri triwulan I yang tumbuh tinggi 22,1 persen (yoy) dengan sebaran investasi antara Jawa dan luar Jawa yang berimbang.
Tren perlambatan ekonomi global mempengaruhi pertumbuhan ekspor dan impor Indonesia. Pada triwulan I 2024, ekspor riil masih tumbuh sebesar 0,5 persen (yoy) ditopang oleh peningkatan ekspor jasa seiring kuatnya arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMy84LzE4MDI4OC81L3g4eHdoOTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap kuat pada kuartal I-2024, yakni mencapai 5,1% secara tahunan (year-on-year/yoy).
&amp;ldquo;Di tengah ketidakpastian global, ekonomi Indonesia terus dapat menunjukkan resiliensinya, terlihat dari capaian pertumbuhan pada triwulan I ini,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani dikutip Antara Senin (6/5/2024).

BACA JUGA:
Sentil Pejabat Habiskan Anggaran untuk Rapat dan Studi Banding, Jokowi: Itu Masa Lalu

Di sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga dan Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh masing-masing 4,9 persen dan 24,3 persen (yoy).
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang masih kuat terutama didorong oleh terkendalinya inflasi, meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan, kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN), dan pemberian tunjangan hari raya (THR).

BACA JUGA:
Ternyata Australia Bangun Infrastruktur Pakai Produk Konstruksi RI

&amp;ldquo;Secara tak langsung, belanja pemerintah terkait penyelenggaraan pemilu juga turut mendorong konsumsi rumah tangga melalui pemberian honorarium petugas Pemilu. Sementara itu, konsumsi oleh LNPRT melonjak tinggi terutama didorong oleh berbagai aktivitas terkait Pemilu 2024,&amp;rdquo; jelas dia.Sementara itu, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PKP) tumbuh double digit sebesar 19,9 persen (yoy). Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh kenaikan gaji ASN, pemberian THR, belanja barang, dan belanja sosial. PKP menyumbang 1,1 persen terhadap pertumbuhan ekonomi triwulan I-2024 terbesar ketiga setelah konsumsi masyarakat dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).
Pertumbuhan PMTB atau investasi tercatat sebesar 3,8 persen (yoy), yang didukung oleh aktivitas belanja modal pemerintah terkait infrastruktur. Keberlanjutan hilirisasi SDA yang semakin meningkat, kinerja ekonomi makro yang sangat baik, serta stabilitas sosial politik menjaga daya tarik Indonesia sebagai destinasi investasi.
Kinerja investasi sektor swasta juga tergambar dari realisasi Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri triwulan I yang tumbuh tinggi 22,1 persen (yoy) dengan sebaran investasi antara Jawa dan luar Jawa yang berimbang.
Tren perlambatan ekonomi global mempengaruhi pertumbuhan ekspor dan impor Indonesia. Pada triwulan I 2024, ekspor riil masih tumbuh sebesar 0,5 persen (yoy) ditopang oleh peningkatan ekspor jasa seiring kuatnya arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
