<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pabrik Sepatu Ditutup, Bata PHK 275 Karyawan</title><description>Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat melaporkan ada ratusan karyawan yang terkena pemutusan hubung kerja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005235/pabrik-sepatu-ditutup-bata-phk-275-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005235/pabrik-sepatu-ditutup-bata-phk-275-karyawan"/><item><title>Pabrik Sepatu Ditutup, Bata PHK 275 Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005235/pabrik-sepatu-ditutup-bata-phk-275-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/06/320/3005235/pabrik-sepatu-ditutup-bata-phk-275-karyawan</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2024 20:39 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005235/pabrik-sepatu-ditutup-bata-phk-275-karyawan-jrQSQ4hDVV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pabrik Bata di Purwakarta Tutup (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005235/pabrik-sepatu-ditutup-bata-phk-275-karyawan-jrQSQ4hDVV.jpg</image><title>Pabrik Bata di Purwakarta Tutup (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNi8xLzE4MDM4MS81L3g4eTMxNGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat melaporkan ada ratusan karyawan yang terkena pemutusan hubung kerja (PHK) dampak penutupan pabrik PT Sepatu Bata Tbk di Purwakarta.an&amp;nbsp;
Kepala Disnakertrans Jabar, Teppy Wawan Dharmawan menyatakan, data yang diperoleh terdapat 275 karyawan yang terkena PHK dari penutupan tersebut.

BACA JUGA:
Tutup Pabrik, Kemenperin Panggil Manajemen Sepatu Bata

&quot;Jadi surat pemberitahuan (PHK) ada di Kabupaten Purwakarta. Kami hanya dapat tembusan, ada 275 karyawan kena PHK,&quot; ujar Teppy, Senin (6/5/2024).
Dia menjelaskan informasi dari Disnakertrans Purwakarta, PHK dilakukan karena perusahaan merugi. Pemecatan itu, kata dia dilakukan secara bertahap oleh pihak perusahaan.

BACA JUGA:
Sepatu Bata Milik Siapa? Ternyata Ini Orangnya

&quot;Perusahan sudah terus merugi, maka itu secara bertahap sudah ada pengurangan (karyawan),&quot; pungkasnya.JAKARTA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat melaporkan ada ratusan karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dampak penutupan pabrik PT Sepatu Bata Tbk di Purwakarta.
Kepala Disnakertrans Jabar, Teppy Wawan Dharmawan menyatakan, data yang diperoleh terdapat 275 karyawan yang terkena PHK dari penutupan tersebut.
&quot;Jadi surat pemberitahuan (PHK) ada di Kabupaten Purwakarta. Kami hanya dapat tembusan, ada 275 karyawan kena PHK,&quot; ujar Teppy, Senin (6/5/2024).
Dia menjelaskan informasi dari Disnakertrans Purwakarta, PHK dilakukan karena perusahaan merugi. Pemecatan itu, kata dia dilakukan secara bertahap oleh pihak perusahaan.
&quot;Perusahan sudah terus merugi, maka itu secara bertahap sudah ada pengurangan (karyawan),&quot; pungkasnya.
Sebelumnya Pabrik sepatu Bata di Purwakarta resmi ditutup. Pada postingan di media sosial, terekam ratusan pekerja pabrik berbondong-bondong meninggalkan tempat mereka mencari nafkah.
Para pekerja tersebut tampak berjalan ke arah luar pabrik sambil masih mengenakan seragam Bata mereka yang berwarna merah. Sang perekam video tampak beberapa kali mengucap kalimat perpisahan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNi8xLzE4MDM4MS81L3g4eTMxNGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat melaporkan ada ratusan karyawan yang terkena pemutusan hubung kerja (PHK) dampak penutupan pabrik PT Sepatu Bata Tbk di Purwakarta.an&amp;nbsp;
Kepala Disnakertrans Jabar, Teppy Wawan Dharmawan menyatakan, data yang diperoleh terdapat 275 karyawan yang terkena PHK dari penutupan tersebut.

BACA JUGA:
Tutup Pabrik, Kemenperin Panggil Manajemen Sepatu Bata

&quot;Jadi surat pemberitahuan (PHK) ada di Kabupaten Purwakarta. Kami hanya dapat tembusan, ada 275 karyawan kena PHK,&quot; ujar Teppy, Senin (6/5/2024).
Dia menjelaskan informasi dari Disnakertrans Purwakarta, PHK dilakukan karena perusahaan merugi. Pemecatan itu, kata dia dilakukan secara bertahap oleh pihak perusahaan.

BACA JUGA:
Sepatu Bata Milik Siapa? Ternyata Ini Orangnya

&quot;Perusahan sudah terus merugi, maka itu secara bertahap sudah ada pengurangan (karyawan),&quot; pungkasnya.JAKARTA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat melaporkan ada ratusan karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dampak penutupan pabrik PT Sepatu Bata Tbk di Purwakarta.
Kepala Disnakertrans Jabar, Teppy Wawan Dharmawan menyatakan, data yang diperoleh terdapat 275 karyawan yang terkena PHK dari penutupan tersebut.
&quot;Jadi surat pemberitahuan (PHK) ada di Kabupaten Purwakarta. Kami hanya dapat tembusan, ada 275 karyawan kena PHK,&quot; ujar Teppy, Senin (6/5/2024).
Dia menjelaskan informasi dari Disnakertrans Purwakarta, PHK dilakukan karena perusahaan merugi. Pemecatan itu, kata dia dilakukan secara bertahap oleh pihak perusahaan.
&quot;Perusahan sudah terus merugi, maka itu secara bertahap sudah ada pengurangan (karyawan),&quot; pungkasnya.
Sebelumnya Pabrik sepatu Bata di Purwakarta resmi ditutup. Pada postingan di media sosial, terekam ratusan pekerja pabrik berbondong-bondong meninggalkan tempat mereka mencari nafkah.
Para pekerja tersebut tampak berjalan ke arah luar pabrik sambil masih mengenakan seragam Bata mereka yang berwarna merah. Sang perekam video tampak beberapa kali mengucap kalimat perpisahan.</content:encoded></item></channel></rss>
