<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bioetanol Gantikan Pertalite, Harga Lebih Murah?</title><description>Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait isu pergantian Pertalite menjadi Bioetanol.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/07/320/3005096/bioetanol-gantikan-pertalite-harga-lebih-murah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/07/320/3005096/bioetanol-gantikan-pertalite-harga-lebih-murah"/><item><title>Bioetanol Gantikan Pertalite, Harga Lebih Murah?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/07/320/3005096/bioetanol-gantikan-pertalite-harga-lebih-murah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/07/320/3005096/bioetanol-gantikan-pertalite-harga-lebih-murah</guid><pubDate>Selasa 07 Mei 2024 04:12 WIB</pubDate><dc:creator>Nekha Fatimah Nursadiyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005096/bioetanol-gantikan-pertalite-harga-lebih-murah-86nNyMoze3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bioetanol bakal gantikan BBM Pertalite (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/06/320/3005096/bioetanol-gantikan-pertalite-harga-lebih-murah-86nNyMoze3.jpeg</image><title>Bioetanol bakal gantikan BBM Pertalite (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMy8xLzE3OTkyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait isu pergantian Pertalite menjadi Bioetanol. Saat ini wacana tersebut masih dalam tahap pengkajian pemerintah bersama kementerian.
Peralihan bahan bakar minyak (BBM) tersebut ditujukan untuk menekan emisi yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor. Ambisi pemerintah terkait penggunaan bioetanol nantinya juga diharapkan dapat menekan penggunaan bahan baku bersumber dari minyak fosil.

BACA JUGA:
Pertalite Bakal Diganti Bioetanol, Masyarakat Minta Harga Lebih Murah


Atas persoalan tersebut, masyarakat berharap agar pemerintah tetap dapat mempertahankan tingkat keterjangkauan dalam penjualan bahan bakar. Pasalnya bahan bakar telah menjadi kebutuhan primer yang mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
Sebagaimana berdasarkan penuturan salah satu masyarakat pengunjung Car Free Day (CFD) yakni Lia (29), menyatakan keberatan terhadap usulan penghapusan Pertalite yang digantikan oleh Bioetanol. Dia menyatakan saat ini harga Pertalite sudah cukup terjangkau, Ia khawatir adanya produk baru akan membawa biaya tambahan yang mempengaruhi harga baru secara keseluruhan.

BACA JUGA:
Luhut Ungkap Peluang Pertalite Bakal Diganti Bioetanol 


&amp;ldquo;Kalau saya tidak setuju sih, karena harga kan sudah standar bangat harga pertalite sekarang,&quot; tutur Lia saat ditemui di Kawasan CFD Jakarta Pusat, Senin (6/5/2024).
Sementara itu, pengunjung lain yang ditemui di kawasan yang sama, menyetujui wacana pergantian Pertalite dengan Bioetanol. Nadin (28) mendukung upaya pemerintah dalam rangka menekan emisi gas buang dari kendaraan bermotor dengan menerapkan BBM Bioetanol. Namun, Ia juga berharap bahwa nantinya harga Bioetanol tidak akan melampaui harga Pertalite saat ini.
&amp;ldquo;Mungkin kalau bioetanol lebih low price, mungkin masyarakat setuju,  kayaknya yang utama itu sih. Karena kan bahan bakar sudah menjadi  kebutuhan pokok ya,&amp;rdquo; pungkas Nadin.
Terdapat pengunjung lain yang sependapat dengan Nadin (28) yakni Ari  (35), Ia menyatakan persetujuan terhadap pergantian Pertalite dengan  Bioetanol. Menurutnya, Bioetanol memiliki emisi gas buang yang lebih  bersih daripada Pertalite.
&amp;ldquo;Kalau saya setuju-setuju saja, buat perbaikan yang lebih go green.  Kalau harganya bisa lebih murah dan terjangkau bisa lebih murah, kenapa  tidak,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca selengkapnya: Pertalite Bakal Diganti Bioetanol, Masyarakat Minta Harga Lebih Murah
 </description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMy8xLzE3OTkyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait isu pergantian Pertalite menjadi Bioetanol. Saat ini wacana tersebut masih dalam tahap pengkajian pemerintah bersama kementerian.
Peralihan bahan bakar minyak (BBM) tersebut ditujukan untuk menekan emisi yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor. Ambisi pemerintah terkait penggunaan bioetanol nantinya juga diharapkan dapat menekan penggunaan bahan baku bersumber dari minyak fosil.

BACA JUGA:
Pertalite Bakal Diganti Bioetanol, Masyarakat Minta Harga Lebih Murah


Atas persoalan tersebut, masyarakat berharap agar pemerintah tetap dapat mempertahankan tingkat keterjangkauan dalam penjualan bahan bakar. Pasalnya bahan bakar telah menjadi kebutuhan primer yang mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
Sebagaimana berdasarkan penuturan salah satu masyarakat pengunjung Car Free Day (CFD) yakni Lia (29), menyatakan keberatan terhadap usulan penghapusan Pertalite yang digantikan oleh Bioetanol. Dia menyatakan saat ini harga Pertalite sudah cukup terjangkau, Ia khawatir adanya produk baru akan membawa biaya tambahan yang mempengaruhi harga baru secara keseluruhan.

BACA JUGA:
Luhut Ungkap Peluang Pertalite Bakal Diganti Bioetanol 


&amp;ldquo;Kalau saya tidak setuju sih, karena harga kan sudah standar bangat harga pertalite sekarang,&quot; tutur Lia saat ditemui di Kawasan CFD Jakarta Pusat, Senin (6/5/2024).
Sementara itu, pengunjung lain yang ditemui di kawasan yang sama, menyetujui wacana pergantian Pertalite dengan Bioetanol. Nadin (28) mendukung upaya pemerintah dalam rangka menekan emisi gas buang dari kendaraan bermotor dengan menerapkan BBM Bioetanol. Namun, Ia juga berharap bahwa nantinya harga Bioetanol tidak akan melampaui harga Pertalite saat ini.
&amp;ldquo;Mungkin kalau bioetanol lebih low price, mungkin masyarakat setuju,  kayaknya yang utama itu sih. Karena kan bahan bakar sudah menjadi  kebutuhan pokok ya,&amp;rdquo; pungkas Nadin.
Terdapat pengunjung lain yang sependapat dengan Nadin (28) yakni Ari  (35), Ia menyatakan persetujuan terhadap pergantian Pertalite dengan  Bioetanol. Menurutnya, Bioetanol memiliki emisi gas buang yang lebih  bersih daripada Pertalite.
&amp;ldquo;Kalau saya setuju-setuju saja, buat perbaikan yang lebih go green.  Kalau harganya bisa lebih murah dan terjangkau bisa lebih murah, kenapa  tidak,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca selengkapnya: Pertalite Bakal Diganti Bioetanol, Masyarakat Minta Harga Lebih Murah
 </content:encoded></item></channel></rss>
