<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Sumber Pendapatan, Penyerapan Tenaga Kerja di Sektor Pertanian Tertinggi</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan penyerapan tenaga kerja di  sektor pertanian merupakan yang paling tinggi di antara lapangan usaha.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/07/320/3005414/jadi-sumber-pendapatan-penyerapan-tenaga-kerja-di-sektor-pertanian-tertinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/07/320/3005414/jadi-sumber-pendapatan-penyerapan-tenaga-kerja-di-sektor-pertanian-tertinggi"/><item><title>Jadi Sumber Pendapatan, Penyerapan Tenaga Kerja di Sektor Pertanian Tertinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/07/320/3005414/jadi-sumber-pendapatan-penyerapan-tenaga-kerja-di-sektor-pertanian-tertinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/07/320/3005414/jadi-sumber-pendapatan-penyerapan-tenaga-kerja-di-sektor-pertanian-tertinggi</guid><pubDate>Selasa 07 Mei 2024 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/07/320/3005414/jadi-sumber-pendapatan-penyerapan-tenaga-kerja-di-sektor-pertanian-tertinggi-9Ia4W3z6fk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sektor pertanian menyerap banyak tenaga kerja (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/07/320/3005414/jadi-sumber-pendapatan-penyerapan-tenaga-kerja-di-sektor-pertanian-tertinggi-9Ia4W3z6fk.jpg</image><title>Sektor pertanian menyerap banyak tenaga kerja (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMy8xLzE3OTkyNS81L3g4eGJwYTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian merupakan yang paling tinggi di antara lapangan usaha lainnya seperti perdagangan dan juga industri pengolahan.
Tercatat, jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian pada triwulan 1 tahun 2024 mencapai 28,64%, naik dari tahun 2023 yang berjumlah 29,36%.

BACA JUGA:
7 Hasil Pertanian Israel Terbesar yang Didapat dari Merampas Tanah Palestina


BPS menyebut jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian tahun ini naik 03 juta orang (y on y) dari total jumlah penduduk Indonesia yang bekerja sebanyak 142,18 juta orang. Plt. Kepala BPS Amalia Widyasanti mengatakan penduduk Indonesia yang berstatus pekerja bebas di pertanian dari sisi distribusi mencapai 3,86%.
Artinya, dari 142,18 juta orang penduduk yang bekerja, 37,31% di antaranya berstatus sebagai buruh, pertanian dan juga yang lainnya. BPS juga mencatat distribusi dan pertumbuhan sektor pertanian pada Produk Domestik Bruto (PDB) menepati urutan ketiga dengan capaian 11,61%.

BACA JUGA:
Jokowi Minta Microsoft Kembangkan Teknologi untuk Pertanian hingga Perikanan RI


Secara umum Amalia mengatakan penyumbang utama ekonomi triwulan I-2024 dari sisi produksi berasal dari industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, serta pertambangan dan penggalian.
&amp;ldquo;Kelima sektor tersebut menyumbang pertumbuhan ekonomi secara positif dengan total kontribusi mencapai 63,61%% terhadap PDB,&amp;rdquo; jelas Amalia dikutip Selasa (7/5/2024).
Amalia menambahkan, ekonomi Indonesia berdasarkan besaran PDB pada triwulan 1 2024 mencapai Rp5.288,3 triliun. Sedangkan PDB atas dasar harga konstan sebesar 3.112,9 triliun.
Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan 1 2024  bila dibandingkan dengan triwulan 1 2023 atau secara year on year tumbuh  sebesar 5,11%.
&quot;Ini merupakan pertumbuhan triwulan 1 tertinggi sepanjang periode  2019-2024. Disisi lain, inflasi dalam negeri juga tetap terjaga dengan  baik,&quot; katanya.
Menanggapi laporan BPS, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik  Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa sektor  pertanian masih menjadi pilihan utama bagi sebagian besar rakyat  Indonesia.
Dia menambahkan, tingginya data penyerapan tenaga kerja pada sektor  akomodasi dan makan minum yang mencapai 0,96 juta orang, juga tidak  lepas dari kontribusi sektor pertanian yang turut meningkat.
&quot;Bahan dasar atau bahan baku produk makanan dan minuman tidak lepas  dari kemampuan kita untuk menyediakan sumber pangan yang cukup dan  beragam. Bersyukur pertanian kita masih menjadi lapangan kerja utama  bagi masyarakat Indonesia,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8yMy8xLzE3OTkyNS81L3g4eGJwYTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian merupakan yang paling tinggi di antara lapangan usaha lainnya seperti perdagangan dan juga industri pengolahan.
Tercatat, jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian pada triwulan 1 tahun 2024 mencapai 28,64%, naik dari tahun 2023 yang berjumlah 29,36%.

BACA JUGA:
7 Hasil Pertanian Israel Terbesar yang Didapat dari Merampas Tanah Palestina


BPS menyebut jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian tahun ini naik 03 juta orang (y on y) dari total jumlah penduduk Indonesia yang bekerja sebanyak 142,18 juta orang. Plt. Kepala BPS Amalia Widyasanti mengatakan penduduk Indonesia yang berstatus pekerja bebas di pertanian dari sisi distribusi mencapai 3,86%.
Artinya, dari 142,18 juta orang penduduk yang bekerja, 37,31% di antaranya berstatus sebagai buruh, pertanian dan juga yang lainnya. BPS juga mencatat distribusi dan pertumbuhan sektor pertanian pada Produk Domestik Bruto (PDB) menepati urutan ketiga dengan capaian 11,61%.

BACA JUGA:
Jokowi Minta Microsoft Kembangkan Teknologi untuk Pertanian hingga Perikanan RI


Secara umum Amalia mengatakan penyumbang utama ekonomi triwulan I-2024 dari sisi produksi berasal dari industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, serta pertambangan dan penggalian.
&amp;ldquo;Kelima sektor tersebut menyumbang pertumbuhan ekonomi secara positif dengan total kontribusi mencapai 63,61%% terhadap PDB,&amp;rdquo; jelas Amalia dikutip Selasa (7/5/2024).
Amalia menambahkan, ekonomi Indonesia berdasarkan besaran PDB pada triwulan 1 2024 mencapai Rp5.288,3 triliun. Sedangkan PDB atas dasar harga konstan sebesar 3.112,9 triliun.
Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan 1 2024  bila dibandingkan dengan triwulan 1 2023 atau secara year on year tumbuh  sebesar 5,11%.
&quot;Ini merupakan pertumbuhan triwulan 1 tertinggi sepanjang periode  2019-2024. Disisi lain, inflasi dalam negeri juga tetap terjaga dengan  baik,&quot; katanya.
Menanggapi laporan BPS, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik  Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa sektor  pertanian masih menjadi pilihan utama bagi sebagian besar rakyat  Indonesia.
Dia menambahkan, tingginya data penyerapan tenaga kerja pada sektor  akomodasi dan makan minum yang mencapai 0,96 juta orang, juga tidak  lepas dari kontribusi sektor pertanian yang turut meningkat.
&quot;Bahan dasar atau bahan baku produk makanan dan minuman tidak lepas  dari kemampuan kita untuk menyediakan sumber pangan yang cukup dan  beragam. Bersyukur pertanian kita masih menjadi lapangan kerja utama  bagi masyarakat Indonesia,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
