<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sepatu Bata Tutup Pabrik, BEI Minta Penjelasan ke Manajemen</title><description>BEI menyoroti manajemen PT Sepatu Bata Tbk (BATA) terkait penutupan pabrik di Purwakarta, Jawa Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/278/3006140/sepatu-bata-tutup-pabrik-bei-minta-penjelasan-ke-manajemen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/278/3006140/sepatu-bata-tutup-pabrik-bei-minta-penjelasan-ke-manajemen"/><item><title>Sepatu Bata Tutup Pabrik, BEI Minta Penjelasan ke Manajemen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/278/3006140/sepatu-bata-tutup-pabrik-bei-minta-penjelasan-ke-manajemen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/278/3006140/sepatu-bata-tutup-pabrik-bei-minta-penjelasan-ke-manajemen</guid><pubDate>Rabu 08 Mei 2024 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/08/278/3006140/sepatu-bata-tutup-pabrik-bei-minta-penjelasan-ke-manajemen-43isKPAhb6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pabrik Bata di Purwakarta Tutup (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/08/278/3006140/sepatu-bata-tutup-pabrik-bei-minta-penjelasan-ke-manajemen-43isKPAhb6.jpg</image><title>Pabrik Bata di Purwakarta Tutup (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wOC80LzE4MDQ0MS81L3g4eTZnemk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti manajemen PT Sepatu Bata Tbk (BATA) terkait penutupan pabrik di Purwakarta, Jawa Barat.
Penghentian fasilitas produksi menjadi perhatian investor pasar modal, mau di bawa ke mana perusahaan yang pernah eksis di masanya itu.

BACA JUGA:
BEI Bakal Blokir Pengendali Emiten yang Picu Delisting Saham

Efektif hingga 30 April 2024, pemegang saham publik masih menguasai 220,31 juta saham BATA atau setara 16,95% dari total saham. yang dikeluarkan perusahaan.
Sementara mayoritas masih dikuasai pemegang saham pengendali yakni BAFIN (Nederland) B.V mencapai 82,01%.

BACA JUGA:
Suku Bunga BI Naik, Begini Strategi Bank Danamon

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan pihaknya telah meminta tanggapan perusahaan terkait &amp;lsquo;going concern&amp;rsquo; perusahaan ke depan.
&amp;ldquo;Kami sudah meminta penjelasan kepada BATA, dan mohon ditunggu jawabannya,&amp;rdquo; kata Nyoman saat ditemui di Gedung BEI, Rabu (8/5/2024).Saat ini saham BATA masih diperdagangkan di Papan Utama BEI. Hingga Rabu (8/5), BATA menguat 4,05% di Rp77 per saham. BATA rebound setelah sebelumnya tertekan dalam dua hari beruntun. Sepanjang 2024, saham BATA masih tertekan 45,39% ytd.
Sesuai regulasi, belum terdapat suspensi terhadap BATA, karena tidak ada kategori (dalam aturan bursa) yang membuat saham tersebut digembok.
&amp;ldquo;Kami pantau perkembangan, jangan buru-buru suspensi,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wOC80LzE4MDQ0MS81L3g4eTZnemk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti manajemen PT Sepatu Bata Tbk (BATA) terkait penutupan pabrik di Purwakarta, Jawa Barat.
Penghentian fasilitas produksi menjadi perhatian investor pasar modal, mau di bawa ke mana perusahaan yang pernah eksis di masanya itu.

BACA JUGA:
BEI Bakal Blokir Pengendali Emiten yang Picu Delisting Saham

Efektif hingga 30 April 2024, pemegang saham publik masih menguasai 220,31 juta saham BATA atau setara 16,95% dari total saham. yang dikeluarkan perusahaan.
Sementara mayoritas masih dikuasai pemegang saham pengendali yakni BAFIN (Nederland) B.V mencapai 82,01%.

BACA JUGA:
Suku Bunga BI Naik, Begini Strategi Bank Danamon

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan pihaknya telah meminta tanggapan perusahaan terkait &amp;lsquo;going concern&amp;rsquo; perusahaan ke depan.
&amp;ldquo;Kami sudah meminta penjelasan kepada BATA, dan mohon ditunggu jawabannya,&amp;rdquo; kata Nyoman saat ditemui di Gedung BEI, Rabu (8/5/2024).Saat ini saham BATA masih diperdagangkan di Papan Utama BEI. Hingga Rabu (8/5), BATA menguat 4,05% di Rp77 per saham. BATA rebound setelah sebelumnya tertekan dalam dua hari beruntun. Sepanjang 2024, saham BATA masih tertekan 45,39% ytd.
Sesuai regulasi, belum terdapat suspensi terhadap BATA, karena tidak ada kategori (dalam aturan bursa) yang membuat saham tersebut digembok.
&amp;ldquo;Kami pantau perkembangan, jangan buru-buru suspensi,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
