<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sinergi BUMN, Intip Prospek Industri Periklanan di RI</title><description>Mengintip prospek industri periklanan di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/320/3005899/sinergi-bumn-intip-prospek-industri-periklanan-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/320/3005899/sinergi-bumn-intip-prospek-industri-periklanan-di-ri"/><item><title>Sinergi BUMN, Intip Prospek Industri Periklanan di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/320/3005899/sinergi-bumn-intip-prospek-industri-periklanan-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/320/3005899/sinergi-bumn-intip-prospek-industri-periklanan-di-ri</guid><pubDate>Rabu 08 Mei 2024 11:23 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/08/320/3005899/sinergi-bumn-intip-prospek-industri-periklanan-di-ri-1CKkaQINb1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Intip Prospek Industri Periklanan Digital di RI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/08/320/3005899/sinergi-bumn-intip-prospek-industri-periklanan-di-ri-1CKkaQINb1.jpg</image><title>Intip Prospek Industri Periklanan Digital di RI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Mengintip prospek industri periklanan di Indonesia. Pengembangan industri periklanan digital dilakukan sinergi BUMN dengan penandatanganan kerjasama.

BACA JUGA:Asosiasi Periklanan dan Media Beri Masukan soal RPP Kesehatan, Begini Isinya&amp;nbsp;


Penandatangan nota kesepahaman uji konsep (MoU POC) antara MDMedia dengan Telkomsel, BRI dan Asia Media Prisma (APM) sebagai langkah awal pemanfaatan layanan programmatic advertising di Indonesia untuk pertama kalinya.

&quot;Kami percaya bahwa perubahan menuju Cookie-less dapat mengubah landscape industri periklanan. Dengan kebijakan Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang ketat, kami yakin bahwa kami dapat bersaing dengan baik dalam menghadapi tantangan ini dan menjadi game changer dalam industri periklanan di Indonesia,&quot; kata VP Business Planning Telkom Anang Supriadi dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (8/5/2024).

BACA JUGA:Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I-2024, Industri Pengolahan Penyumbang Terbesar&amp;nbsp;


Metra Digital Media (MDMedia) perusahaan di bawah Telkom Group memperkenalkan layanan programmatic advertising yang didukung oleh data telco pada Asia Pasific Media Forum (APMF) 2024 di Bali Nusa Dua Convention Center. Layanan programmatic advertising yang didukung oleh data telco ini merupakan kolaborasi antara MDMedia, Telkomsel dan  Accenture.

&quot;Mendukung kolaborasi ini, terutama TelkomGroup, Accenture, Bank BRI, dan AMP. Ini adalah langkah awal dalam perjalanan kami dalam menghadapi fenomena Cookie-less yang akan datang. Diharapkan dapat mengambil peran penting dalam menghadapi masa depan tanpa cookies dan menjadi layanan terkemuka dalam iklan programatik,&quot; kata Direktur Operation &amp;amp; Sales MDMedia Pujo Pramono.

Kolaborasi antara MDMedia dan Accenture yang didukung oleh Telkomsel untuk terus berinovasi inovasi khususnya kali ini dalam industri periklanan digital yang mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan di Indonesia.



&amp;ldquo;Semoga layanan ini ke depannya mampu memberikan solusi yang unggul bagi para pengelola brand di Indonesia guna meningkatkan daya saing, baik di domestik maupun kancah global,&quot; kata Pujo.



Sementara, Head of Marketing Communication Division Bank BRI Roma JP Simanjuntak mendukung kolaborasi ini sebagai bagian dari sinergi BUMN.



&quot;Kami percaya bahwa melalui strategi pemasaran yang terarah dan efisien, kolaborasi ini akan membantu kami dalam menjangkau pelanggan kami dengan lebih baik,&quot; katanya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Mengintip prospek industri periklanan di Indonesia. Pengembangan industri periklanan digital dilakukan sinergi BUMN dengan penandatanganan kerjasama.

BACA JUGA:Asosiasi Periklanan dan Media Beri Masukan soal RPP Kesehatan, Begini Isinya&amp;nbsp;


Penandatangan nota kesepahaman uji konsep (MoU POC) antara MDMedia dengan Telkomsel, BRI dan Asia Media Prisma (APM) sebagai langkah awal pemanfaatan layanan programmatic advertising di Indonesia untuk pertama kalinya.

&quot;Kami percaya bahwa perubahan menuju Cookie-less dapat mengubah landscape industri periklanan. Dengan kebijakan Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang ketat, kami yakin bahwa kami dapat bersaing dengan baik dalam menghadapi tantangan ini dan menjadi game changer dalam industri periklanan di Indonesia,&quot; kata VP Business Planning Telkom Anang Supriadi dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (8/5/2024).

BACA JUGA:Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I-2024, Industri Pengolahan Penyumbang Terbesar&amp;nbsp;


Metra Digital Media (MDMedia) perusahaan di bawah Telkom Group memperkenalkan layanan programmatic advertising yang didukung oleh data telco pada Asia Pasific Media Forum (APMF) 2024 di Bali Nusa Dua Convention Center. Layanan programmatic advertising yang didukung oleh data telco ini merupakan kolaborasi antara MDMedia, Telkomsel dan  Accenture.

&quot;Mendukung kolaborasi ini, terutama TelkomGroup, Accenture, Bank BRI, dan AMP. Ini adalah langkah awal dalam perjalanan kami dalam menghadapi fenomena Cookie-less yang akan datang. Diharapkan dapat mengambil peran penting dalam menghadapi masa depan tanpa cookies dan menjadi layanan terkemuka dalam iklan programatik,&quot; kata Direktur Operation &amp;amp; Sales MDMedia Pujo Pramono.

Kolaborasi antara MDMedia dan Accenture yang didukung oleh Telkomsel untuk terus berinovasi inovasi khususnya kali ini dalam industri periklanan digital yang mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan di Indonesia.



&amp;ldquo;Semoga layanan ini ke depannya mampu memberikan solusi yang unggul bagi para pengelola brand di Indonesia guna meningkatkan daya saing, baik di domestik maupun kancah global,&quot; kata Pujo.



Sementara, Head of Marketing Communication Division Bank BRI Roma JP Simanjuntak mendukung kolaborasi ini sebagai bagian dari sinergi BUMN.



&quot;Kami percaya bahwa melalui strategi pemasaran yang terarah dan efisien, kolaborasi ini akan membantu kami dalam menjangkau pelanggan kami dengan lebih baik,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
