<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Ditargetkan Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Dunia, Begini Strateginya</title><description>Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) menargetkan Indonesia menjadi pusat peradaban ekonomi kreatif di dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/320/3006127/ri-ditargetkan-jadi-pusat-ekonomi-kreatif-dunia-begini-strateginya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/320/3006127/ri-ditargetkan-jadi-pusat-ekonomi-kreatif-dunia-begini-strateginya"/><item><title>RI Ditargetkan Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Dunia, Begini Strateginya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/320/3006127/ri-ditargetkan-jadi-pusat-ekonomi-kreatif-dunia-begini-strateginya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/08/320/3006127/ri-ditargetkan-jadi-pusat-ekonomi-kreatif-dunia-begini-strateginya</guid><pubDate>Rabu 08 Mei 2024 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Kristalensi Bunga Nauli Sihite</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/08/320/3006127/ri-ditargetkan-jadi-pusat-ekonomi-kreatif-dunia-begini-strateginya-fppXiLmDJe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI ditargetkan jadi pusat ekonomi kreatif dunia (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/08/320/3006127/ri-ditargetkan-jadi-pusat-ekonomi-kreatif-dunia-begini-strateginya-fppXiLmDJe.jpg</image><title>RI ditargetkan jadi pusat ekonomi kreatif dunia (Foto: Shutterstock)</title></images><description>


JAKARTA - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) menargetkan Indonesia menjadi pusat peradaban ekonomi kreatif di dunia. Beberapa strategi disiapkan untuk mencapai target tersebut.
&quot;Target besar kita Indonesia menjadi pusat peradaban ekonomi kreatif di dunia karena ekonomi kreatif adalah masa depan Indonesia, serta marwah para pelakunya terjaga.&quot; kata Ketua Umum Gekrafs Kawendra Lukistian, Rabu (8/5/2024).

BACA JUGA:
Sambangi Solo, Sandiaga Uno Dorong Penguatan Jejaring Pelaku Ekonomi Kreatif

Salah satu upaya Gekrafs adalah dengan membangun dewan perwakilan di lima negara kunci yakni Inggris Raya, Prancis, Belgia, Belanda, dan Jerman. Menurutnya, lima Dewan Perwakilan Luar Negeri ini menandai bahwa ekonomi kreatif Indonesia tidak boleh dianggap sebelah mata.

&amp;ldquo;Ini momen penting ini juga merupakan misi berkelanjutan kami untuk memposisikan Indonesia sebagai pemimpin dunia dalam pengembangan ekonomi kreatif. Melalui Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Gekrafs ini, kami bertujuan untuk memupuk ekosistem yang dinamis yang mendukung para kreatif Indonesia di Eropa dan lebih luas lagi,&quot; kata Kawendra.

BACA JUGA:
Industri Arsitektur Bisa Topang Pertumbuhan Ekonomi Kreatif RI

Dia menjelaskan, Dewan perwakilan luar negeri ini akan berfungsi sebagai pusat jaringan vital untuk berbagi praktik terbaik dan mempromosikan budaya serta kreativitas Indonesia. Mereka juga akan memfasilitasi integrasi produk kreatif Indonesia ke pasar Eropa, meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas mereka.Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Luxemburg, dan Uni Eropa Andri  Hadi menyatakan, dengan Gekrafs, WNI di Belgia dapat membangun jaringan  yang kuat yang saling menguatkan, sangat penting untuk maju dalam  ekonomi kreatif Indonesia.
&amp;ldquo;Jaringan yang solid ini membuka banyak peluang kerjasama, pertukaran  budaya, dan inovasi bersama, yang pada akhirnya akan menguntungkan  semua pihak,&amp;rdquo; ucap Andri.
Ekspansi ini ke Eropa adalah bagian dari strategi lebih luas Gekrafs  untuk meningkatkan daya saing global sektor ekonomi kreatif Indonesia.  Ini mencerminkan komitmen organisasi untuk memastikan bahwa talenta  kreatif Indonesia diakui dan dihargai di panggung internasional.</description><content:encoded>


JAKARTA - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) menargetkan Indonesia menjadi pusat peradaban ekonomi kreatif di dunia. Beberapa strategi disiapkan untuk mencapai target tersebut.
&quot;Target besar kita Indonesia menjadi pusat peradaban ekonomi kreatif di dunia karena ekonomi kreatif adalah masa depan Indonesia, serta marwah para pelakunya terjaga.&quot; kata Ketua Umum Gekrafs Kawendra Lukistian, Rabu (8/5/2024).

BACA JUGA:
Sambangi Solo, Sandiaga Uno Dorong Penguatan Jejaring Pelaku Ekonomi Kreatif

Salah satu upaya Gekrafs adalah dengan membangun dewan perwakilan di lima negara kunci yakni Inggris Raya, Prancis, Belgia, Belanda, dan Jerman. Menurutnya, lima Dewan Perwakilan Luar Negeri ini menandai bahwa ekonomi kreatif Indonesia tidak boleh dianggap sebelah mata.

&amp;ldquo;Ini momen penting ini juga merupakan misi berkelanjutan kami untuk memposisikan Indonesia sebagai pemimpin dunia dalam pengembangan ekonomi kreatif. Melalui Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Gekrafs ini, kami bertujuan untuk memupuk ekosistem yang dinamis yang mendukung para kreatif Indonesia di Eropa dan lebih luas lagi,&quot; kata Kawendra.

BACA JUGA:
Industri Arsitektur Bisa Topang Pertumbuhan Ekonomi Kreatif RI

Dia menjelaskan, Dewan perwakilan luar negeri ini akan berfungsi sebagai pusat jaringan vital untuk berbagi praktik terbaik dan mempromosikan budaya serta kreativitas Indonesia. Mereka juga akan memfasilitasi integrasi produk kreatif Indonesia ke pasar Eropa, meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas mereka.Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Luxemburg, dan Uni Eropa Andri  Hadi menyatakan, dengan Gekrafs, WNI di Belgia dapat membangun jaringan  yang kuat yang saling menguatkan, sangat penting untuk maju dalam  ekonomi kreatif Indonesia.
&amp;ldquo;Jaringan yang solid ini membuka banyak peluang kerjasama, pertukaran  budaya, dan inovasi bersama, yang pada akhirnya akan menguntungkan  semua pihak,&amp;rdquo; ucap Andri.
Ekspansi ini ke Eropa adalah bagian dari strategi lebih luas Gekrafs  untuk meningkatkan daya saing global sektor ekonomi kreatif Indonesia.  Ini mencerminkan komitmen organisasi untuk memastikan bahwa talenta  kreatif Indonesia diakui dan dihargai di panggung internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
