<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Calon Emiten Siap Listing di BEI</title><description>PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah dana penawaran umum perdana (IPO) mencapai Rp3,88 triliun hingga 8 Mei 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/278/3006497/8-calon-emiten-siap-listing-di-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/278/3006497/8-calon-emiten-siap-listing-di-bei"/><item><title>8 Calon Emiten Siap Listing di BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/278/3006497/8-calon-emiten-siap-listing-di-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/278/3006497/8-calon-emiten-siap-listing-di-bei</guid><pubDate>Kamis 09 Mei 2024 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/09/278/3006497/8-calon-emiten-siap-listing-di-bei-xm3Lqe4zNO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Calon emiten yang siap IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/09/278/3006497/8-calon-emiten-siap-listing-di-bei-xm3Lqe4zNO.jpg</image><title>Calon emiten yang siap IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>


JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah dana penawaran umum perdana (IPO) mencapai Rp3,88 triliun hingga 8 Mei 2024.
Angka tersebut berasal dari 24 perusahaan yang telah melantai sepanjang 2024.

BACA JUGA:
IHSG Minggu Ini Turun 0,64% ke Level 7.088&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan masih terdapat 36 perusahaan yang masuk dalam antrean (pipeline) IPO.
Mayoritas perusahaan memiliki aset skala menengah yakni antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Melemah ke Level 7.088 Jelang Long Weekend

&amp;ldquo;Sampai dengan 8 Mei 2024, terdapat 36 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,&amp;rdquo; kata Nyoman kepada wartawan, Kamis (9/5/2024).
Sebanyak 19 perusahaan datang dari aset skala menengah. Bursa juga bersiap menyambut 8 raksasa dengan aset skala besar di atas Rp250 miliar.Sementara 6 calon perusahaan publik dengan aset skala kecil alias di bawah Rp50 miliar.
Sektor konsumer masih mendominasi antrean pencatatan, terdiri dari 6 konsumer siklikal, dan 8 nonsiklikal.
Selanjutnya terdapat 7 perusahaan dari industri, disusul 4 korporasi properti real estat, dan 3 dari teknologi.
Berikutnya 2 perusahaan masing-masing dari energi, baham baku, dan kesehatan. Sedangkan 1 entitas bisnis transportasi dan logistik.</description><content:encoded>


JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah dana penawaran umum perdana (IPO) mencapai Rp3,88 triliun hingga 8 Mei 2024.
Angka tersebut berasal dari 24 perusahaan yang telah melantai sepanjang 2024.

BACA JUGA:
IHSG Minggu Ini Turun 0,64% ke Level 7.088&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan masih terdapat 36 perusahaan yang masuk dalam antrean (pipeline) IPO.
Mayoritas perusahaan memiliki aset skala menengah yakni antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Melemah ke Level 7.088 Jelang Long Weekend

&amp;ldquo;Sampai dengan 8 Mei 2024, terdapat 36 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,&amp;rdquo; kata Nyoman kepada wartawan, Kamis (9/5/2024).
Sebanyak 19 perusahaan datang dari aset skala menengah. Bursa juga bersiap menyambut 8 raksasa dengan aset skala besar di atas Rp250 miliar.Sementara 6 calon perusahaan publik dengan aset skala kecil alias di bawah Rp50 miliar.
Sektor konsumer masih mendominasi antrean pencatatan, terdiri dari 6 konsumer siklikal, dan 8 nonsiklikal.
Selanjutnya terdapat 7 perusahaan dari industri, disusul 4 korporasi properti real estat, dan 3 dari teknologi.
Berikutnya 2 perusahaan masing-masing dari energi, baham baku, dan kesehatan. Sedangkan 1 entitas bisnis transportasi dan logistik.</content:encoded></item></channel></rss>
