<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tutup Pabrik, Sepatu Bata Masih Produksi?</title><description>Penutupan pabrik PT Sepatu Bata Tbk (BATA) di Purwakarta menjadi pertanyaan pasar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/320/3006373/tutup-pabrik-sepatu-bata-masih-produksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/320/3006373/tutup-pabrik-sepatu-bata-masih-produksi"/><item><title>Tutup Pabrik, Sepatu Bata Masih Produksi?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/320/3006373/tutup-pabrik-sepatu-bata-masih-produksi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/320/3006373/tutup-pabrik-sepatu-bata-masih-produksi</guid><pubDate>Kamis 09 Mei 2024 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/09/320/3006373/tutup-pabrik-sepatu-bata-masih-produksi-CsDxHk68EB.png" expression="full" type="image/jpeg">Pabrik Sepatu Bata Tutup. (Foto: Okezone.com/Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/09/320/3006373/tutup-pabrik-sepatu-bata-masih-produksi-CsDxHk68EB.png</image><title>Pabrik Sepatu Bata Tutup. (Foto: Okezone.com/Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Penutupan pabrik PT Sepatu Bata Tbk (BATA) di Purwakarta menjadi pertanyaan pasar. Lantas bagaimana kelanjutan bisnis alas kaki itu di tingkatan produksi?
Direktur dan Sekretaris PT Sepatu Bata Tbk (BATA), Hatta Tutuko, mengatakan bahwa perusahaan masih menyediakan produk bagi konsumen, meskipun pabrik utama telah tutup. Skema produksinya adalah melalui pabrik mitra.

BACA JUGA:
Kemenperin Minta Sepatu Bata Kembali Buka Pabrik, Ini Alasannya

&amp;ldquo;Perusahaan akan menawarkan produk-produk baru yang menarik yang dirancang dan dikembangkan oleh Bata serta produsen lokal dari pabrik mitra kami di Indonesia,&amp;rdquo; kata Hatta dalam keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (9/5/202$).
Hatta menyebut dari sejumlah pabrik mitra BATA, terdapat kerjasama yang berlangsung lama. Ini akan menjadi pengganti aktivitas produksi yang selama ini berada di Purwakarta, Jawa Barat.

BACA JUGA:
Sepatu Bata Tutup Pabrik, BEI Minta Penjelasan ke Manajemen

&amp;ldquo;Banyak di antaranya yang sudah bekerja sama dengan kami sebelumnya,&amp;rdquo; terangnya.
Keputusan penutupan pabrik yang mempekerjakan banyak buruh itu dinilai tidak mudah. Hatta menyebut pihaknya telah melakukan evaluasi dan persetujuan antara pihak-pihak terkait.Integrasi penjualan baik fisik maupun online saat ini masih menjadi strategi perusahaan menjawab perubahan.
&amp;ldquo;Kami akan terus beroperasi dan melayani kebutuhan masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; tegas Hatta.</description><content:encoded>JAKARTA - Penutupan pabrik PT Sepatu Bata Tbk (BATA) di Purwakarta menjadi pertanyaan pasar. Lantas bagaimana kelanjutan bisnis alas kaki itu di tingkatan produksi?
Direktur dan Sekretaris PT Sepatu Bata Tbk (BATA), Hatta Tutuko, mengatakan bahwa perusahaan masih menyediakan produk bagi konsumen, meskipun pabrik utama telah tutup. Skema produksinya adalah melalui pabrik mitra.

BACA JUGA:
Kemenperin Minta Sepatu Bata Kembali Buka Pabrik, Ini Alasannya

&amp;ldquo;Perusahaan akan menawarkan produk-produk baru yang menarik yang dirancang dan dikembangkan oleh Bata serta produsen lokal dari pabrik mitra kami di Indonesia,&amp;rdquo; kata Hatta dalam keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (9/5/202$).
Hatta menyebut dari sejumlah pabrik mitra BATA, terdapat kerjasama yang berlangsung lama. Ini akan menjadi pengganti aktivitas produksi yang selama ini berada di Purwakarta, Jawa Barat.

BACA JUGA:
Sepatu Bata Tutup Pabrik, BEI Minta Penjelasan ke Manajemen

&amp;ldquo;Banyak di antaranya yang sudah bekerja sama dengan kami sebelumnya,&amp;rdquo; terangnya.
Keputusan penutupan pabrik yang mempekerjakan banyak buruh itu dinilai tidak mudah. Hatta menyebut pihaknya telah melakukan evaluasi dan persetujuan antara pihak-pihak terkait.Integrasi penjualan baik fisik maupun online saat ini masih menjadi strategi perusahaan menjawab perubahan.
&amp;ldquo;Kami akan terus beroperasi dan melayani kebutuhan masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; tegas Hatta.</content:encoded></item></channel></rss>
