<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahaya! Generasi Sandwich Berpotensi Alami Masalah Finansial</title><description>Masalah finansial menjadi tantangan utama bagi generasi sandwich yang terjepit di antara tanggungan orang tua, adik dan dirinya sendiri.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/622/3006412/bahaya-generasi-sandwich-berpotensi-alami-masalah-finansial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/622/3006412/bahaya-generasi-sandwich-berpotensi-alami-masalah-finansial"/><item><title>Bahaya! Generasi Sandwich Berpotensi Alami Masalah Finansial</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/622/3006412/bahaya-generasi-sandwich-berpotensi-alami-masalah-finansial</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/09/622/3006412/bahaya-generasi-sandwich-berpotensi-alami-masalah-finansial</guid><pubDate>Kamis 09 Mei 2024 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Nekha Fatimah Nursadiyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/09/622/3006412/bahaya-generasi-sandwich-berpotensi-alami-masalah-finansial-EjdgnawXrS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mengelola keuangan untuk generasi sandwich (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/09/622/3006412/bahaya-generasi-sandwich-berpotensi-alami-masalah-finansial-EjdgnawXrS.jpg</image><title>Mengelola keuangan untuk generasi sandwich (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wOC8xOS8xODA0NTIvNS94OHk2cm1x&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Masalah finansial menjadi tantangan utama bagi generasi sandwich yang terjepit di antara tanggungan orang tua, adik dan dirinya sendiri. Investasi menjadi kunci utama meraih kestabilan finansial yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan data beberapa sumber sebanyak 46,3% generasi Z di Indonesia menjadi generasi Sandwich dan generasi tersebut dinilai sulit untuk mencapai finansial pribadi.

BACA JUGA:
OJK Minta Para Ibu Jangan Ciptakan Generasi Sandwich

Oleh karena itu, generasi sandwich harus memahami betapa pentingnya mengalokasikan sumber dana yang dimilikinya dengan cerdas. Tentunya strategi yang dapat dilakukan yakni dengan berinvestasi.
Consumer Funding &amp;amp; Wealth Business Head Bank Danamon Ivan Jaya menjelaskan  tidak hanya sekedar mengetahui investasi, hal penting lainnya yang harus diketahui adalah memahami instrumen-instrumen serta memahami profil risiko dari investasi.

BACA JUGA:
4 Jurus Menghindari Kesalahan dalam Mengelola Gaji Bulanan

Saat ini, banyak lembaga keuangan menyediakan beragam opsi investasi yang membantu individu merencanakan masa depan keuangan mereka. Namun, tidak semua orang memiliki pemahaman yang cukup tentang cara kerja dan manfaat yang diberikan oleh berbagai jenis produk investasi yang tersedia di pasar.
&amp;ldquo;Perencanaan keuangan efektif dapat dilakukan melalui 5 langkah yaitu dengan menetapkan tujuan, melihat profil investasi pribadi, memilih instrumen investasi, konsisten dan review secara berkala,&amp;rdquo; ucap Ivan pada acara Journalist Class &amp;ldquo;Investasi 101: Membangun Masa Depan Finansial Anda&amp;rdquo;, ditulis Kamis (9/5/2024).Investasi bisa dilakukan mulai dari kecil terlebih dahulu melalui berbagai instrumen salah satunya pasar uang (tabungan, deposito), reksa dana dan sebagainya. Formula terpenting dalam investasi adalah konsisten.
&amp;ldquo;Jika menerima pendapatan misal dari gaji, usahakan sebesar 20% dari pendapatan masuk investasi, yang tergampang adalah reksa dana dengan rutin tiap bulannya. Berbeda jika dapat THR 50% bisa dialokasikan,&amp;rdquo; pungkas Ivan.
Dengan demikian, edukasi yang tepat menjadi penting dalam memberikan pemahaman menyeluruh mengenai investasi. Dengan investasi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan finansial untuk keluar dari lingkaran sandwich generation.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wOC8xOS8xODA0NTIvNS94OHk2cm1x&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Masalah finansial menjadi tantangan utama bagi generasi sandwich yang terjepit di antara tanggungan orang tua, adik dan dirinya sendiri. Investasi menjadi kunci utama meraih kestabilan finansial yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan data beberapa sumber sebanyak 46,3% generasi Z di Indonesia menjadi generasi Sandwich dan generasi tersebut dinilai sulit untuk mencapai finansial pribadi.

BACA JUGA:
OJK Minta Para Ibu Jangan Ciptakan Generasi Sandwich

Oleh karena itu, generasi sandwich harus memahami betapa pentingnya mengalokasikan sumber dana yang dimilikinya dengan cerdas. Tentunya strategi yang dapat dilakukan yakni dengan berinvestasi.
Consumer Funding &amp;amp; Wealth Business Head Bank Danamon Ivan Jaya menjelaskan  tidak hanya sekedar mengetahui investasi, hal penting lainnya yang harus diketahui adalah memahami instrumen-instrumen serta memahami profil risiko dari investasi.

BACA JUGA:
4 Jurus Menghindari Kesalahan dalam Mengelola Gaji Bulanan

Saat ini, banyak lembaga keuangan menyediakan beragam opsi investasi yang membantu individu merencanakan masa depan keuangan mereka. Namun, tidak semua orang memiliki pemahaman yang cukup tentang cara kerja dan manfaat yang diberikan oleh berbagai jenis produk investasi yang tersedia di pasar.
&amp;ldquo;Perencanaan keuangan efektif dapat dilakukan melalui 5 langkah yaitu dengan menetapkan tujuan, melihat profil investasi pribadi, memilih instrumen investasi, konsisten dan review secara berkala,&amp;rdquo; ucap Ivan pada acara Journalist Class &amp;ldquo;Investasi 101: Membangun Masa Depan Finansial Anda&amp;rdquo;, ditulis Kamis (9/5/2024).Investasi bisa dilakukan mulai dari kecil terlebih dahulu melalui berbagai instrumen salah satunya pasar uang (tabungan, deposito), reksa dana dan sebagainya. Formula terpenting dalam investasi adalah konsisten.
&amp;ldquo;Jika menerima pendapatan misal dari gaji, usahakan sebesar 20% dari pendapatan masuk investasi, yang tergampang adalah reksa dana dengan rutin tiap bulannya. Berbeda jika dapat THR 50% bisa dialokasikan,&amp;rdquo; pungkas Ivan.
Dengan demikian, edukasi yang tepat menjadi penting dalam memberikan pemahaman menyeluruh mengenai investasi. Dengan investasi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan finansial untuk keluar dari lingkaran sandwich generation.</content:encoded></item></channel></rss>
