<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Okupansi Hotel Naik 20% saat Libur Panjang, Yogyakarta dan Bali Paling Ramai</title><description>PHRI mencatat peningkatan okupansi hotel saat libur long weekend sedari Hari Raya Kenaikan Isa Al-Masih.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/10/320/3006804/okupansi-hotel-naik-20-saat-libur-panjang-yogyakarta-dan-bali-paling-ramai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/05/10/320/3006804/okupansi-hotel-naik-20-saat-libur-panjang-yogyakarta-dan-bali-paling-ramai"/><item><title>Okupansi Hotel Naik 20% saat Libur Panjang, Yogyakarta dan Bali Paling Ramai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/05/10/320/3006804/okupansi-hotel-naik-20-saat-libur-panjang-yogyakarta-dan-bali-paling-ramai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/05/10/320/3006804/okupansi-hotel-naik-20-saat-libur-panjang-yogyakarta-dan-bali-paling-ramai</guid><pubDate>Jum'at 10 Mei 2024 15:15 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/10/320/3006804/okupansi-hotel-naik-20-saat-libur-panjang-yogyakarta-dan-bali-paling-ramai-C34QiWjg7d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Okupansi hotel alami peningkatan di libur panjang (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/10/320/3006804/okupansi-hotel-naik-20-saat-libur-panjang-yogyakarta-dan-bali-paling-ramai-C34QiWjg7d.jpg</image><title>Okupansi hotel alami peningkatan di libur panjang (Foto: Shutterstock)</title></images><description>


JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat peningkatan okupansi hotel saat libur long weekend sedari Hari Raya Kenaikan Isa Al-Masih. PHRI mencatat kenaikan tersebut mencapai 20% Okupansi.
Wakil Ketua Umum bidang Perhotelan PHRI, Iswandi Said menjelaskan kenaikan ini berbeda dibandingkan libur weekend pada umumnya. Peningkatan okupansi hotel tersebut banyak terjadi di Kota Bali dan Jogjakarta.

BACA JUGA:
Kemenhub Periksa PNS yang Ajak YouTuber Korea Main ke Hotel&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Terjadi peningkatan okupansi di libur panjang ini khususnya untuk Bali dan Jogja dibanding weekend biasa sekitar 20%,&quot; jelas Iswandi kepada MPI, Jumat (10/5/2024).
Dia menuturkan kenaikan okupansi ini berbanding lurus dengan tingkat revenue dari pendapatan hotel-hotel tersebut. Meski demikian, ia belum bisa memastikan penaksiran tingkat revenue dari mayoritas hotel yang berada di Kota Jogja dan Bali.

BACA JUGA:
Cek Kesiapan Hotel dan Dapur di Madinah, Gus Men Pastikan Fasilitas Layanan Jamaah Lansia

&quot;Bila ada peningkatan di okupansi tentu terjadi juga peningkatan revenue hotel. Tetapi masing-masing hotel itu ya berbeda revenuenya,&quot; jelas Iswandi.
Sebelumnya, okupansi hotel selama masa libur panjang Imlek dan Isra Miraj mencapai hingga 80% di berbagai destinasi wisata di Indonesia.Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, selama periode long weekend Imlek dan Isra Miraj Nabi Muhammad pada 7-11 Februari 2024, hampir seluruh destinasi pariwisata dipenuhi wisatawan dan terjadi lonjakan pemesanan tiket transportasi dan akomodasi, penjualan produk kuliner, restoran, kafe, serta penjualan cenderamata dan oleh-oleh.
Okupansi hotel naik hingga 80% di sejumlah destinasi wisata di Indonesia seperti di Sumatera Barat, Riau, kawasan Pantai Utara dan Selatan Jawa, hingga Bali, berdasarkan data yang diperoleh PHRI.</description><content:encoded>


JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat peningkatan okupansi hotel saat libur long weekend sedari Hari Raya Kenaikan Isa Al-Masih. PHRI mencatat kenaikan tersebut mencapai 20% Okupansi.
Wakil Ketua Umum bidang Perhotelan PHRI, Iswandi Said menjelaskan kenaikan ini berbeda dibandingkan libur weekend pada umumnya. Peningkatan okupansi hotel tersebut banyak terjadi di Kota Bali dan Jogjakarta.

BACA JUGA:
Kemenhub Periksa PNS yang Ajak YouTuber Korea Main ke Hotel&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Terjadi peningkatan okupansi di libur panjang ini khususnya untuk Bali dan Jogja dibanding weekend biasa sekitar 20%,&quot; jelas Iswandi kepada MPI, Jumat (10/5/2024).
Dia menuturkan kenaikan okupansi ini berbanding lurus dengan tingkat revenue dari pendapatan hotel-hotel tersebut. Meski demikian, ia belum bisa memastikan penaksiran tingkat revenue dari mayoritas hotel yang berada di Kota Jogja dan Bali.

BACA JUGA:
Cek Kesiapan Hotel dan Dapur di Madinah, Gus Men Pastikan Fasilitas Layanan Jamaah Lansia

&quot;Bila ada peningkatan di okupansi tentu terjadi juga peningkatan revenue hotel. Tetapi masing-masing hotel itu ya berbeda revenuenya,&quot; jelas Iswandi.
Sebelumnya, okupansi hotel selama masa libur panjang Imlek dan Isra Miraj mencapai hingga 80% di berbagai destinasi wisata di Indonesia.Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, selama periode long weekend Imlek dan Isra Miraj Nabi Muhammad pada 7-11 Februari 2024, hampir seluruh destinasi pariwisata dipenuhi wisatawan dan terjadi lonjakan pemesanan tiket transportasi dan akomodasi, penjualan produk kuliner, restoran, kafe, serta penjualan cenderamata dan oleh-oleh.
Okupansi hotel naik hingga 80% di sejumlah destinasi wisata di Indonesia seperti di Sumatera Barat, Riau, kawasan Pantai Utara dan Selatan Jawa, hingga Bali, berdasarkan data yang diperoleh PHRI.</content:encoded></item></channel></rss>
